Karena aku lelah setelah seharian sekolah aku memutuskan untuk tidur.
Namun di saat aku terbangun dan membuka mataku,aku sudah berada di dalam novel yang ku tulis sendiri dimana saat ini aku menjadi anak yang di benci oleh ibu tiri ku.
di dalam novel kulihat waktu saat ini adalah satu hari sebelum dimana aku di jebak oleh adik tiri ku,aku di fitnah mencuri cincin berlian yang paling di sayangi oleh ibu tiri ku,yang pada akhirnya aku di pukul ayah kandung ku dan di usir dari rumah.
sedangkan aku anak yang lemah tidak berdaya dengan tuduhan adik tiri ku,sehingga aku terdampar di jalanan tanpa sepeserpun uang,kelaparan,dan akhirnya meninggal di depan stasiun kereta api.
tapi saat ini aku berada di dalam novel yang aku tulis,aku mengetahui alur cerita yang akan terjadi,adik ku akan menjual cincin berlian di toko perhiasan berjarak 70km dari rumah dan menggunakan uang nya untuk bersenang-senang bersama teman dan kekasihnya yang playboy.
walau cincin itu di cari di setiap toko perhiasan cincin itu tidak dapat di temukan,karena telah di beli oleh seorang yang kaya raya dari luar kota.
sekarang tugasku adalah mencari bukti bahwa adik ku yang mencuri cincin ibu tiri ku.
*****
seharusnya tiga puluh menit lagi adik ku akan masuk ke dalam kamar ibu ku,dan aku akan bersiap untuk melihat aksi nya.
30 menit kemudian
Benar saja adik ku sedang menyelinap ke kamar ibu tiri ku.
adik ku akan keluar kamar sekarang.aku harus bergegas menghampirinya.
"eh viona,apa yang sedang kamu lakukan di kamar ayah dan ibu?".
"e..eh..kak...kakak.ini aku mencari ibu ternyata ibu tidak ada di dalam kamar".
"bukankah kamu sudah tahu tadi ayah dan ibu menghadiri rapat penting di kantor".
"oh..ehh..ya,aku lupa kak.yasudah aku akan pergi ke kampus dulu kak".
"yasudah".
Aku tahu kamu akan pergi ke kampus,dan setelah pulang dari kampus kamu akan menjual cincin ibu.
Aku bergegas pergi ke toko perhiasan yang dimana aku tahu adik ku akan menjual nya ke sana.
ckleekk... "permisi mba".
"iya ada yang bisa saya bantu kak,silahkan pilih-pilih kak".
"iya mba,saya ingin membeli sebuah cincin dengan berlian merah muda di atasnya,apakah ada?"
"tentu saja kak,kami memiliki beberapa desain yang mungkin akan kakak suka".
Aku tahu adik ku akan segera datang sepuluh menit lagi.
"maaf mba,saya akan membeli cincin ini,tapi bisakah saya titip sebentar,saya sudah tidak tahan ingin pergi ke toilet,tapi saya akan membelinya untuk jaminan saya akan tinggalkan kartu identitas saya dan tas saya di sini".
"tapi kak".
"saya akan kembali mba".
aku sudah menyimpan kamera di tempat dimana adik ku akan menjual cincin ibu.dengan begitu aku akan merekam perbuatannya itu.
15 menit berlalu,seharusnya dia sudah datang bukan,aku akan melihatnya dari kejauhan.
*****
"benar saja dugaan ku,adik ku sudah sampai bersama teman-temannya untuk menjual cincin ibu".
.....
"mereka sudah pergi,aku akan bergegas kembali".
"halo mba,terimakasih sudah menjaga tas saya,bagaimana apakah surat untuk cincin saya sudah selesai".
"iya kak,ini dia"
aku membayar perhiasan ku dan kembali bergegas untuk pulang.
Aku tahu adik ku akan pergi ke mall bersama teman-temannya dan sekarang aku harus pulang untuk mengumpulkan bukti untuk besok.
aku bergegas menuju parkiran mobil,namun di saat aku berjalan menuju mobilbku,dari arah samping kiri ku melaju sebuah mobil mewah yang hampir menabrak diriku.
seorang pria berjas hitam keluar dari mobil mewah itu,dan ternyata dia seorang pria yang sangat tampan dan tinggi.
aku menatap dirinya tanpa henti sehingga dia melambaikan tangannya di hadapanku membuat aku tersadar dari lamunanku.
