suatu hari aku melihatnya bercumbu mesra dengan wanita yang tidak pernah aku ketahui.
Senior hida pasti sudah punya pacar kan? Apa bisa senior tunjukkan pada kami, kami sangat penasaran loh sama pacar senior , apa lagi umur senior udah 27thn ya? Pasti udah tunangan ini..benar? ucap bui teman kantor hida yang lebih muda dari hida umurnya masih 20thn tapi sudah bertunangan dengan pacarnya.
Hida bingung mau jawab apa pada pertanyaan bui , teman teman kantor hida melihat hida dengan tatapan penuh harapan, walaupun hida udah 27thn lebih tua dia belum punya pacar apa lagi tunangan ia sama sekali tidak dekat sama siapapun, hida pun hanya tersenyum lalu keluar dari ruangan mencari udara segar.
Pasti aku di omongin nih sama mereka , emang mereka tau apa sih , mau aku punya pacar atau ga kan bukan urusan mereka , tapi ucapannya benar juga sih aku harus membuka hati agar bisa mendapatkan seseorang , ucap hida yg bersantai di rooftop sambil meminum kopi.
di tengah melamunnya suara hp hida berbunyi Sehingga membuat nya kaget dan sadar dari lamunannya, ia pun mengangkat telpon yang ternyata dari ibu nya , halo ibu kenapa? Ada apa? Kok tumben ibu telpon siang siang ini ? Bagaimana kabar ibu, baik? Kalau adek gimana? Kakak? ayah? ucap hida dengan satu nafas membuat ibunya kaget.
Eh eh eh tarik nafas dulu , tenang sayang , ibu baik baik aja kok ...juga adik , kakak , dan ayah baik baik saja , alasan ibu telpon itu ingin bertanya, apakah kamu jadi datang ke pesta lamaran sepupu kamu ? Apakah bos kamu memberikan cuti? Ucap ibu hida,
Bagaimana yah ibu aku sudah minta izin untuk di berikan cuti tapi untuk bulan ini tidak bisa karena klien dari Amerika yang sangat berpengaruh untuk perusahaan mau datang berkunjung ke kantor kami dan ibu sendiri kan tau kalau aku sekertaris bos jadi dimana bos pergi itu ada aku , ucap hida sedih , aku minta maaf ya ibu , padahal aku ingin sekali pulang dan melihat lamaran Roy dan lili .
Tidak apa apa , yang penting kamu jaga kesehatan ya sayang, jangan lupa makan dan istirahat yang banyak karena kesehatan kamu itu lebih berharga semoga kamu bisa pulang lagi ke rumah karena kami sangat rindu pada mu sayang, kamu sudah 10 tahun kerja di tokyo dan tidak pernah pulang ke Singapura , apakah kamu sudah punya pacar disana? ucap ibu hida , pertanyaan itu selalu muncul setiap mereka telpon dan jawaban hida kali ini berbeda yang dulunya mengatakan belum dekat sama siapa siapa, tapi ia mengatakan ingin membuka hati agar ia bisa mendapatkan pujaan hati sambil mengakhiri telponnya dengan alasan bos ia memanggil nya.
Hida sangat bersemangat dengan ucapannya , ia berdiri dari duduknya menuju ruangan bos, bos hida bernama kirito nawagasa ia sudah berumur 30thn lebih tua dari hida tapi masih bujang Walaupun begitu di umurnya yang masih muda dia sudah menjadi CEO dari TP( penjualan minyak goreng yang bersifat langka) dan sudah memiliki puluhan cabang seluruh dunia , ia orang nya baik tapi tidak di jam kantor seperti memiliki kepribadian ganda , walaupun begitu hida sangat menghormati bosnya , hida tepat depan ruangan pak bos ia mengetuk pintu dengan kalimat permisi bos ini saya hida, apa benar bos memanggil saya? bos nya pun mempersilahkan ia masuk , di dalam ruangan mereka duduk santai sambil minum teh dan membicarakan tentang klien yang dari Amerika itu , bos hida mengatakan bahwa kliennya mengira mereka adalah pasangan padahal itu hanya rumor yang sudah tersebar di seluruh bos bos di dunia , dengan kata lain mereka harus berpura-pura menjadi sepasang kekasih di depan kliennya bernama branei force sudah menjadi CEO selama 50thn di perusahaan yang bernama PU ( pusatnya perusahaan mempromosikan bisnis nya jika perusahaan ini mengambil ahli perusahaan akan menjadi lebih di kenal dan di percaya seluruh dunia ) ,
karyawan di kantor hida sudah tau bahwa itu hanya rumor saja antara hida dan bos mereka, mendengar ucapan bos nya hida tidak masalah selagi untuk kemajuan perusahaan apapun ia lakukan .
Setelah perbincangan mereka bos hida memperoleh kan hida pulang lebih awal untuk mempersiapkan baju yang ia akan kenakan Minggu depan, ia pun pulang dan langsung tiduran di kamarnya, dia sangat lelah , di saat hida menutup matanya wajah sataka loid muncul dengan senyuman yang terakhir kali ia lihat , Sata orang yang selama ini hida suka tapi tidak bisa ia dekati karena sata tidak menyukai nya, sudah bertahun tahun ia menyukai Sata teman masa kecilnya , dia pun kaget dan membuka matanya kembali , hida mengembuskan nafas nya dengan rasa sedih , ia sangat membenci untuk mengingat kembali yang pernah ia lihat 10thn yang lalu.
