Sering kali orang-orang bersalah kiprah tentang segala kejadian aneh di muka bumi ini. Biasanya kabut tebal yang menggiring berbagai macam hal mistis membuat para masyarakat meyakini bahwa semua yang terjadi di alam hanya gejala yang timbul akibat pergeseran lempeng bumi atau bencana alam yang terjadi secara alami atau akibat ulah tangan manusia.
Sepanjang hari suasana mendung berselimut kabut putih pekat. Hari ini adalah akhir pecan yang harus di nikmati untuk istirahat panjang setelah masa aktivitas padat sepanjang hari. Kirana, gadis bermata ghaib sedang duduk di balkon sambil menikmati angin dan udara dingin. Ada syal berwarna putih yang melingkar di lehernya. Dia bersama si hitam, kucing kesayangannya yang selalu mengikuti kemanapun dia berada.
Dari kejauhan, Kirana mendengar suara bunyi suara mistis. Dia merasakan makhluk halus yang begitu kuat. Kabut semakin tebal dan suara itu semakin jelas terdengar.
“Siapa yang datang?” gumam Kirana menoleh ke arah jalan.
Balkon rumah berada di lantai dua, Kirana sedikit membungkuk melihat iring-irangan bergerombol melewati lintas jalan yang sepi.
Suara alat musik seperti gamelan, pecok dan gendang beserta suara asing lainnya. Dia membolangkan mata, pandangan menarik pada sebuah kereta kuda yang di kemudikan sosok jin. Kereta itu terdapat tirai pembatas. Ketika manik mata Kirana tanpa berkedip mengamati siapa yang berada di dalam kereta tersebut, dia melihat sosok pengantin wanita berambut putih tersenyum melihatnya, ada empat gigi taring panjang menambah kesan mengerikan.
Kirana terkejut, hampir menjerit. Dia segera menutup mulutnya sendiri lalu masuk ke dalam kamarnya.
_END_