"Sudah tengah malam rupanya. " gumamnya. Gadis itu langsung menutup buku novelnya lalu berbaring di atas ranjang. Ciara Adelia seorang penyuka novel terutama genre romantis dan fantasi.
Deg
Dia membuka matanya, terkejut melihat kamar yang dia tempati terasa bukan kamarnya namun sedikit familiar.
"Kau sudah bangun Kirana!
Suara bariton seseorang membuatnya menoleh dan terkejut, melihat seorang pria berbaring disebelahnya. Ciara menelisik penampilannya yang hanya terbalut selimut menutupi tubuh polosnya.
"Jangan bilang aku terbangun dan masuk ke dalam novel yang aku baca. " gumam Ciara dengan raut wajah kaget.
"Apa yang kau pikirkan sayang? " tanya pria itu padanya.Ciarapun menerima keadaannya yang sekarang, dia menatap lekat wajah pria di sebelahnya.Dia juga tahu jika pria di hadapannya ini adalah sang tokoh pria dalam novel.
"Maaf aku hanya teringat masa lalu. " ucap Kinara pelan.
"Kamu pasti masih memikirkan di awal pernikahan kita bukan di mana kau hanya seorang sekertaris di perusahaan milikku. " ujar Rendra Aditama.
Kinara Ellie Roseline, seorang wanita yang terpaksa menikahi bossnya sendiri karena sebuah one night stand. Rendra menariknya ke dalam dekapannya, Kinara hanya diam dan membiarkan Rendra memeluknya.
"Em mas, soal masa lalu entah kenapa aku tidak mengingatnya. " ujar Kirana sambil menatap Rendra yang menjadi suaminya.
"Tak apa sayang, asalkan kamu berada di sisiku itu sudah cukup dan sekali lagi maafkan aku dulu. " ucap Rendra dengan tulus. Ciara atau Kinara kw terdiam, dia bisa merasakan ketulusan dari setiap kata yang di ucapkan Rendra padanya.
"Ada hal yang ingin aku katakan pada kamu mas. " ujar Kinara dengan ragu ragu.
"Katakan saja sayang. " Rendra menatapnya penuh cinta, Kinara merasakan salah tingkah dibuatnya.
"Enggak jadi deh mas, lain kali saja ya. " Kinara membatalkan niatnya untuk memberitahu siapa dirinya sebenarnya.
"Rendra pasti ngiranya aku halu lagi. " batin Kinara. Rendra tersenyum geli melihat tingkah istrinya yang menggemaskan. Keduanya kembali berciuman dengan mesra, Kinara yang awalnya canggung membalas ciuman sang suami.
Pria itu membopongnya, membawanya ke kamar mandi. Setelah selesai dengan ritual nya, keduanya segera memejamkan kedua mata lalu terbang ke alam mimpi.
Esok harinya selesai bersiap, Kinara menyiapkan pakaian kerja suaminya setelah itu turun ke bawah menuju ke meja makan. Di sana telah ada seorang gadis yang menunggu dengan sorot mata tajamnya.
"Deidora Athanasya, sang pelakor. " gumamnya sebal. Di dunia real Ciara selalu memaki sosok Dora saat dia membaca novel ini, sekarang dia berhadapan dengan si ular betina.
"Hei Dora di dalam novel kau bisa menindas Kinara kalau sekarang aku tak akan tinggal diam. " batin Kinara.
"Pagi nona Dora. " sapa Kinara dengan senyuman manisnya.
"Pagi. " jawab Dora dengan malas bersamaan dengan Rendra yang turun dan bergabung bersama mereka. dia menciumi sang istri tanpa mempedulikan Dora.
"Sayang. " panggil Dora dengan manja pada Rendra.
"Siapa yang kau panggil sayang, nona. " sela Kinara ketus.
"Diam kau, karena kau merebut Rendra dariku sialan. " maki Dora.
"Cukup, tutupmu Dora atau sebaiknya kau pergi dari sini. "tegas Rendra. Dora tersentak kaget, Kinara menjulurkan lidahnya kearah Dora.. Dora terdiam, dalam hatinya mengumpat kesal pada Kinara.
tbc