Halo perkenalkan namaku naira,aku memiliki 2 sahabat yang bernama nisa dan laylia, dan inilah ceritaku
Pada suatu hari,aku sedang bermain di taman bersama kedua sahabatku yaitu nisa dan laylia,saat sedang bermain kejar kejaran tiba tiba nisa batuk dan laylia pun meludah,saat dia meludah ke tanah,kami melihat bahwa ludahnya itu darah,akhirnya kamipun membawa nisa ke rumah sakit,setelah sampai di rumah sakit aku dan nisa menelpon orang tua dari laylia saat orang tua laylia sudah datang kamipun memberi tagu semuanya,setelah beberapa lama laylia pingsan akhirnya kami pulang karna sudah cukup malam,kami takut di cariin orang tua kami,akhirnya kamipun pulang ke rumah masing masing.
keesokan harinya aku dan nisa kembali ke rumah sakit untuk menjenguk laylia,ternyata saat semalam kita pulang laylia baru terbangun dari pingsannya,akhirnya kamipun masuk ke kamar penginapan laylia,kamipun berasa lega karna kami tau kalau laylia masih selamat,tapi kami masih belum tau apa penyebab laylia batuk dan darah,kamipun tidak mempedulikannya,layliapun makan dengan lahap sambil kami suapi.
Saat selesai makan.
kamipun ingin mengajak laylia pergi keluar,awalnya laylia tidak mau tapi setelah kami bujuk ternyata dia mau,akhirnya kami bertigapun ke halaman rumah sakit sambil mendorong kursi roda yang di duduki oleh laylia,karna kakinya masih lemas jadi dia pakai kursi roda,kamipun menghabiskan waktu bertiga di rumah sakit sampai malam pun tiba,dan sudah saatnya aku dan nisa pulang,sebelum pulang aku bertanya kepada laylia
"aku:kapan kamu pulang kerumah?,agarkita bisa bermain bersama lagi?"lalu layliapun menjawab
"laylia:mungkin minggu depan atau lusa"
dan akhirnya kamipun pulang,keesokan harinya kamipun menghabiskan waktu dirumah sakit bersama laylia lagi dan hal itu berjalan sampai 1 minggu kemudian.
1 minggu kemudian
aku sedang ingin ke toilet ruamh sakit,aku melewati ruang dokter yang tepat di dalamnya ada orang tua laylia,aku tidak sengaja mendengar bahwa orang tua laylia sedang mebicarakan penyakit yang di idap laylia bersama dokter itu,lalu aku iseng menguping pembicaraan mereka karna aku kepo,saat aku mendengar pembicaraan mereka aku sangat kaget karna dokter bilang kalau pentakit yang di idap laylia itiu penyakit kanker otak stadium 4,lalu kata dokter bila di lakukan oprasi akan ada kemungkinan besar kalau laylia tidak akan selamat,akhirnya aku hanya bisa terdiam sambil menahan sedih,dan akupun lanjut berjalan ke toilet sambil menahan sedih,saat di toilet aku menangis se-sedih sedihnya mumpung tidak ada orang,akhirnya aku kembali ke kamar laylia saat aku masuk mereka bertanya mengapa aku lama di kamar mandi,lalu aku menjawab
"aku:ohh tadi aku sekalian buang air besar hehe"
lalu nisa bertanya
"nisa:kenapa mata kamu merah kayak abis nangis?" lalu aku jawab
"aku:ouhh tadi ini abis kelilipan pas lagi jalan ke sini"syukur mereka percaya dengan alasanku
2 hari kemudian
aku lewat di ruangan yang sama karna aku mendengar suara orang tua laylia sedang berbicara dengan dokter itu aku mendengar mamanya laylia berkata seperti ini
"mama laylia:baiklah,saya memutuskan untuk melakukan oprasi agar anak saya bisa sembuh"
