Malam ini aq adalah acara reuni alumni sma.
baru pertama kalinya aq hadir setelah 5 tahun berjalan..aq yang jarang hadir karna kesibukan
ku di kantor membuat beberapa teman dekatku mengomel karna aq tak bisa datang.
" nih anaknya baru nongol aja" komen tyas ketika
aq hadir direuni malam ini.
" iya nih sibuk cari duit melulu, alasan lembur
basi tahu. masa ngak ada waktu buat ketemuan
" kata titi teman akrabku menimpali.
" maaf ....banget deh ya semuanya karna
baru bisa datang" kataku seraya membuang nafas
kasar.
" udah.....yuk.....duduk disana" kata ana salah satu
teman akrabku selain titi dan tyas ada satu lagi
yaitu via.
" yuk.......via mana kok belum nongol tuh anak" kataku bertanya.
" paling bentar lagi ,ya sudah nunggu disana aja" sahut tyas .
Lalu kami berempat pun menuju meja yang disedia
kan paling pojok karna lebih nyaman dan bisa memperhatikan punggung tengah. buat para panetia reuni.
" ra ..sudah punya gebetan belum ?" tanya titi padaku.
" belum ini kenapa emang " tanyaku heran.
" gue punya sepupu nganggur dirumah lho" kata titi
seraya melirikku.
" ganteng ngak? " tanya ana ikut nimbrung.
" yah lumayan , dan juga dia sudah mapan kerja di
perusahaan asing" kata titi santai
" aq mau, ...to boleh kenalin ngak" kata tyas tersenyum.
" dih lho sudah punya gebetan aja kemaruk yas,
gue nawarin aira yang rada kalem bukan bar bar
kaya lho gitu" kata titi.
" hadeh ....model aira kalem dari mananya.
kita semua sama bar barnya wong kita satu geng
" jawab tyas sewot.
" ish....ish ......parah deh kalian nih masalah cowok
aja ribet" kata ana sambil melengos malas ikut
berdebat.
" tuh si titi nawarin aira, na.....masa kita ngak ditawarin" kata tyas protes.
" dih ......lho kan sudah punya gebeten wajarlah
titi nawarin aira yang jomblo. " jawab ana.
" ya deh...... ngalah deh....orang gue cuma nanya aja
kok " kata tyas manyun.
" heh ....dah ngak usah sewot wong aq cuma
mau jodohin aira, siapa tahu mau" kata titi
" emang sepupu lho ngak punya cewek ti?" tanya ana.
" dia cowok pendiam dan cuek jadi rasa susah
didekati, nah kenapa mau takenalin aira ...
karena aira ramah dan periang" kata titi memberi
tahukan alasannya.
" o.......gue pikir....mau jodohin." sela ana.
" yang kalo cocok berjodoh juga ngak papa, malah gue senang" kata titi .
" emang aira mau..." lirik tyas padaku.
Aq yang sedari tadi cuma mendengarkan mereka
ngobrol hanya tersenyum.
" lihat nanti,kayanya gue belum mikir kesitu deh
" kataku memberi jawaban.
" kenapa ra, jangan menjomlo terlalu lama,,ngak
enak " kata titi yang care padaku
" iya ra " kata tyas menimpali.
" gue masih pengen kerja dan menikmati masa masa muda gue dulu, dan menabung buat masa
depan " jawabku santai.
" cih.......yang mulai dewasa nih. kata katanya
penuh makna " sindir ana.
" ngak juga ....kamu aja yang lebai" kata titi menyela.
" hadeh.....yang kecewa sepupunya ditolak" sindir ana.
" wah .....payah lho na, gue cuma mau ngenalin
siapa tahu cocok bukan jodohin, kan aq bilang
siapa tahu.........." kata titi sewot dengan sindiran
ana.
" ih kalian kenapa sih aira aja santai kalian bertiga
kok sewot .jangan dimasukin kehati, dimasukin ke
rempelo aja" kata tyas..
" hu..... ....apa aih lho yas" kata ana dan tyas .
" lagian pada ribut tuh lihat udah mau mulai.
" kata titi .
Akhirnya kami pun terdiam karna acara sudah
mau mulai.
Malam kepalaku sedikit pusing. ketika pulang
menuju apartementku. namun masih bisa ditahan.
Aq pun turun dari mobil ketika mobilku sudah terparkir dengan benar lalu melangkah menuju
lift untuk naik menuju apartementku di lantai 3.
Kepalaku makin pusing ketika melangkah ke luar dari lift. karna tadi aq meminum alkohol. sebenarnya aq tak pernah menyentuh minuman
haram itu tapi karna tadi teman temanku memaksa terpaksa aq meminumnya sedikit.
........................
Aq terbangun ........dan membuka mata ketika
cahaya menyilaukan menerpa mataku.
lalu perlahan ku buka mataku seraya menatap
sekeliling. dan........
Deg........
Seorang pria tampan duduk dengan kaos putih
menatapku tampa berkedip di sebuah kursi.
" astaga siapa kau, kenapa ada dikamarku" kataku gelagapan dan astaga......
" aq bangun namun kudapati tak sehelaipun benang melekati tubuhku, kemana baju ku"
kata terkejut ...
" mhem........ katanya berdehem
Sedang aq menutupi sekujur tubuhku dengan selimut karna tak berpakaian.
" sudah bangun " sapanya tampa masih dengan
posisi duduk menatapku. tampa bergerak.
