"Intan besok kan hari Valentine, loe udah siapin hadiah belum buat cowok loe?" tanya Rara teman satu bagian di tempat kerjaanku.
"Belum Ra, lagian bingung mau ngasih apa. Penginya ngasih yang beda gitu," dengus Intan sembari mengganti seragam kerjanya.
"Ya udah loe bikin coklat ajah sendiri, kan kalo beli udah biasa, kalo bikin kan lebih berasa perjuangany," usul Rara dengan wajah yang berbinar bahagia.
"Wah benar juga Ra, nanti pulang kerja gue beli bahan-bahanya deh sekalian pratekin resep-resep yang udah gue pelajari," balas Intan dengan semangat, karena sebelumnya Intan memang suka melihat vidio tutorial masakan jadi dia ada beberapa resep membuat coklat, dan kini ia ingin mempratikanya.
Sepulang kerja Intan mampir ke toko bahan kue (TBK) dia membeli coklat dengan merek cholata. Intan juga membeli kacang mede yang nanti ia akan sangrai dan dijadikan campuran untuk coklat, sehingga rasanya semakin nikmat. Setelah bahan-bahan Intan rasa cukup, ia pun pulang dan memulai aksinya. Bak chef profesional. Langkah pertama : Intan mulai mencacah coklat yang akan ia lelehkan dan dia masukan ke pelastik segitika agar ketika memasukanya kecetakan tidak belepetan.
Kedua: Intan memanaskan air sampai mendidih, ketika sudah mendidih, coklat di letakan di atas tempat tim, lalu ditutup dan api dimatikan, dibiarkan sampai meleleh dengan sempurna.
Ketiga : Sembari menunggu coklat meleleh, Intan menyangrai kacang mede, lalu mencacahnya halus supaya lebih rapih ketika dicampur dengan coklat nanti.
Setelah mengecek coklat yang sudah meleleh dengan sempurna, lalu Intan mulai mencetak, untuk pertama Intan mencetak bentuk bok love. Selanjutnya sisa coklat intan campur dengan cacahan mede dan dicetak pada bentuk persegi, love serta bentuk lainya sampai cokalat habis.
Selanjutnya Intan masukan coklat yang leleh tadi kedalam lemari pendingin kurang lebih sepuluh menit, sampai coklat bisa dilepas dari cetakany.
Langkah terakhir Intan mulai mempeking coklat dengan cantik dan rapi. Siapa sangak coklat yang cantik itu adalah hasil kreasi sendiri. Tentu Intan bangga karena hasil kreasi tanganya lumayan bagus dan rasanya pun lebih enak, dari pada coklat yang dijual ditoko.
Hari yang ditunggu pun tiba malam Valentine. Malam ini Intan dan Dika menghabiskan malam bersama, mereka jalan-jalan, nonton dan terakhir kuliner. Disaat momen terakhir Dika memberika bingkisa cantik yang ternyata isinya kalung berbentuk hati. Lalu Intan memberikan coklat hasil kreasinya sendiri. Ternyata Dika sangat suka dengan coklat hasil kreasi Intan. Sudah pasti Intan tersenyum dengan lebar karena kejutanya berhasil dan disukai oleh kekasihnya.