"hey..mba..halo"
"e..eh.. iya.maaf,saya tadi tidak melihat ada mobil datang karena saya fokus untuk mengambil mobil saya".
"tidak apa-apa,justru aku khawatir apakah kamu terluka?".
"oh tidak,saya tidak terluka.tolong maafkan saya,permisi saya pergi dulu".
"eh..."
aku berlari menuju mobilku dengan perasaan malu.karena pria itu begitu tampan sehingga membuat aku seakan melayang di udara.
aku menyalakan mobilku dan bergegas meninggalkan parkiran mobil.
*****
setibanya di rumah,aku pergi ke kamar ku untuk melihat hasil tangkapan video adik ku yang menjual cincin kesayangan ibu.
jika sesuai alur ceritanya,besok malam adalah perjamuan para rekan bisnis ayah,dan di sana adik ku akan memfitnah diriku,selain membuatku malu di depan umum,bahkan aku harus terusir dari rumah tanpa uang sepeserpun di genggamanku.
aku harus berubah,aku bukan Novita yang akan mudah di tipu ,karena aku sekarang menjadi Novita,maka aku tidak akan mati begitu saja terutama dengan tuduhan dari adik tiri ku.
sebelum jam makan malam,ayah dan ibu tiri ku telah pulang,dan kami akan makan malam bersama.
*****
di depan ayah ku,ibu tiri dan adik tiri ku selalu bersikap baik terhadap diriku. sedangkan saat di belakang ayah ku,mereka selalu menindas ku.
seharusnya alur di dalam novel, adik ku akan pergi untuk menelpon beberapa menit lagi.
*suara ponsel berbunyi*
"betul dugaan ku".
.....
"ayah,ibu.teman ku menelpon aku akan mengangkat nya di depan".
"yasudah nak".
"ayah,aku sudah selesai makan,aku akan pergi ke kamarku"
"yasudah"
*****
Pagi hari semua pembantu sibuk mempersiapkan perjamuan untuk malam ini,dan tentu saja aku pun sudah mempersiapkan rencana ku untuk malam ini.
.....
"hmm sepertinya tamu yang datang begitu banyak,aku tidak pernah bermimpi masuk ke dalam novelku sendiri terutama menjadi gadis yang ditindas dan tidak berdaya"
Beberapa menit lagi pertunjukan akan segera tiba...
"ayah...ayah.."
nampak ayahku berlari menghampiri ibu ku,dimana aku tahu ibu ku baru menyadari cincin kesayangannya telah hilang.
"ada apa sayang"
"cincinku hilang"
sebuah kalimat terlontar begitu nyaring dan nampak kericuhan terjadi saat ini.
"pengawal,jangan ada satu orang pun yang di izinkan keluar dari ruangan,semua orang akan di periksa,karena pencurinya pasti belum pergi jauh".
"baik tuan"
*****
"haha ironis,tentu saja pencurinya tidak pergi jauh,pencurinya anak mu sendiri,bukan kah seharusnya adik ku sedang cemas dan bersiap melempar kesalahannya kepadaku,sepertinya aku akan masuk terlebih dahulu ke dalam permainannya"
"ibu,apakah cincin kesayanganmu hilang?"
"iya nak"
"pasti pencurinya ada di sini bu,siapa pun yang tidak menyukai ibu terlihat cantik dan menawan di pesta kali ini,dia akan mencuri perhiasan yang paling ibu sayangi".
"benar apa yang kamu katakan nak".
tentu saja,seharusnya aku saat ini akan turun dari tangga dan adik ku akan memulai permainannya.
"ibu...lihat kakak,bukankah dia memakai cincin yang sama seperti ibu".
"apa!!!"
"oohh ada apa ini,mengapa semua orang menatap diriku?"
