Andai aku bisa tembus pandang, aku pasti dapat mendengar ejekan-ejekan mereka padaku. Cukup polos selama aku di dunia. Betapa kaget di kala aku mengetahui apa rencana mereka padaku.
Mereka memanfaatkan semua kekuasaan keluargaku untuk menjatuhkan diriku. Aku tak tahu salah apa hal demikian. Satu hal yang aku tetapkan dan tekadkan, bahwa aku akan berdiri tegap.
Aku akan membalas mereka dengan kekuasaan ku. Membalas pengkhianatan, pembullyan, pemerasan dan pemaksaan mereka terhadapku. Aku dendam hingga diberi sebuah kalung indah oleh seorang nenek tua di jalanan.
Setelah aku memakai kalung itu, aku menjadi seseorang yang tembus pandang. Aku senang juga bingung. Namun, yang kuketahui adalah aku hanya diberi waktu dua-puluh-empat jam untuk membalas semua itu.
Dengan kekuatan super itu, aku berencana membuat mereka kapok. Mengambil seluruh hartaku , barangku, sahamku kembali. Tak hanya itu, aku menjahili mereka semua dengan kekuatanku sebelum kekuatan dari kalung itu menghilang. Rasanya sungguh puass~
Mendorong, menampar dan memecahkan kaca di saat dua temanku saling mengobrol. Mereka putus hubungan dan saling berseteru satu sama lain. Huh, lega kurasa...
Tak lama dari kejadian itu, mereka datang padaku dan mencoba memeras hartaku yang baru kembali lagi. Sayangnya, aku sadar dan menampar mereka juga menendang mereka dari rumahku. Sampah masyarakat perlu musnah!
___
Jangan lupa beri hati dan tinggalkan komentar~