Aku bukanlah anak indigo yang bisa melihat makhluk-makhluk aneh. Namun, suatu ketika takdir mempertemukan kami.
Waktu itu aku masih duduk dibangku Taman Kanak-kanak. Sama seperti anak-anak lainnya yang suka bermain, tertawa, nakal dan yaaa seperti yang kukatakan tadi bahwa tidak ada yang spesial dari diriku.
Biasa orang menyebut makhluk-makhluk aneh itu dengan sebutan hantu atau semacamnya. Sebenarnya aku tak percaya akan kehadiran mereka sampai aku benar-benar melihatnya sendiri dengan mata kepalaku.
Dan ternyata aku benar-benar melihatnya.
Tepatnya saat itu sekitar pukul 7 malam aku dan teman temanku sedang bermain petak umpet. Yaaa jangan kaget karena waktu itu bermain petak umpet di malam hari adalah hal yang wajar didesa kami. Justru malah makin seru.
Kami bermain hingga sekitar jam setengah 9 malam, orang tua ku menyuruhku untuk segera pulang dan tidur, karena besok harus sekolah. Tapi karena permainannya masih sangat seru akupun enggan untuk mengakhirinya. Akhirnya aku mengatakan kepada ibuku bahwa aku akan pulang sebentar lagi.
Setelah itu aku melanjutkan permainannya. Kebetulan waktu itu semua yang ngumpet berhasil ditemukan sama yang jaga. Jadi, untuk menentukan siapa yang jaga selanjutnya maka harus diacak.
Cara mengacaknya yaitu semua anak yang berhasil ditemukan harus berbaris secara acak dibelakang anak yang berjaga. Setelah itu, anak yang berjaga akan memilih barisan keberapakah yang akan berjaga selanjutnya dengan menutup mata.
Waktu itu mungkin ada sekitar 10 anak yang bermain. Jadi barisannya sangat panjang. Kebetulan aku barisan paling belakang sendiri.
Kebetulan juga disamping ku ada sebuah sumur tua yang dikelilingi banyak pohon pisang. Konon katanya sumur tua itu angker dan banyak tetangga yang pernah melihat hantu disana. Terlebih lagi sumur tua itu dikelilingi pohon pisang, yang katanya pohonya para hantu.
Entah hanya perasaanku atau memang semilir angin malam itu yang mebuat bulu kudukku merinding. Aku takut untuk melihat ke arah sumur tua itu, tapi aku ingin membuktikan perkataan tetanggaku. Apa benar sumur itu angker? Apa benar ada hantu disana?.
Karena pertanyaan-pertanyaan itu terus mengganggu pikiranku, akhirnya aku memberanikan diri untuk melihat sumur tua itu, dan DEG jantungku hampir mau copot.
Benar saja, ada sesosok makhluk seperti manusia atau mungkin seperti patung? Karena dia tidak begerak sama sekali hanya diam ditempat dan berdiri disamping sumur tua itu.
Aku tak dapat mengamatinya dengan jelas, karena area sumur tua itu gelap. Tapi yang pasti sosok itu memiliki banyak lubang-lubang ditubuhnya, mulai dari dada hingga kakinya. Apakah ini yang dinamakan sunder bolong? Pikirku, karena banyak sekali lubang ditubuhnya. Namun, sayangnya aku tak dapat melihat wajahnya dengan jelas, karena memang benar-benar gelap saat itu.
Aku sontak terkejut dan otomatis mengucek-ngucek mataku, mungkin setelah itu sosok itu akan menghilang. Namun ternyata sosok itu tetap ada disana. Lalu ku kucek-kucek mataku sekali lagi, mungkin aku hanya salah lihat. Tapi ternyata sosok itu memang benar-benar ada, dia tidak menghilang. Bahkan menurutku dia seperti menatapku tajam walaupun aku tak melihat wajahnya.
Aku semakin merasa merinding, ini pertama kalinya aku melihat hal seperti itu. Aku takut, bagaimana jika makhluk itu membuntuti ku sampai rumah.
