Oren sedang asik bermain mobil legenda. perhatiannya teralihkan ketika ada chat dari lawan yang menjurus ke tindakan perbuatan yang tidak menyenangkan. Tulisan makian bermunculan seakan dia penguasa permainan. Oren tidak menanggapinya dan tetap fokus dalam permainan. Sudah berjalan selama 30 menit skor tim Oren berhasil mengungguli lawan dengan hasil akhir 25 vs 30.
"Beruntung, aku menang!" kata Oren
Kemudian, Oren melihat di beranda permainan terlihat ada chat yang masuk. beginilah isi pesan mereka berdua
"Mabar.." ketik Coklet
"Ayo.." Ketik Oren
"Main rank atau classic?" Ketik Oren
"Rank saja.."Ketik Coklet
"Oke, undang"Ketik Oren
kemudian, mereka sudah masuk ke lobi permainan dan memilih pahlawan.
"Oren kamu menggunakan tank" ketik Coklet
"Oke" ketik Oren
Permainan telah dimulai, setelah 15 menit permainan selesai. Mereka kembali ke darat untuk melakukan hal yang bermanfaat.
"Pemainanya menarik tetapi bagiku ini hanya hiburan" Kata Oren
Oren bertemu Coklet di darat
"Bagaimana pemainannya tadi?" kata Coklet
"Menghibur, hanya kalau terlalu sering tidak baik bagi kesehatan tubuh" kata Oren
"Kenapa?" kata Coklet
"Tidak apa-apa, karena di darat terasa nyata" kata Oren
"Oren kamu sedang mimpi atau linglung?" kata Coklet
"Tidak, aku sedang tidak seperti yang kamu maksud" kata Oren
"Sepertinya kamu kurang makan" kata Coklet
"Betul apa yang kamu katakan Coklet" Kata Oren
"Kalau begitu ayo ke rumahku nanti diberi mie rebus" kata Coklet
"Terimakasih, kamu tahu saja hahaha" kata Oren sambil melepaskan tawa
"Tentu saja hahaha" kata Coklet juga sambil tertawa
Kemudian, mereka berdua pergi ke rumah Coklet. setibanya di sana Oren terkejut dengan rumahnya.
"Wah, rumah kamu unik warnanya cokelat semua" kata Oren
"Ya, aku memang suka warna tersebut...", kata Coklet
Coklet membuka pintu depan rumahnya dan mempersilakan Oren duduk di ruang tamu.
"Tunggu dulu disini aku akan ke belakang" kata Coklet
"Ya.." kata Oren
Tidak butuh waktu lama miepun sudah disajikan di hadapan Oren.
"Sebentar aku ambil nasinya dulu.."kata Coklet
"Tidak usah ini sudah cukup" kata Oren
"Kalau belum dengan nasi belum makan" kata Coklet
"Baik hahaha" kata Oren sambil tertawa
Kemudian, mereka menikmati makanan tersebut.
"Terimakasih Coklet makanannya" kata Oren
"Ya, kalau ingin makan mie lagi silakan datang ke rumahku" kata Coklet
"Oke" kata Oren sambil tersenyum
Kemudian, Oren pamit untuk pulang. Di hari yang lain mereka bermain kembali di udara tetapi hanya untuk hiburan.
Tamat