di tahun ke 12 an
Ada seorang janda yang memiliki anak satu piko nama anak nya
" bunda piko laper piko mau makan " kata piko merengek
" iya sayang ini bunda siapin " Kata bunda sembil mengecup kening piko
" enak Nggk sayang " kata bunda piko
" enak bunda Ayah pasti senang ama bunda kalo bunda pintar masak " kata piko sambil senyum ke arah bunda nya
" eh iya ... sayang " kata bunda piko sedih
" kenapa bunda ?? " Tanya piko
" Nggk kok bunda Nggk papa piko mau main ama temen piko " kata bunda piko sambil mengalikan topik pembicaraan
" iya bun setela makan " kata piko
piko pun bermain bersama teman teman nya
piko emang anak baik dia di senang ngi banyak orang ketika pulang piko selalu menangis
Dan ahkirnya sang bunda menanyakan kenapa dia setiap pulang selalu menangis
" sayang kenapa piko menaggis cerita dong sama bunda " kata bunda piko iba
" bunda teman teman piko setiap di jemput sama Ayah mereka pulang sekolah Ayah sama ibu mereka menjeput mereka " kata piko
" terus apa masalah nya sayang " kata bunda piko
" piko mau nanyak di Mana Ayah piko bunda ?? " kata piko merengek
" eh kok tanyak gitu " kata bunda kaget
" bunda jawab di Mana Ayah bunda dimana piko kangen piko Nggk perna melihat Ayah bunda " kata piko merengek lagi
" sabar ya piko Ayah mu pasti pulang sabar ya " kata bunda piko
" tapi kapan bunda Ayah pulang piko pengen punyak keluarga yg lengkap seperti anak lain yg bisa mendapat kasih sayang orang tua " kata piko
" maka dari itu piko harus sabar " kata bunda piko
semakin Hari piko Makin penasaran sama Ayah nya selalu bertanya di Mana Ayah nya
yah piko selalu bertanya " bunda di Mana Ayah piko kangen " itu yg selalu di ucap kan oleh bunda nya
" bunda Ayah di Mana ??? "