" kamu siapa?" tanya ku dengan lidah kelu.
" seharusnya aq yang bertanya, kamu siapa. dan
kenapa bisa masuk kamarku" katanya datar.
" astaga.....aq pun melihat sekeliling.ya ini bukan kamarku, dan tempat tidur ini.......ya ampun
apa yang terjadi" gumanku cemas dan bingung
" berarti......ya Allah ......apa yang terjadi padaku"
kataku lirih.
" one night stand for you girl." katanya datar padaku.
" apa yang kamu lakukan " kata ku histeris.....
karna takut.
" wow.....wow. ..... ngak usah histeris cantik,
kau juga menikmatinyakan" katanya datar tapi
tersenyum sinis.
Aq pun bangun dan langsung memungut bajuku
yang berserakan dilantai lalu dengan selimut ditubuhku menuju kamar mandi.
Dengan perasaan hati yang tak menentu aq
membersihkan diri dengan menangis.
" hisk....hisk....hisk ...isakku yang merasa tubukku
serasa menjijikan. kenapa ini terjadi. dan kenapa
aq bisa ada dikamar pria asing." bathinku
sambil terisak.namun tak bisa mengubah apapun yang sudah terjadi.
setelah mandi aq pun cepat keluar dan meraih tas
selempangku yang ada diatas sofa. lalu...
" berapa no codenya" kataku...
Pria itu tak menjawab hanya tersenyum dan juga
tetap dengan duduk anteng disofanya.tampa ada niat untuk berdiri.
" kenapa buru buru pergi" katanya tersenyum
sinis
" please.....tolong buka pintunya,aq mau pulang" kataku seraya menelan saliva takut dia
macam macam padaku ketika aq sadar.
Entah apa yang terjadi tadi malam.aq tak tahu karna terakhir aq hanya merasa kepalaku
pusing yang teramat sangat ketika hendak
pulang ke apartement.
" duduk lah kita bicara terlebih dulu " katanya
menyuruh duduk didepannya.
" apa mau mu " kataku yang gugup dan takut.
" hanya menyelesaikan masalah semalam" katanya datar.
Aq pun duduk didepannya karna pria itu tampak
tenang dengan santainya.
" kau mau aq bertanggung jawab, atau aq memberimu cek " tawarnya sambil merongoh
sakunya dan meletakkan secarik cek diatas meja didepanku.
" shit .....sialan kau kira aq murahan" umpatku
kesal.
" mhem.....katanya berdehem.
" kau yang mengatakan sendiri" katanya seraya menatapku.
" deg.......... aih ....ada apa denganku" bathinku
kacau.
" bagaimana" katanya lagi.
" lupa kan " jawabku ketus.
" anggap saja tak ada apa apa yang terjadi diantara kita " jawabku enteng walau terasa ada sejuta silet
yang mengiris iris dalam hati.
" oh ya yakin, kau tak ingin berpikir ulang" katanya datar.
" apa maksudmu ' kataku lirih.
" aq tak mengunakan pengaman tadi malam" jawabnya datar.
" jederrr.........
Seakan petir menyambar kepalaku ssat ini, dan aq tak bisa berpikir jernih dan juga bingung.entah semua seperti berputar dikepalaku. jawaban apa yang harus aq katakan......
" kalo aq minta tangung jawabmu apa yang ingin
kau lakukan " kataku akhir nya hanya itu yang bisa
kukatakan.
" menikahimu" jawabnya tenang .
" ok aq ingin mau kau menikahi ku , tapi hanya tiga bulan kalo aq tidak hamil kau boleh menceraikanku
" kata ku gugup.
" ok ....jawabnya tersenyum penuh arti lalu dia pun berdiri dan membuka pintu.
" pulang lah aq akan menghubungi besok" kata nya . sambil berdiri dengan kedua tangan masuk dalam saku celananya.
Aq pun cepat keluar dari situ dan menuju apartemenku ,rupanya apertemen kami tak berjauhan. setelah masuk aq menghempaskan diri
diranjang lalu menangis sepuasnya. ya menangisi kebodohanku tadi malam. one night yang penuh
teka teki tak jelas dan membuat aq kehilangan
yang berharga.
Seminggu setelah kejadian itu aq menikah dengan
frans .ya namanya frans damar gintara. lengkapnya seorang arsitek muda yang bekerja kontrak disini selama lima tahun. pria blasteran
cina itu mempunyai bu indonesia dan ayahnya
campuran cina dan korea yang membuat ku.
menikah dengan seorang pria berbeda keyakinan.
tapi menikah dengan cara islam agamaku.
hatiku gelisah karna aq menikah diam diam namun
tercatat dicatatan sipil secara legal .karna aq memang seorang yatim yang ditinggal ayahku
sewaktu kecil karna sakit jadi, aq menikah dengan
diwakilkan wali hakim yang dihadiri oleh ibuku dari
kampung.
Ada rasa tak nyaman dan gelisah ketika ibu bertanya padaku kenapa mendadak menikah.
namun alasanku. karna orang tuanya ingin cepat anaknya menikah. itu alasan yang kuberikan pada
ibuku. yang akhirnya pulang setelah seminggu
tinggal bersamaku.sedang kan frans keluar kota.
Entah apa kedepan yang terjadi aq tak ambil pusing, satu hal yang kutahu kita berdua hanya melakukan kesepakatan bersama tampa ada kejelasan nyata.
Tamat.
.