Sullyon seorang gadis cupu yang selalu dibully oleh Kyujin, Lily dan Bae.
Ia mendapat kekerasan disekolah karena wajahnya yang jelek.
Tetapi Sullyon tetap bertahan disekolah itu karena sekolah itu adalah sekolah yang hanya bisa ditempati murid murid teratas termasuk Sullyon.
Sullyon, seorang gadis cupu ini menyukai anak lelaki yang duduk disebelahnya. Ia bernama Namjoong.
Ketika jam pelajaran, Kyujin dan Bae temannya itu ijin untuk ke kamar kecil sebentar.
Tetapi itu semua hanyalah kebohongan, Kyujin dan Bae sengaja mengambil kertas dari tong sampah dan melemparinya pada Sullyon yang duduk di samping jendela kelas.
Namjoong selalu menjaga Sullyon. Dia menghadang kertas yang dilempar ke arah Sullyon.
"Ih! Ngapain sih Namjoong selalu ikut campur?!!" ucap Bae kesal.
Kyujin hanya terdiam mendengar ucapan Bae.
Hari hari setelahnya, Namjoong merasa kasihan melihat Sullyon selalu di tindas.
Ia akhirnya menyuruh Sullyon untuk bergantian tempat duduk.
Saat jam pelajaran dimulai, anak anak dari kelas sebelah yang juga selalu menindas Sullyon itu kembali berulah.
Mereka melempari apa saja benda yang ada didekatnya ke arah Sullyon.
Tapi sayang, benda itu mengenai Namjoong dan bukan Sullyon karena mereka sudah bergantian tempat duduk.
Dengan kesal, Namjoong melempar balik benda itu ke arah orang tersebut.
Anak anak itu terkejut dan akhirnya lari kembali ke kelas mereka.
Saat jam istirahat, Sullyon bertema kasih pada Namjoong karena ia telah membantunya dari anak anak yang suka membully.
"Terima kasih, kau sangat baik." ucap Sullyon sambil tersenyum ke arah Namjoong.
Dalam hati Namjoong berkata, "Tak boleh ada yang menindas mu."