lantas mengapa pada akhirnya kamu menyalahkanku atas semua sikapku?
menghakimi semua keputusanku dan menganggap bahwa aku mempermainkan perasaanmu?
luka mana yang belum kamu berikan untukku.
masih kurang kah atau sudah cukup?
Buka mata dan hatimu,
lihatlah aku, selama ini aku ada dan nyata.
lihat semua usahaku,
lihat semua perjuanganku,
lihat semua pengorbananku,
apa itu masih kurang untukmu?
aku juga bisa lelah, semua yang aku usahakan telah kamu tolak mentah mentah. seakan akan kamulah orang yang paling berjuang.
aku dihancurkan oleh harapanmu.
aku dipatahkan oleh rasa ketidak pastianmu.
aku dibuang oleh rasa egoismu.
sekarang aku mengerti.
kamu hanya mengulurkan tangan disaat kamu butuh.
kamu menaruh pundak disaat kamu rapuh,
kamu hanya bersandar dan bercerita di saat kamu ingin mengeluh dan kita adalah dua orang yang pernah mengisi waktu kosong itu.