Namaku Sherly usia ku 16 tahun. Aku masih SMA,aku menyukai kakak kelasku. Setiap hari aku selalu mendekati nya mungkin bagi dia aku adalah seorang pengganggu di hidupnya,namun bagiku itu adalah upaya ku untuk bisa mendapatkan hatinya.
Setiap aku mendekati nya dia selalu bersikap kasar,selalu menyuruh ku untuk pergi menjauh dari hidupnya. Namun aku tidak menyerah untuk mendapatkan hatinya.
Tapi pada hari kelulusan nya aku melihat dia berdansa besama wanita lain. Perih,sesak itu yang
aku rasakan.
Setelah hari itu aku sudah memutuskan untuk berhenti berjuang karena aku sudah tidak memiliki harapan. Dari sini aku belajar bahwa berjuang belum tentu berhasil.