di situ aku kaget karna aku tau kalo oprasi itu kemungkinan tidak selamatnya sangatlah besar,akhirnya di situ aku hanya bisa pasrah dengan kenyataan,tapi aku berharap kalo laylia itu masih bisa selamat,akhirnya aku balik ke kamar laylia mereka bertanya hal yang sama yaitu mengapa aku lama di kamar mandi lalu aku menggunakan alasan lain yaitu
"aku:tadi aku sempet jatuh di lorong rumah sakit jadi radak sakit gitu jalannya"lalu mereka percaya lagi dengan ku,lalu kami menghabiskan waktu bersama di rumah sakit,
keesokan harinya
saat aku ingin ke kamar laylia aku kembali mendengar suara mama laylia dan aku kaget karna kata mamanya laylia oprasinya akan dimulai besok hari dan dokterpun siap,aku sangat terkejut dan aku lihat jam ternyata aku telat 15 menit ke kamar laylia,aku takut mereka curiga denganku,dan tanpa basa basi aku langsung berlari ke kamar laylia syukur aku tidak di curigai mereka,aku tau hari ini adalah hari terakhir kita bersama laylia,jadi aku harus buat dia lebih bahagia dari pada sebelumnya,di hari itu kami bersenang senang seperti biasa tapi bedanya kami berdua juga ikut menginap di rumah sakit karna aku sudah memberi tau nisa tentang oprasi itu.
keesokan harinya
aku terbangun karna di bangunin mamanya laylia kata mamanya laylia seperti ini
"mama laylia:naira,nisa ayo bangun hari ini dokter akan mengoprasi laylia agar penyakitnya sembuh"
setelah mama laylia memberi tau hal itu aku dan nisa langsung terbangun dan langsung memeluk sahabat kami itu yaitu laylia,aku harap oprasinya berjalan lancar,dan inilah saat paling bikin deg degan yaitu saat oprasinya selesai pada pukul 09.00 pagi kami terlihat panik di depan ruangan oprasi,dan dokterpun keluar saat dokter keluar kita bertiga kompak berkata "bagaimana keadaan laylia dok?"dan ternyata dokter itu menggelengkan kepalanya yang artinya laylia itu tidak selamat,setelah dokter mengatakan hal itu ke kita ber empat (termasuk ayahnya laylia)kita berempatpun sangatlah bersedih karna kehilangan 1 orang tersayang lalu aku bertanya pada dokter "dokter apakah kami boleh masuk menemui pasien untuk terakhir kalinya?" lalu dokter mengangguk akhirnya kamipun masuk ke dalam dan kamipun sangat bersedih,aku sampai mengeluarkan air mata yang sangat banyak,dann saat
2 bulan kemudian
aku mencoba untuk melupakan kejadian menyedihkan itu dengan bersenang senang,lalu aku dan nisa sedang bermain kejar kejaran,tiba tiba aku menyebrang tanpa melihat kekanan kiri saat aku menyebrang nisa berteriak padaku seperti ini
"nisa:NAIRAAA!!!!,AWAS ADA MOBIL"di situ aku labgsung kaget dan mematung saat mobil hampir menabrakku nisa mendorongku ke pinggir jalan dan dia mengorbankan dirinya demi aku,saat nisa tertabrak,mobil yang menabrak nisa itu kabur,aku sudah meminta tolong sekencang mungkin tapi tidak ada yang dengar akhirnya aku mencoba untuk menelpon ambulance saat ambulance datang,mobil ambulance langsung membawa nisa ke rumah sakit terdekat,saat sampai ternyata nyawa nisa sudah tidak bisa terselamatkan,di situ aku sangat merasa sedih,
1 bulan kemudian
aku sudah muak dengan hidup ini karna kedua temanku sudah meninggal dunia, kataku
"Aku:tenang teman teman aku akan menyusul kalian kok"lalu aku menusukkan pisau ke tubuhku dan tanpa hitungan menit akupun tewas di tempat
```TAMAT```
terima kasih sudah membaca sampai akhir maaf jika ada salah kata dan ingat ini buatanku original,oh ya like dong biar aku lebih sering bikin cerpen,baiklah sekali lagi terima kasih.