"Mending aku baca buku lah..."
"Nah sekarang buku kesukaan ku ya itu novel detektif twins yang keren"
Setelah beberapa jam kemudian aku pun tertidur dan setelah aku bangun aku berpindah ke dunia novel ya ku baca tadi.
"Ini... ini kan dunia novel yang aku baca tadi!!"
"Hei... jangan berisik dikit lah..."
"Eh... kamu kan... kk nya yang bernama Kia!!"
"Aku juga berpindah tubuh aku memang pengemar Kia"
"Eh... aku juga pengemar adiknya Key"
"Tapi kenapa kamu bisa di sini?"
"Itu juga aku tidak tahu"
"Terus... kamu cowok atau cewek?"
"Aku itu cewek, kalo kamu?"
"Oh kalo aku juga cewek..."
"Terus kamu tahu gimana caranya bisa keluar dari dunia novel ini?"
"Entah aku pun gak tahu...."
"Apa kita harus menyelesaikan misi?"
"Bisa jadi... seperti nya tempat dimana episode terakhir berada..."
"Ya... udah kalo gitu mending kita langsung cara dimana kotak bom yang asli di seluruh kota ini"
"Ok ayo kita pergi"
Kami pun pergi mencari dimana kotak bom yang asli dimana.
"Hai... kalian berdua detektif yang ingin mencari bom kan?"
"Iya... itu kami, apakah kalian tahu dimana tempat kotak bom yang asli?"
"Ayo teman-teman serang mereka!!"
"Apa!!!"
"Gimana ini Key?"
"Ambil pistol mu!!"
"Baiklah, lalu aku akan tembak!"
Duar... duar.. bunyi pistol yang membuat semua musuh jatuh dan berlumuran darah.
"Ayo kita lari key!"
"Ayo!"
"Bagaimana ini kita gak bisa dapat kotak bom itu, kotak itu harus kita hentikan sebelum kota ini meledak!"
"Key aku akan memanggil mu key"
"Aku juga akan memanggil Kia"
"Oi..."
Sontak membuat ku dan Kia menengok ke arah belakang dan melihat banyak sekali orang-orang yang membawa senjata untuk membunuh aku dan juga Kia.
"Tembakan pistol itu kearah mereka!!"
"Mampusss"
"Gunakan pistol mu dan isi peluru nya dan ku sudah menyiapkan senjata ku ini dia!!"
"Baiklah, aku sudah mengisi ulang peluru nya"
Duar... duar bunyi pistol
"Key di belakang mu!!"
"Cik... menghindari aku rupanya rasakan pistol ini!"
"Kia awas!!"
"Rupanya kau bermain dengan senjata ya!!"
"Aku juga menggunakan senjata tahu!"
"I-itukan pedang yang digunakan Kia ketika bertarung hebat!!!"
"Key fokus!!"
Duar... duar... duar
Semua pun menjadi mayat yang telumuri darah Kia dan Key melanjutkan untuk mencari kotak bom itu untuk menyelamatkan kota.
"Dimana ya kotak itu?"
"Setahun ku Kia aku sempat baca episode ini, katanya kotak itu ada di menara tengah kota"
"Baiklah ayo kita ke sana!!"
Kami pun berlari menuju menara dan harus menyamar agar tidak ketahuan oleh orang lain.
"Ahirnya kita sampai di atas menara"
"Dan itu Kia kotak bom nya!"
"Bagus ayo kita ambil sekarang!"
"Kalian pikir semudah itukan untuk mengambil kotak bom ini?"
"Alex!! kau Alex yang ingin merusak kota kan!!!"
"Oh... jadi kalian tahu kalau aku Alex"
"Key... kau pergi dulu dan matikan kotak bom itu, aku akan mengurus Alex!"
"Baiklah"
Aku pun segera berlari menuju kotak bom itu, tetap sayang nya aku sama sekali tidak tahu bagaimana menghentikan kotak itu.
Aku pun melihat ke arah belakang bahwa Kia sudah tidak bisa melawan Alex lagi....
"Sayang sekali ya... Kia kk mu sudah tidak bisa melawan ku"
Seketika air mata ku turun tanpa aku sadari aku pun mengambil kedua pistol lalu aku membidik nya.
"Terima ini atas apa yang kau lakukan kepada kk ku!!!"
Duar... tembakan pun mengenai Alex dan ia pun seketika mati begitu saja.
Setelah itu sontak membuat kublari ke arah Kia sambil membawa kotak bom itu.
"Kia..."
"Key..."
"Bagaimana cara mematikan nya?"
"Pencet tombol yang itu..."
Lalu aku pun memencet tombol itu dengan cepat kotak bom itu berhenti menyala dan kota pun selamat dari bahaya.
TAMAT...