"hey kamu anak durhaka,kamu mencuri cincin ibu"
"apa?mengapa ibu setega ini mengatakan aku mencuri cincin ibu,padahal aku baru saja membelinya,apakah ibu tidak memperhatikan berlian ini lebih kecil dari yang ibu punya"
"tapi benar berlian ini lebih kecil dari cincin ibu"
"ibu jangan percaya kakak,bagaimana dia tahu berlian ibu jauh lebih besar dari berlian miliknya,bukankah itu aneh"
"ya,apa yang adik mu katakan ada benarnya,darimana kamu tahu berlian yang ada di cincin kamu lebih kecil dari yang ibu punya"
"bukankah ibu memakainya di hari ulang tahun ibu,karena cincin yang ibu kenakan cantik aku pun membeli cincin yang serupa dengan milik ibu"
"apa!!!"
"tidak ibu yang kakak katakan pasti bohong"
....
"yang dia katakan benar"
Aku terkejut dan melirik arah suara itu,dan aku sangat terkejut karena orang itu....
"bukankah dia pria yang hampir menabrak ku di parkiran kemarin".
"apa maksud kamu,siapa kamu berani-beraninya mengatakan bal itu tanpa bukti".
"viona!!! jaga ucapan mu itu"
"tapi ayah"
"diam!!!".
aku sangat terkejut mengapa pria itu membantu ku,dan bukankah ini bukan alur cerita yang sudah jauh dari isi novelnya,siapa pria ini.
"maaf atas Kelancangan diriku yang tiba-tiba muncul,tapi aku benar-benar melihat putrimu membeli cincin itu,karena aku pun sedang berada di toko perhiasan yang sama"
"tidak apa-apa tuan Faris,saya tidak akan mungkin meragukan ucapan tuan".
"mengapa ayah tunduk sekali pada pria itu"
"tolong maafkan ketidak nyamanan atas acara malam ini,hanya ada sedikit kesalahpahaman saja,silahkan para tuan dan nyonya melanjutkan menikmati pestanya".
........
"rencana mu tidak akan gagal"
"apa?". Pria itu berbisik dari arah belakang ku,dan lebih anehnya mengapa pria itu mengetahui aku punya rencana untuk malam ini.
*****
"ayah akan menunjukan desain proyeknya,bukankah waktu yang tepat untuk memutar video adikku yang begitu baik dan polos"
.....
"para hadirin,saya akan menunjukan rancangan proyek saya pada malam ini".
"bagus,waktunya aku mengganti videonya"
"kakak,kamu akan pergi kemana?"
"ada apa kamu mencari ku,bukankah baru saja kamu menuduh ku mencuri cincin ibu"
"tolong maafkan aku kak,aku tidak bermaksud seperti itu"
"cih,apa kamu pikir aku percaya"
"kamu!!!"
sebelum viona melanjutkan ucapannya,terdengar kesunyian saat-saat pemutaran film,membuat viona menurunkan nada suaranya.
mengapa dia menghalangiku bagaimana aku bisa mengganti filmnya.(batin Novita).
"lihatlah itu..lihat".
apa yang aku lihat sangat tidak aku percaya,ternyata rekaman adik ku di putar dalam layar,sedangkan aku belum menggantinya,siapa yang melakukan semua itu.
Namun,nampak ayah sangat kesal menatap adik ku,mungkin ayah merasa malu di hadapan semua rekan kerja nya,tentu saja saat ini rencana ku berhasil,walau bukan aku yang melakukannya,tapi itu cukup membuatku puas,bukankah adik ku akan menggantikan posisi diriku.
"viona!!"
"i...ibu.."
"apa maksud dari semua ini?,kamu yang menjual cincin ibu?".
"i..ibu..ti..tidak bu,bukan"
"cukup!!,ikut bersama ibu sekarang".
haha aku cukup puas,selamat menikmati adik ku.
.....
"apakah kamu puas nona"
apa?siapa yang mengatakan itu.
"bukankah kamu senang berada di dalam novel ini?".
"apa!?"
aku mencari asal suara itu,dan yang ku lihat dadi arah belakang ku,lagi-lagi pria yang ku temui sat di parkiran mobil kemarin.
"siapa kamu sebenarnya?mengapa kamu mengetahui hal ini,apa tujuanmu?".
"lebih baik kamu patuh". Bisikan pria itu mengejutkan ku mengingat sebuah kalimat yang tidak asing bagiku.
suara yang sepertinya begitu akrab.aku berpikir dengan kuat siapa dia sebenarnya.
"ya,bukankah dia"...
*****