Saat aku bangun hari ini aku membuka mata ku dan mengedip-ngedip kan nya beberapa kali untuk mengumpulkan kesadaran ku di pagi hari menjelang siang ini, aku melihat jam menunjukkan pukul 10 pagi, hari ini adalah hari merah seperti biasa di hari libur, aku pasti akan sangat lama bangun di pagi hari karena begadang semalaman.
Saat bangun, perut ku terasa lapar sekali tanpa menunggu lama aku ke kamar mandi mencuci muka, menggosok gigi, lalu buang air kecil tanpa mandi, karena aku tidak bisa berkompromi dengan perut ku lagi kalau harus menunggu aku mandi lalu sarapan.
Kemudian aku turun dan berjalan setengah berlari menuju ruang makan tanpa sadar ada sepasang mata yang melihat ku dari kamar Abang ku yang baru saja aku lewati.
"Ma, hari ini sarapan apa?" Tanya ku pada Mama ku yang sedang mengupas buah-buahan.
"Kamu kok lama banget bangun nya? Kalau anak gadis lama2 bangunnya ntar gak dapat jodoh loh." Ucap mama ku tanpa menjawab pertanyaan ku.
Tidak mendapatkan jawaban dari Mama ku atas pertanyaan ku aku pun langsung membuka tudung saji yang ada di hadapan ku.
"Astaga...tidak ada makanan?" Tanya ku dengan sangat heran.
"Mama hari ini nggak masak, tadi yang lain udah pada sarapan, nih kamu beli sana sarapan kamu." Mama ku memberikan uang pada ku.
Mau tidak mau aku pun mengambil uang yang di berikan oleh Mama ku lalu langsung pergi ke luar tanpa memperhatikan baju yang aku kenakan dan hanya mengikat rambut ku kebelakang lalu pergi ke kedai yang menjual sarapan tidak jauh dari rumahku.
Aku pun memutuskan untuk makan di situ karena sudah tidak tahan lagi akan rasa lapar di perut ku.
Sesampainya di rumah aku melihat di ruang tamu ada Abangku beserta teman2 nya, dan salah satunya William teman Abang ku yang diam2 aku sukai.
"Astaga apa-apaan ini? Dia juga ada di sini" Gumamku dalam hati. Aku pun langsung melihat pakain yang aku kenakan hanyalah baju tidur dan juga aku belum mandi.
Aku langsung berlari dengan cepat ke kamar ku meninggalkan ruang tengah lalu mengunci nya dari dalam.
"Astaga....aku ingin sekali mencari sebuah lobang lalu mengubur diri ku hidup2 di dalamnya. Ini sangat memalukan...." Teriakku dalam hati.
Tamat