nadia adalah seorang wanita yang sangat suka membaca,tdk ada waktu senggang yg ia habiskan tanpa membaca,
di satu malam ia sedang membaca sebuah novel romansa,tanpa sadar perlahan mata nya tertutup sambil tetap memegangi novel yg ia baca
nadia tertidur,dengan senyuman yang terukir di bibir,malam semakin larut dan berganti dengan terbit nya sangfajar,mata nadia mulai berkedut dan perlahan terbuka karna terpaan mentari pagi yg menyilaukan dari balik tirai jendela yg tersibak oleh terpaan angin,nadia duduk sambil membelalak kan mata sambil menelusuri seluruh isi ruangan sambil mengucak kedua matanya,nadia berkata ini kamar siapa mengapa dia bisa ada di kamar itu tanpa sadar pintu kamar terbuka krekk di barengi dengan suara kamu sudah bangun sayang,seorang wanita muncul dari balik pintu dan tersenyum ke arah nadia,nadia yg masih bingung tdk menjawab dia masih membeku dengan semua yg dia lihat,kemudian wanita itu mendekat dan duduk di sebelah nadia sambil mengusap rambut nadia dan kembali berkata sayang kamu knp bengong ayo cepet mandi lalu kita sarapan ayah dan kakakmu sdh menunggu kita di meja mkn,nadia hanya mengaguk dan segera bangkit menuju kamar mandi,wanita yg tadi itu ternyata adalah ibunya nadia nama nya adalah maria istri dari roy willsen seorang pengusaha ternama di negara A nadia memiliki seorang kakak laki2 yg bernama rayhan tapi mereka berdua bukanlah saudara kandung karna nadia bukan anak dari maria dan roy tapi anak dari sahabat roy yg dia rawat seperti anak sendiri dari kecil orang tua nadia sdh meninggal ketika nadia masih kecil ayah nya nadia mengalami kecelakaan ketika ingin pergi kerumah sakit untuk menemui istrinya yg saat itu sedang melahirkan putrinya yg di beri nama nadia oleh roy dan juga maria karna ana ibunya nadia meninggal setelah melahirkan dan andi ayah nadia juga meninggal dalam kecelakaan itu,
maria sangat menyayangi nadia dia juga menginginkan nadia menjadi menantunya begitu juga dengan roy tapi mereka tidak berani untuk menjodoh kan karna tdk ingin memaksakan kedua anak nya tersebut,
namun tanpa di sadari oleh maria dan juga roy reyhan memang sudah menaruh hati kepada nadia karna dia tau kalau nadia bukanlah adik kandung nya,nadia yg sudah selesai mandi setelah selesai berpakayan segera turun menuju meja makan dia masih bingung kenapa dia bisa berada di keluarga ini dan tau semua seluk beluk rumah dan tanpa sadar dia juga berkata selamat pagi ayah ibu kakak dengan mengecup kening ayah dan ibunya kemudian duduk sambil mengukir senyum yang manis reyhan tersenyum menatap nadia