Dimalam hari, pukul 12 malam. tepat di sebuah gedung.. Xinqin mulai melakukan pekerjaannya. Xinqin mulai berlari pelan, sambil mengintai. Dan di waktu yg sama, *Srakkk* suara tebasan terdengar. Xinqin berdiri dengan memegang sebuah pisau yang berlumuran darah, dan hanya tersenyum. di gelapnya malam, mata merahnya bersinar terang bagai ruby.... tidak heran dia dijuluki *IBLIS BERMATA MERAH*...
Skip>
"hah.. lelah... nanti setelah pulang aku akan langsung mandi terus tidur.." kata Xinqin yg sedang berlumuran darah. setelah selesai melakukan pekerjaannya.. ia mulai menggunakan jasnya dan keluar dari gedung tersebut. ditengah perjalanan terlihat seseorang yg mengintai nya melalui CCTV. orang yg mengintainya tidak lain adalah musuh Xinqin. orang itu terus tersenyum sambil memandangi layar komputernya.
Esok harinya, dirumah Xinqin.
"Hari ini adalah hari sabtu.. setiap hari sabtu dan minggu.. kampus ku libur. karena sudah 5 hari aku mengerjakan skripsi...hari ini aku akan pergi berlibur bersama Qiu..."
"Qinqin!! ayo naik! " ajak Qiu pada Xinqin untuk manaiki mobilnya. "iya..iya... nggak usah teriak teriak..." jawab Xinqin dengan malu karena dilihat banyak orang.
Skip>
Dimobil. "Hei Qinqin.. kamu aja ya yg nyetir..."pinta Qiu "ehh.. yaudah deh..." jawab Xinqin dengan terpaksa. mereka pun berganti tempat duduk. "hei Qiu.. kita mau kemana dulu ?..." "emm.. ke museum K-pop dulu yuk! >~< " "heh ?.. iya deh .... terserah kamu aja..." mereka berdua pun mulai berangkat ke tempat tujuan.
di tengah perjalanan.. mereka berdua berbincang bincang tentang masa lalu mereka.. namun tiba tiba!.. Brukkkkk "Kyaaa" teriak mereka berdua.
~~~~~Bersambung~~~~~