Awal
Namaku Sarah Lea dan usiaku 22 tahun. Aku bekerja diperusahaan VER GRUP sebagai sekretaris tuan Verren Cris pemilik perusahaan VER GRUP tempatku bekerja.Tapi sayangnya tuan Verren Cris adalah bos yang super mesum.
Dan hari ini adalah hari kedua aku bekerja diperusahaan VER GRUP. Aku berharap bos mesum itu tidak berperilaku aneh seperti kemarin, semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin.
Masih terbayang dengan jelas hari pertama bekerja. Dimana saat waktu aku mengantarkan berkas-berkas penting untuk ditandatangani oleh tuan Verren.Dengan tidak tau malunya dia melepaskan jas dan juga kemejanya dihadapanku, dan hanya menyisakan celana panjangnya saja, serta mengedipkan matanya disertai dengan senyuman genitnya kepadaku. Huh! Tapi untungnya dia tidak berbuat macam-macam kepadaku.
"Sar! Lo, disuruh Pak bos untuk bikinin kopi buat dia tuh." Ucap lia kepada Sarah yang sedang duduk dikantin karena saat ini jam istirahat.
Lia adalah teman Sarah waktu SMA, dia juga bekerja diperusahaan VER GRUP sebagai clening servis karena lia hanya lulusan SMA.
"Gue!! Li? " Tanya Sarah dengan menunjuk dirinya sendiri.
Lia pun mengangguk "Iya, lo Sar, siapa lagi sih yang diperusahaan ini yang namanya Sarah Lea selain, lo." Jawab Lia.
"Yang, bener aja! masa gue disuruh bikin kopi?bukannya ada karyawan yang bertugas untuk buatin kopi tuan Verren, Ya?" Tanya Sarah pada Lia dengan mengernyitkan dahi.
Sedangkan Lia mengedikkan bahunya pertanda jika dia tidak tahu
"Lo, buatin aja lah, apa maunya si Pak bos. Daripada lo, dipecat."
"Hmmmm."
"Gue, mau lanjut kerja lagi.Nanti pulang kerja, gue nebeng lo lagi, Ya." Ucap Lia sambil nyengir sebelum pergi melanjutkan pekerjaannya.
Sarah hanya memutar bola matanya, tanpa berniat menjawab iya atau tidak
Setelah kepergian lia,akhirnya mau tidak mau Sarah pun membuatkan kopi untuk sang bos dengan terpaksa
"Huh!! Enak aja main suruh-suruh orang. Nih, rasain kopi buatan gue yang super pahit." Gerutunya, sambil menuangkan empat sendok kopi tanpa dikasih gula.
Selesai membuatkan kopi untuk sang bos Sarah pun mengantarnya keruangan verren