Di sebuah desa..
Di dalamnya terdapat gunung yang sangat besar ..
Suatu ketika kejadian yang tak terelakkan terjadi.. Tanpa aba-aba gunung itu mulai mengeluarkan asap yang banyak..
Para warga sangat panik..
Mereka mulai mencari solusi untuk keselamatan ataupun untuk membatalkan kejadian tersebut..
Beberapa hari kejadian berubah kembali, gunung yang semula aman .. Tiba-tiba bergetar dan mulai mengeluarkan lava panas.. Tapi.. Itu berjalan dengan sangat pelan..
Beberapa warga desa sudah ada yang menyelamatkan diri mereka..
Beberapa warga desa lagi.. Beribadah meminta pertolongan pada yang di atas.. Agar di berikan keselamatan..
Di suatu rumah terpencil di hutan belantara terdapat sesosok manusia yang duduk dengan tenang, tapi memancarkan kesedihan yang pekat..Tiba-tiba saja dari samping sesosok tersebut muncul cahaya dan lama kemudian berubah menjadi robot maupun kemungkinan besar Ai yang sangat cerdas..
Tanpa di duga. Yang menyebabkan kejadian yang sangat terelakkan tersebut adalah dari keadaan hati dari sesosok misterius tersebut.. Hatinya yang bersedih sangat mempengaruhi alam.. Mau itu gunung, lautan atau pun alam luar.. Sangat mengejutkan juga aneh bukan, tapi itulah kejadian yang sebenarnya terjadi..
"Tuanku.. Harus apakah yang kulakukan agar kamu tidak bersedih lagi.. Kamu lihat gunung yang di sana.. Juga menderita, kalau dia menangis.. Para penduduk juga desa tersebut akan musnah..
" Aku maunya tidak begini, tapi mengapa.."ucapan sesosok tersebut pun berhenti dan dia menutup matanya..tanpa aba-aba nafasnya yang tadinya sangat hidup .. Tiba-tiba perlahan menyusut, yang artinya inilah akhir hidupnya..dia pun tersenyum dengan hati yang leluasa.. Robot yang berada di samping tersebut hanya bisa terdiam.. Dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi..sesosok tersebut pun menembus kan nafas terakhir nya.. Dan robot yang tadi di samping nya mulai memudar secara perlahan..
Rumah terpencil tersebut juga menghilang secara perlahan
Keadaan mulai tenang.. Gunung yang tadinya mengeluarkan lava yang sangat mudah mulai berhenti.. Asap yang tadinya sangat mengepul juga mulai hilang secara perlahan..mungkin kalau beberapa orang melihat kejadian ini akan sangat takjub..
Di sebuah dimensi.. Sesosok tersebut pun menatap dalam diam.. Dan menghembuskan nafas sesak, hampir saja karena kesedihan nya dia akan membuat desa itu musnah.. Untungnya dia mengambil keputusan yang sangat berat.. Dan teringat sesosok yang sangat di rindukannya.. Mengatakan
'Bersedih lah.. tapi jangan membuat alam di sekitar mu ikut menderita, mahkluk hidup yang ada di dalamnya mungkin akan juga menderita,kamu berbeda dari yang lain.. Aku tau kamu sangat tidak suka ini, namun itulah TakdirMu..mungkin ucapan ku kedengaran nya sangat kejam.. Tapi aku menyayangimu seperti mahkluk hidup yang lain, jangan salah kan takdir.. Belajar mengikhlaskan.. Ku harap kamu bisa memegang ucapan ku ini.. Perlahan sosok lain tersebut juga memudar.. Dan dia mengucapkan kalimat terakhir nya, ini adalah tugas kita sebagai mahkluk lain..dan tugas ku sudah berakhir.. Kuharap kamu bisa seperti ku.. Beristirahat dengan baik.. Melakukan apapun dengan leluasa tanpa melihat alam sekitar mu.. Ku Do'akan agar kamu tidak seperti beberapa sosok masa lalu.. Yang menghancurkan alam yang mereka tinggalkan..'di akhir kalimat nya.. Hembusan angin kencang pun terjadi.. Dan menghilang dengan cepat..
Sesosok yang mendengarkan kata-kata tetuanya pun.. Tersenyum di kala dia yang duduk dengan tenang..
Robot yang tadi melihat tuannya tersenyum, dan kemungkinan sedang mengingat.. Tak mengganggunya dan hanya diam ..
"Bagaimana sekarang..? "Ucap Sesosok tersebut pada robot yang sedari tadi menunggu dalam diam..
Perlahan Ai tersebut pun berbicara, " Dalam pemberitahuan..disebut di sini, kamu akan di berikan dua ppilihan, ang pertama.. Di berikan tugas kembali di dunia yang berbeda lagi.. Dan yang kedua hidup biasa saja tanpa beban yang berat.."ucap robot itu dengan perlahan menunggu jawaban dari tuannya
"Baiklah, aku akan memilih hidup seperti biasa saja.. Tanpa harus memikirkan tugas dan tanggung jawab yang mungkin tak bisa ku pegang kembali.. " Ucap sesosok tersebut
"Baiklah tuanku.. Ku laksanakan perintah mu" Dan robot itupun menekan pilihan yang pertama..
Dan sinar putih yang menyejukkan mata pun terlihat, secara perlahan sesosok tersebut hilang dan dimensi yang di tempat-in nya mulai retak dan menghilang..
Di sebuah dimensi yang damai.. Lahir seorang bayi... Yang lahir dari keluarga yang mencukupi..
Bayi tersebut adalah sesosok yang tadinya sangat bersedih.. Dan lahir kembali di dimensi lain..
Tahap bertahap pun terlewati, bayi yang tadi sangat ceria.. Mulai dewasa
Melakukan tugas seperti manusia lainnya, dia sangat ceria.. Dan bisa juga berekspresi seperti manusia lainnya tanpa mempengaruhi alam yang di tinggali-nya..
Itulah akhir kisah dari cerita ini..