Pada saat bel istirahat aku langsung menuju ke kantin untuk membeli makanan dan minum karena pada saat pagi aku belum sarapan. Karena terlalu banyak makanan yang ku makan dan banyak minuman yang ku minum. Akhirnya aku kebelet BAB. Pada saat aku mau menginjakkan kakiku ke kamar mandi dekat kantin bel masuk pun bunyi dan akhirnya aku masuk ke kelas. Karena di kelas peraturannya adalah tidak boleh ke kamar mandi pada saat pelajaran ya mau apa lagi? Namanya juga takdir harus menahan rasa kebelet sampe pulang.
Pada saat bel pulang bunyi aku langsung cepat-cepat berkemas-kemas menggendong tas dan berpamitan. Lalu parahnya aku langsung dihadang temanku agar aku piket terlebih dahulu. Apa boleh buat? Lalu aku pun piket. Aku piket sambil menyanyi lagu kesukaanku yang berjudul Kebelet Pipis yang dinyanyikan Ciccio dan Papa T Bob. Tetapi aku sengaja mengganti liriknya menjadi Kebelet Boker. Setelah piket aku langsung pulang karena kamar mandi di sekolah terkenal dengan bau harumnya maka aku memutuskan untuk BAB di rumah saja. Pada saat perjalanan pulangnya apesnya tuh aku gak dapet angkot. Ada satu angkot tetapi sopirnya masih makan. Aku menunggu sopirnya di dalam mobil.
Pada waktu menunggu sopirnya aku sudah tidak tahan lalu ke luar sedikit ampas yang membuat dudukku terasa agak licin dan panik. (Jangan dibayangin ya🗿 )
Lalu aku melihat ada bus di belakang lalu aku mencegatnya dan menaikinya. Saat sampai di rumahku aku turun dan langsung pergi ke kamar mandi tanpa basa-basi lagi aku langsung jongkok di WC dan akhirnya…
Tetapi ada yang ku lupakan yaitu bekasnya yang ada di celana. Aku bingung harus ku apakan. Lalu diam diam ku masukkan ke mesin cuci. Dan satu keluarga pun langsung membau bau yang sangat harum. Lalu aku diam-diam lalu aku tidur.