suatu hari ada anak yang bernama Herik yang berumur 10 tahun mempunyai 1 kakak laki laki yang berumur 12 tahun, 1 adik laki laki yang berumur 9 tahun, dan 1 adik perempuan 7 tahun. Herik adalah anak yang rajin, pintar, baik, dan penurut. berbeda dengan semua saudaranya. semua saudaranya memiliki sifat malas, tidak pintar dengan kata lain sangat berbeda dengan herik. Namun, herik malah jadi anak yang sangat di benci sama orang tuanya dan saudaranya. orang tua herik membenci herik karena herik mukanya sangat nganteng dan mirip sekali dengan pamanya yang sudah meninggal. orang tua herik tidak suka sama pamannya herik tersebut karena paman nya tersebut pernah mau meperkosa ibu herik. kalau saudarah herik benci sama herik karena herik pintar, ganteng dengan kata lain mereka benci herik karena herik di banyak bidang.
herik sering di suruh ini, di suruh itu. namun, berbeda dengan saudaranya. orang tua tersebut sangat memanjain mereka. namun herik tidak pernah nuntut. herik selalu tau bahwa ada hari di mana dia akan di manjain seperti saudara saudaranya.
Herik serik membersihkan rumah, mencucu piring. suatu hari herik terlambat pulang sekolah karena ada pelajaran tambahan. Namun, ibunya gak terima karena herik balik terlambat. lalu ibunya mengambil sapu dan memukul herik. herik meminta ampun sambil menangis kesakita. namun, ibunya tak mempedulikan namun malah memukul herik tambah kuat hingga sapu tersebut patah.
orang tuanya berkata " awas aja kalau terlambat pulang lagi, mati kau kubuat"
herik pun mejawab " i....i... i.. iya bu huhuh" nangis tesedan sedan dan ketakutan.
ibunya pergi herik hanya menangis kesakitan. lalu herik pergi ke kamarnya. lalu menangis lagi. karena terlalu lama menangis herik tertidur. herik bermimpi kalau orang tuanya sedang memanjakan dia dan saudaranya bersikap baik kepada nya. saat bermimpi indah herik di panggil sama ibunya untuk membersihkan rumah dan cuci piring. sontak herik terbangun dan berkata
"suatu hari pasti aku bakal di sayang dan dimanjakan sama keluarga ku" herik bergumam
herik pun pergi membersihkan rumah dan cucu piring. setelah membersihakan rumah dan cuci herik mandi. setelah mandi herik balik ke kamar dan belajar. tiba tiba saudaranya datang dan bertanya
"herik siapa yang yang paling ganteng atau cantik diantara kami" tanya adik laki laki nya tanpa memanggill kakak
"pasti aku kan" kata kakak herik
" bukan pasti aku" kata adik perempuan herik
"jangan bilang semuanya cantik dan ganteng harus pilih satu" kata adik laki laki nya herik
herik pun bingung mau jawab apa karena kalau dia menjawab maka ada yang sedih. herik pun berkata
"aku gak bisa bedain kalian yang mana paliang ganteng dan cantik, perkiraan aku wajah kalian sama" jawab herik
saudara herik tidak terima dengan jawaban herik lalu memukul herik
"bilang aja kalau kami semua jelek" kata kakak nya
"iya, mentang mentang kau ganteng" kata adik laki laki nya
"iya" kata adik perempuannya karena setuju denga perkataan tersebut
mereka memukul herik namun herik merasa biasa saja karena dia merasa kalau pukulan saudaranya tidak terlalu sakit dan dia mengangap pukulan saudaranya itu sebagai menggusap bedan nya. karena saudaranya cepek memukul herik mereka pun pergi. herik merasa kalau ini adalah awal untuk mendapatkan kasih sayang keluarganya. walau pun sangat berat. herik pun balik belajar. lalu jam menunjukkan pukul 18:45 yang artinya sebentar lagi ayah nya pulang. herik pun pergi keluar untuk menunggu ayah nya pulang lalu menyambutnya. lalu ayahnya pun pulang. herik langsung membuka pintu dan memeluk ayahnya namun ayah nya malah memukul herik sampai jatuh.