Kembali ke 10thn yang lalu sebelum hida memutuskan untuk bekerja di luar negeri
Menginjak umur 17thn ia masih SMA kelas 3 , sama dengan remaja lainnya yang jatuh cinta, hida jatuh hati pada teman kecilnya sekaligus tetangganya, Sata lebih tua 2 thn dari pada hida jadi umur Sata saat itu 19thn , hida tipe wanita yang terbuka,baik hati , cantik, berani dan pintar pastinya, sata mengetahui perasaan hida kepadanya setelah di beritahu kan hida sendiri , sata tidak merespon perkataan hida saat itu ,
ia hanya tersenyum mendengarnya, hidapun menjadi sangat yakin bahwa sata juga memiliki perasaan yang sama padanya.
Hida selalu membuktikan bahwa perasaannya itu benar adanya, dia memasak untuk sata dan sata menerima dan memakan masakan nya, ia selalu ada untuk sata, ia menganggu sata hingga sata memperlakukan nya seenaknya saja, ia kadang tidak merasa terganggu, kadang cuek dan kadang antusias terhadap hida, hida di buat bingung karenanya, hingga suatu hari hida pun sangat lelah, lelah kenapa perasaan nya tak kunjung di balas, sata terlalu jahat untuk hida namun bagi hida sata adalah orang yang spesial di hidupnya.
Karena lelah dengan respon sata kepadanya sehingga ia pun berhenti menganggu sata lagi, ia tidak pernah mengajak sata berbicara, bertemu satapun ia cuekin, di puncak di mana hida mulai tidak memiliki perasaan lagi pada sata, tiba tiba sata mendekati diri ke hida, mengajak hida jalan jalan, mentraktir nya makan, membeli kan kado, memberikan perhatian dan waktunya, yang membuat hida kembali yakin bahwa sata juga menyukainya,ia ingin membuat hida kembali menyukainya, hingga suatu hari .
Hida yang bosan di rumah dan memutuskan untuk jalan jalan menggunakan motor miliknya, mengelilingi kota , di awal terlihat seperti biasa orang orang sibuk dengan urusan mereka masing-masing, karena merasa sudah cukup jalan jalannya hidapun memutuskan untuk pulang saja ke rumah , di perjalanan pulang,
dari kejauhan ia melihat motor milik sata, hida senang dan berniat menemui sata , semakin dekat hida melihat sata duduk santai dengan baju berwarna merah dan celana cream panjang, tanpa ia sadari tepat samping sata ada wanita yang tertawa bersamanya, bercumbu mesra, hida yang melihat mereka dari kejauhan itu sangat terpuruk tak percaya dengan apa yang ia lihat , badan nya langsung lemes seketika, jantung rasa nya berhenti , nafas tak beraturan , pikiran kosong.
Dan jahatnya sata menyadari keberadaan hida , dia tidak sengaja menoleh kebelakang dan melihat hida yang melewatinya, saat ia menyadari hal itu dia langsung merangkul dan mencium kening wanita tersebut dengan senyuman tak bersalah nya.
Sata berhasil membuat hida frustasi, di rumah hida hanya bisa menangis merasa di khianati merasa tertipu merasa bodoh sudah mencintai pria seperti sata.
Hari kesatu hida terlihat murung dan tidak makan seharian ia hanya menangis di kamarnya,
Perasaan nya sangat sedih , ia tidak memiliki semangat hidup, mendengar lagu favorit yang pernah mereka dengar bersama yang membuat tangisan hida menjadi jadi, menangis tanpa suara, sudah berjam jam menangis ia mengantuk dan tertidur.
Hari kedua bangun bangun sudah terang , ia mencari hp nya untuk melihat yang sudah jam 02:2 , ia menghembuskan nafas dengan mata yang bengkak karena menangis seharian kemarin, ibu , ayah , dan saudara saudara nya bertanya ada apa dengan mata hida yang bengkak itu , ia pun menjawab bahwa film yang ia tonton sangat sedih jadi dia menangis karena itu, semua mengangguk percaya , ibu yang menyuruh hida mandi lalu makan ,raut wajah tidak bisa bohong ia berjalan menuju kamar mandi dengan wajah murung, orang di rumah nya hanya bisa diam tapi tidak tenang melihat hida yang ceria tiba tiba menjadi murung , ia menyalakan shower, ia menangis lagi mengingat jahatnya sata padanya, harusnya dari awal aku tidak terlalu berharap padamu sata, ucap hida berusaha menahan air matanya tapi tidak bisa air mata itu mengalir deras seperti air shower yang membasahinya , setelah mandi ia keluar dari kamar mandi dengan kaki yang berat, melewati ayah,ibu,adik,kakak yang sedang bersantai di ruang tamu sambil menonton tv, memakai baju dengan air mata yang mengalir , bahkan saat ia makan ia masih menangis tanpa suara.
Hari ketiga hida sudah tidak menangis lagi tapi ia masih sedih , mungkin air matanya sudah habis sehingga ia sedih tapi tidak mengeluarkan air mata, aku harus mengikhlaskan dan menerima kenyataan ini , aku harus jauh jauh dari dia , pertama tama aku harus menghapus semua tentang nya, walaupun melakukan hal itu sangat menyakitkan, ucap hida
Jika kau tidak memiliki perasaan padaku , lantas mengapa kau memberikan ku harapan ? apa kah itu membuat mu senang sudah mempermainkan perasaanku?
Itulah alasan hida memutuskan untuk bekerja di luar negeri agar dia bisa jauh dari masa lalu
dan melupakan sata yang manis tapi jahat.