Tanpa sengaja aku menemukan sebuah liontin ajaib.
Sepulang kuliah seperti biasa aku selalu berjalan kaki melewati jalan xx. Disana terdapat banyak sekali pedagang yang menjual berbagai macam benda benda seni antik dan unik, bahkan kalau sedang beruntung kita bisa mendapatkan barang antik dengan harga yang sangat murah.
Aku berdiri tepat didepan sebuah kios "KERAMAT* , Baru pertama kali aku melihat kios ini, sebelumnya bahkan tidak pernah ada nama toko tersebut.
Karena penasaran, akupun masuk kedalam. Suasananya sungguh berbeda, sangat pengap dan agak gelap (mungkin memang konsepnya begitu). Benda benda yang dijual sangat beraneka ragam.
Mataku tertuju pada sebuah liontin berbentuk kelereng dengan warna merah delima, (liontin itu seperti menarikku untuk menyentuhnya.)
Saat aku memegang liontin tersebut aku langsung tertarik, "sangat aesthetic" (batinku).
Dan yang lebih anehnya lagi, saat aku menekan liontin tersebut menyala, sontak aku kaget dan mundur beberapa langkah.
Ketika aku menengok diriku dicermin aku lebih terkejut karena sama sekali tidak terpantul diriku.
"Wah super keren, i'm invisible" (sorakku dalam hati) karena saat aku tekan kembali liontin merah delima itu, bayangan diriku kembali muncul di cermin.
Jika ditekan aku menghilang, kalau aku tekan lagi dua kali aku kembali normal. "ini adalah harta Karun yang harus aku miliki" gumamku menuju kasir.
Saat hendak membayar, Bapak tua penjaga kasir berkata, "benda yang ada disini memilih sendiri siapa yang jadi pemiliknya",
" ah.. i i iya pak.." kataku
Setelah membayar aku segera pulang.
Keesokan pagi, seperti biasa aku bangun pukul 07.00 lalu bersiap untuk pergi kekampus, karena letak kost hanya 500meter dari kampus, jadi aku selalu jalan kaki.
Saat sedang berjalan kaki mencari warung buat sarapan, aku melihat teman kuliahku sedang berlari karena dikejar para preman.
"Kak Dion ?" gumamku
Dasar preman sialan, setiap hari selalu saja memalak anak anak kuliahan yang lewat.
Aku segera berlari menyusul kak Dion,
"Kak Diiooonn.." teriakku,
Dia menoleh, "Ngapain disini ??"
Tanpa basa basi aku menarik kak Dion kesebuah gang belokan,lalu menekan liontin merah delima.
(seketika kami menjadi transparan)
Para preman kelimpungan mencari , 5 menit kemudian para preman pun pergi, Setelah situasi aman, aku menekan kembali liontinku.
(kami kembali normal)
Aku sengaja membekap mulut kak Dion agar tidak bersuara, aku tahu dia terkejut.
"A.. apa yang barusan terjadi Nia ?" kata kak Dion
"Sebenarnya,ini karena liontin merah delima yang aku pakai kak .." jawabku
"T..tapi barusan kita menghilang kan ?"
"Cerita nya panjang kak, yang pasti kita sudah aman."
"Terimakasih sudah menolong aku ya Nia "
"Sama sama kak, PASTIKAN INI JADI RAHASIA KITA OKE !!" kataku berlalu.
Hari hari selanjutnya aku merasa hidupku sangat keren. Aku punya kekuatan liontin ajaib dari toko KERAMAT. Aku bisa menolong orang lain yang butuh bantuan, terutama dari gangguan para preman di jalanan dekat kampus.
-sekian-