"jangan pernah memeluk aku lagi, karena aku jijik sama kau" kata ayahnya
"baik ayah aku gak bakal meluk ayah lagi" dengan tersenyum herik menjawab.
waktu makan bersama pun tiba karena ayah nya sudah pulang. semua keluarganya duduk di kursi dan memakan daging ayam, sayuran, nasi dan lalapan. berbeda dengan herik dia duduk di lantai dan di kasih makan nasih putih dan daun ubi. herik pun melihat mereka memakan ayam dan dergiur. namu herik cuman berkata dalam hati
" suatu saat nanti aku bakal makan di tempat yang sama dan memakan makanan yang enak bersama mereka" berkata dalam hari dengan memakan makanannya sambil tersenyum.
saat selesai makan herik langsung memcuci piring. pada saat memcuci piring herik melihat ada ada sisa ayam yang cuman sisa tulang. karena herik pengen memakan ayam dia memakan tulang ayam tersebut dengan senang dan yakin dia akan memakan ayam yang besar. setelah mencuci piring herik pergi ke ruang keluarga dan ikut menonton tv. namun orang tuanya malah menyuruhnya pergi dan mendang herik. namun herik tidak berkucil hati. dia balik ke kamarnya dan langsung tidur.
pagi hari pun tiba herik langsung bangun pagi dan membangun kan orang tuanya dari pintu. orang tuanya bangun dan langsung membuat sarapan. herik langsung mandi dan pergi ke sekolah. herik pun langsung pergi ke sekolah karena dia tau kalau sarapan tersebut tidak ada jatah di sekolah.
saat di sekolah herik belajar dengan rajin, tapi di terlihat lemas dan lesu karena tidak sarapan. guru melihat herik dan memangkil herik ke daoan kelas dan bertanya.
"kamu kenapa herik kok lemas dan lesu, apa kamu sakit" tanya guru karena khawatir
"enggak apa apa kok buk. saya cuman gak sarapan aja" jawab herik
"kamu ada uang untuk makankan?.. " tanya guru lagi. namun herik cuman diam. melihat herik cuman diam guru langsung memberi uang
"ini untuk kamu, jangan di tolak kalau di tolak kamu bakal saya buat gak naik kelas" kata guru tersebut
"baik bu guru. saya tau kalau ibu guru gak bakal buat saya tinggal kelas karena nilai saya bagus. ibu hanya mau supaya saya menerima uang inikan. terima kasih ya buk" herik berkata sambil senyum dan herik langsung balik ke tempat duduknya
"anak yang dewasa. tapi kenapa orang tuanya membedakan herik dan membenci nya sedangkan anak nya yang lain hanya pemalas tapi orang tuanya memanjakan mereka. sunggu aneh" dalam hari guru tersebut
keluar main pun tiba herik membeli makan dengan uang yang di berikan guru tersebut namun kakak laki laki nya melihat dia makan dan langsung merebut makanan herik. namun herik cuman diam dan langsung ke kelas. namun guru yang memberi uang kepada herik melihat kejadian itu dan langsung memamggil herik.
