Pada saat usia mereka masih kanak-kanak sang kakak dulu adalah anak yg kuat dan juga ceria sementara adiknya yg menurut orang lain dia lemah dan juga pemarah tidak seperti kakaknya.
Mereka berdua sudah ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya karena beberapa hari terakhir orang tuanya mengalami kecelakaan sehingga membuat mereka berdua tewas dalam kecelakaan itu.
Sang adik yg begitu menderita karena telah ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya selalu marah-marah, kakaknya yg ingin sekali adiknya bisa kembali seperti dulu pun berusaha membujuk sang adik namun sang adik tidak mendengar perkataan dari kakaknya.
Beberapa tahun kemudian adiknya bersekolah di salah satu sekolah SMA khusus untuk wanita yaitu akademi sekirei, semenjak dirinya memasuki sekolah itu dirinya mendapat perlakuan sangat baik dari pihak sekolah.
Bahkan dirinya berhasil masuk kedalam kelas unggulan salah satu kelas untuk murid yg berprestasi tinggi disekolah itu, namun ada juga seseorang yg iri atas keberhasilan dari gadis itu lalu ia menghina kekurangan gadis itu.
Sehingga semua siswa juga akhirnya membicarakan kekurangan gadis malang itu dan membuatnya tidak mau menunjukkan mukanya didepan umum, untuk sementara waktu dia harus diam karena hinaan dari temannya maupun dari orang-orang yg ada di luar sana.
Sang kakak pun akhirnya membujuk adiknya agar dirinya bisa menjadi seorang pemberani dan kuat terhadap apa yg menghantam dirinya seperti lontaran kata-kata dari orang yg telah menghinanya.
Namun sayangnya sang adik berkata:
Shinobu kocho:"Tidak untuk kali ini ataupun untuk kedepannya nanti!!". ucapnya dengan bersikeras.
Ternyata tidak hanya adiknya saja yg sering mendapatkan hinaan itu ternyata sang kakak juga mengalaminya semenjak dirinya bekerja disebuah perusahaan, teman-teman kerjanya mengejek fisik adiknya yg sangat lemah.
Namun dirinya selalu membenarkan kata-kata orang yg telah menghina adiknya:
Kanae kocho:"siapa tahu suatu hari nanti adikku akan menjadi kuat dan sempurna dibandingkan dengan kalian yg telah mengungkit kekurangan dari adikku, adikku tidak akan seperti itu terus".
Kemudian sang kakak tidak tinggal diam diapun membujuk adiknya lagi untuk yg terakhir kalinya, dengan kata-kata kakaknya yg lembut diapun membujuk adiknya dengan sangat ramah.
Kanae kocho:"kamu tidak boleh terus menyerah seperti itu, jika dirimu seperti ini maka mereka akan selalu terus membuatmu mundur selangkah demi selangkah karena perkataan mereka kamu menjadi seperti ini kan?".
Kanae kocho:"maka dari itu berubahlah dari mulai sekarang maka orang-orang itu akan merasa kau lebih kuat dari yg mereka bayangkan, kau adalah adikku yg manis dan juga cantik, kau tidak boleh terus seperti ini.
Dengan bujuk rayu sang kakak yg begitu lembut akhirnya dia pun bangkit dan berusaha menahan penderitaan nya dengan senyuman bahwa senyuman bisa membuat semua orang senang dan tertarik akan hal apapun yg dikatakan dengan senyuman.
Dengan segala cara akhirnya sang adik pun kembali seperti semula, sang kakak bangga sekali kepada adiknya karena dirinya ingin berubah sekali lagi untuk menyelamatkan nasibnya yg sekarang sedang terdesak oleh hinaan orang-orang.
To be continued