" Aul..... aul.... " ujar sarah.
" Iya tunggu ( membuka pintu ), ohh kamu sar masuk dulu " ucap ku.
" Aul aku tu kesini mau ngajakin kamu alias minta temenin sih sama kamu, mau ya aul plis............ biasanyakan aul selalu mau nemanin aku " bujuk sarah.
" Iya mau kemana sar kalo aku gak dikasih tau kemana aku gak mau ikut sama kamu ? " ucap ku.
" Aul kayak pertama kali ikut sama aku aja sih aul, aku itu mau minta temenin kamu ke cafe gitu aku mau ketemu temen bentaran kok " ujar sarah.
" Yaudah iya aku mau nemenin kamu ohh iya perginya kapan tapi kalo malam aku gak bisa, soalnya aku mau jalan sama kendra " ucap ku.
" Iya aku tau aku juga gak bakal ganggu kamu sama ken kok, kita pergi nanti sore aku yang jemput kamu ke rumah kalo gitu aku pergi dulu dadahhhh sampai ketemu nanti sore daddahhhhh aul " ujar sarah sambil memeluk aulia.
Mereka memang sudah bersahabat dari kecil bahkan mereka sulit untuk berpisah, sarah yang periang didampingi aulia yang pendiam namun sungguh perhatian.
Membuat persahabatan mereka begitu awet dan tentram mereka juga sudah memiliki pasangan masing-masing, bahkan berencana untuk saling berbagi kebahagian bersama pasangan masing-masing.
" Halo sayang " ucap ku.
" Iya sayang, ada apa ? " sahut kendra.
" Sayang nanti sore aku mau nemenin sarah ya katanya dia mau ketemu temennya gitu jadi dia ngajak aku bolehkan sayang, kamu tenang aja aku cuma sebentar kok nemenin sarah.
Aku gak akan telat pulang ke rumahnya dan aku juga gak bakal batalin janji kita buat keluar nanti malam, atau kamu mau ikut aja sore ini samu aku sama sarah ? " ucap ku.
" Kayaknya aku gak usah ikut deh sayang aku percaya kok sama kamu, yaudah kamu pergi aja hati-hati di jalan " ujar kendra.
" Makasih sayang " ucap ku.
.................................................
Cafe
" Haiii eca akhirnya kita ketemu ya apa kabar lu ca " ujar sarah.
" Kabar aku baik sar lu gimana pastinya baik juga dong " ujar eca.
" Iyalah gue itu selalu baik dan bahagia ca, ohh iya kenalin ni temen gue namanya aulia panggil aja aul " ujar sarah.
" Aulia " ucap ku.
" Eca " ujar eca.
" Ca jadi lu mau ngapain ni disini cuma mau traktir gue aja gitu makin kaya aja lu ya ca " ujar sarah.
" Gue mah biasa aja sar lu tu yang ngelebih-lebihin, gini gue disini lagi nunggu klien sih biasa lu kan tau gue sekarang jadi wo " ujar eca.
" Wihhh keren ya lu bisalah nanti lu jadi wo gue yakan " ujar sarah.
" Siippp lu atur aja semuanya " ujar eca.
" Gue ke toilet bentar ya tiba-tiba kebelet pipis ni " ujar sarah.
" Udah lu pergi sana ntar malah lu pipis disini " ujar eca.
" Sialan lu ca lu pikir gue anak kecil " ujar sarah sedikit kesal.
" Aulia boleh minta pendapat kamu gak ni, soal pilihan gaun pernikahan sih menurut kamu mana ni yang bagus " ujar eca menyodorkan beberapa gambar gaun pernikahan.
" Menurut aul ya semua gaunnya bagus banget kak eca aul suka " ucap ku.
" Udah panggil eca aja gak usah pake kak berasa tua ni nanti " ujar eca.
" Iya ca maaf, tapi jujur gaun kamu bagus-bagus banget bukan cuma itu dekornya juga bagus banget " ucap ku.
" Makasih lo aul udah dikasih pujian ni buat gaun sama dekornya aku besok kalo mau lamaran sama nikahannya ke aku aja aul dijamin tambah bahagia deh hari bahagianya ya aul " ujar eca.
" Iya ca tenang aja nanti pasti dikabarin ke kamu " ucap ku.
" Sayang aku duluan ke kafenya ya kamu nyusul aja nanti soalnya aku gak sabar ni pengen ketemu wo kita, pengen lihat gaunnya sama dekor pokoknya semuanya lah buat lamaran kita " chat kania.
" Iya sayang aku nyusul tapi mungkin agak telat ya soalnya pasti macet kamu taulah kan sore-sore gini " balas kendra.
" Iya sayang gakpapa tapi usahin cepatan ya " balas kania.
" Iya sayangku❤ " balas kendra.
Cafe
" Haii dengan kak eca " ujar kania.
" Iya saya eca dengan mbak kania ya " ujar eca.
" Iya kak saya kania yang pesan jasa wo kak eca " ujar kania.
..........................................
" Ohh iya mbak kania kalo boleh tau ni kasih tau lah siapa nama tunangannya mbak, maksudnya calon tunangan mbak biar bisa dekornya bisa disiapkan " ujar eca.
" Iya juga ya mbak saya belum kasih tau mbak nama calon tunangan saya itu, kendra kak eca " ujar kania.
" Kendra apa aku gak salah denger tapi gak gak mungkin itu kendra aku, itu pasti kendra yang lain " batin ku sempat sesak.
" Ohhh mas kendra ya mbak tapi cocok banget sih mbak awalan namanya sama kania dan kendra jadi k & k nantinya " ujar eca.
" Iya kak emang udah cocok bgt sih kak, kalo kak mau nama lengkapnya juga boleh kak buat dekor juga nantinyakan kak namanya kendra putra aresva " ujar kania.
" Gak gak mungkin itu kendra gak mungkin kamukan ken, kamu udah janji waktu itu sama aku ken kita bakalan sama-sama ken " jantung ku terasa berhenti berdetak.
" Aul aul aku ke depan sebentar ya aul ada urusan ca titip aul bentar " ujar sarah.
" Iya sar " ujar eca.
" Kamu gakpapa aul kok diam aja tenang sarah cuma bentar kok lagian aku sama mbak kania gak bakalan jahat sama kamu aul " candaan eca.
" Iya ca " ucap ku.
Tapi mbak kania ini udah jahat sama aku ca dia udah ambil kendra dari aku, tapi aku juga gak tau pasti siapa yang salah entah itu mbak kania ini atau emang kendra yang udah bohongin aku.