Aku memang pernah sangat mencintainya, aku memang pernah sangat menginginkannya.
Tapi aku melepasnya
Ini bukan tentang seseorang, bukan tentang hati atau perasaan. ini hanyalah tentang sebuah mimpi. sebuah keinginan
Pernah sekali hati ini penuh dengan kecewa, penuh dengan amarah... tapi pada akhirnya aku menerimanya, mengikhlaskannya
Bukan melupakan, namun menghilangkan rasa itu. aku sadar keinginan dan keegoisanku telah melukai sebuah hati, hati seseorang yang selama ini aku pertahankan.
Aku memilih melepaskanmu... Mimpiku
Kembalilah kelangit, kembalilah berpijar disana, mungkin aku tidak akan pernah bisa menggenggammu. Tetaplah menjadi yang paling terang, bersinar dengan indahnya, Karena aku disini akan tetap melihatmu, walau jauh dari jangkauan ku.
Mungkin saat ini aku hanya bisa mengeluh dan menyalahkan keadaan. Tapi suatu hari nanti, aku akan mengerti
Mengapa sebuah ingin tetap saja tidak mampu terjadi...
Allah berjadi bahwa segala hal yang memang untukku, hanya soal waktu. Namun yang tidak, hanya soal pasrah, ikhlas untuk menerimanya.
Yakinlah ada sesuatu yang menantiku, setelah banyak kesabaran yang kujalani yang akan membuatku tarpana dan lupa dengan luka ketika aku melepaskanmu.
Good bay my dream
Terima kasih telah mengisi hari-hari ku, pernah memberiku sebuah harapan.
kini saatnya aku melepaskanmu, semoga beruntung dilain waktu.