Karena saking takutnya aku pun memutuskan untuk pulang. Aku berkata pada teman-teman ku
"aku udahan mainnya", itupun dengan berlari.
Kesalnya lagi mereka menganggap ku pulang tiba-tiba karena aku tidak mau jadi penjaga selanjutnya, padahal aku kan ketakutan.
***
Setelah sampai di rumah aku menceritakan apa yang aku lihat pada ayah dan ibuku sambil menangis ketakutan. Ibuku mencoba meyakinkanku bahwa aku hanya berimajinasi.Tapi aku yakin sekali bahwa itu bukanlah imajinasi melainkan benar-benar terjadi.
Setelah mencuci tangan dan kaki, ibuku menyuruhku untuk tidur, tapi aku takut tidur sendirian. Bagaimana jika tiba-tiba sosok itu ada di sampingku dan tidur bersamaku. Hiii membayangkannya saja membuatku merinding.
Akhirnya ibuku menemaniku untuk tidur. Untungnya tidak ada hal apapun yang mengganggu tidurku.
***
Keesokan paginya sebelum berangkat sekolah, aku memutuskan untuk menulis surat kepada sosok mengerikan itu, berharap dia akan membalasnya. Entah bagaimana aku bisa memikirkan hal semacam itu. Tapi aku tetap melakukannya.
Inti dari pesan yang aku tulis disurat itu adalah
"Hei, Sunder bolong pergilah kamu dari tempat ini karena tempat ini bukan rumahmu, tempatmu adalah di kuburan. Jadi, pergilah kamu dari tempat ini!. Jangan ganggu kami lagi."
Harap maklum ya, karena waktu itu aku masih kecil. Aku pikir kuburan itu memang tempat bagi makhluk-makhluk seperti itu😅.
***
Setelah surat itu siap aku menemui temanku untuk aku ajak ke sumur tua itu, karena aku tidak berani ketempat itu sendirian. Aku takut jika sunder bolong itu masih ada disana.
Aku tidak mengajak ibu atau ayahku, karena aku yakin mereka tak akan mau menemaniku sebab mereka pikir aku ini aneh dan ada-ada saja.
Sebelumnya temanku sempat tidak mengerti dengan apa yang ingin aku lakukan. Namun, setelah aku menceritakan semuanya diapun mau menemaniku.
Untungnya sunder bolong itu tidak menampakkan dirinya, entah pergi kemana dia. Tapi, aku tetap meletakkan suratku didekat sunder bolong itu berdiri kemarin malam. Tidak lupa aku meletakkan batu diatas surat itu agar tidak terbang terbawa angin.
Setelah itu, aku dan temanku berlari meninggalkan tempat itu. Aku pun pergi ke sekolah.
***
Setelah pulang sekolah, aku dan temanku kembali lagi ke sumur tua itu untuk melihat apakah surat ku sudah dibalas oleh sunder bolong itu??. Benar-benar konyol.
Namun, sangat tidak terduga. Ternyata surat yang aku letakkan tadi pagi telah berlubang-lubang dibagian tengahnya. Aku yakin ini bukan disobek atau semacamnya, karena bagian pinggir dari surat itu masih rapi, hanya bagian tengahnya saja yang berlubang.
Pasti ini cara sunder bolong itu membalas suratku, semoga saja dia mau pergi dari sini, pikirku.
Setelah melihat surat yang berlubang itu aku dan temanku langsung lari terbirit-birit meninggalkan tempat dan surat itu.
***
Malamnya aku memberanikan diri untuk melihat sumur tua itu, memastikan apakah makhluk itu masih ada disana atau benar-benar sudah pergi ke kuburan, setelah mendapat surat dariku.
Ternyata makhluk itu sudah tidak ada disana. Aku benar-benar lega, semoga saja dia tidak akan pernah kembali lagi kesini, aamiin.
***
Itulah kisah pertama kaliku melihat hal mistis dan sampai sekarang aku masih ketakutan jika memikirkannya.
INI BENAR-BENAR NYATA!!!!!!.
Bagaimana dengan kisah teman-teman
Bertemu 👻👻👻???