"herik sini ikut ibu guru" kata guru tersebut
herik pun ikut guru tersebut dan membawa herik ke kantin dan membelikan makan untuk herik
"maaf buk saya sudah makan tadi, kan ibu sudah ngasih uang ke saya dan saya sudah membelanjakan uang terebut untuk membeli makanan" herik berkata dengan sungkan
" iya kamu membelanjakan uang itu untuk membeli makanan, namun makan yang kamu beli bukan kamu yang makan" guru berkata dengan senyum
"makasih ya ibu guru" kata herik
setelah makan selesai herik pun kembali ke kelas dan lanjut belajar lagi. saat pulang pun tiba. herik langsung pulang dengan cepat karena takut kena marah. saat herik sampai di rumah, herik langsung membersihkan rumah dan mencuci piring. setelah selesai mengerjakan tugas tersebut herik langsung mandi dan belajar. saat belajar orang tua dan karabat ibu nya datang kerumah. mendengar kata kata itu herik langsung keluar dan memeluk nenek nya. hanya kakek dan nenek nya sangat sayang dengan herik karena dia tau kalau herik di benci sama keluarga nya sendiri. dan nenek nya memberi uang 200 ribu ke herik untuk jajan. melihat itu saudara herik cemburu dan meminta uang dengan nenek nya juga namun, uang yang di kasih dengan nenek nya hanya 2 ribu. ibu herik melihat kejadian itu sangat kesal tapi dia menahan emosi karena ada nenek dan kakek yang melindungi herik. tujuan orang tua dan kerabat ibunya datang adalah untuk ngumpul di rumah orang tuanya dan mengadakan ulang tahun ibunya (nenek). dan ibu herik bilang akan datang
lalu orang tua dan kerabat ibunya herik pulang pada saat itu ayah herik sudah pulang. saat mereka semua sudah pulang herik langsung ke kamar dengan senang karena di kasih uang sama nenek nya untuk jajan. namun ibunya herik langsung ke kamar herik dan meminta uang yang di kasih nenek. herik awalnya tidak mau mengasih tetapi ibunya memukul herik hingga herik terpaksa mengasih uang tersebut. tapi ibunya herik malah membagikan uangnya ke saudara herik. dan herik di larang untuk makan malam.
herik menangis dan mulai tertidur. pada saat tertidur herik terbangun karena lapar dan perutnya masuk angin. herik langsung kedapur untuk melihat apakah masih ada makanan atau tidak. namun makanan sudah tidak ada lagi. herik balik lagi ke kamarnya dan saat sedang berbaring karena kesakitan ada seorang pria dengan baju hitam yang tiba tiba ada di dalam kamar.
" oom siapa?.. kenapa ada di kamar aku?.. " tanya herik
"nak oom adalah malaikat maut yang akan membawamu ke surga" jawab malaikat maut tersebut.
"jadi oom malaikat maut. emang surga itu kayak apa om. apakah di surga aku bisa makan enak " tanya herik
"surga adalah tempat yang indah, banyak hal indah yang ada di dunia ini tapi, keindahan itu tidak ada apa apa nya di bandingkan surga" jawab malaikat maut tersebut
"jadi surga itu tempat yang dindah dan mengasikkan sama seperti buku yang aku baca. aku mau pergi ke sana. tapi om, bisa gak om bawak aku ke sana besok aja setelah aku pergi ke rumah nenek kakek dan main sama nenek dan kakek" tanya herik lagi
"bisa nak, nanti oom akan datang lagi" jawab malaikat maut tersebut
setelah malaikat maut tersebut pergi herik tidak sakit lagi dan tidak merasa lapar lagi.
"wah ke surga, aku gak sabar. kata om tadi surga itu mengasikkan dan indah. surga, surga aku besok pergi ke surga" herik bergumam sendiri
herik tidak tau kalau surga adalah tempat orang yang sudah mati. di cuman membaca buku tentang surga saat sekolah. yang dia tau surga hanyalah tempat yang mengasikkan dan indah tanpa tau kalau dia tidak bisa ketemu lagi sama keluarganya.
besok pun tiba herik dan keluarganya pun siap siap untuk pergi ke ruman nenek dan kakek nya. mereka naik mobil, ayah dan ibu herik duduk di kursi depan, saudarah herik duduk di kursi belakang dan herik duduk di bagasi mobil bersama dengan tumpukan barang. herij tidak merasa sedih tapi malahan di merasa senang karena dia bakal bermain sama nenek dan kakek lalu di bisa pergi ke surga.
sampai nya di rumah nenek dan kakek. mereka pun mereyakan ulang tahun nenek dan saat selesai acara mereka main sesama mereka. sudarah kandungan dan saudara sepupu herik punya hp android sedangkan herik mempunyai hp ketik (hp pencit). karena melihat perbedaan hp yang di milikinya dengan saudarah kandungan dan sepupunya sangat berbeda jauh, jadi di gak mau mengeluarin hpnya karena malu. karena herik gak punya hp android herik ingin melihat saudaranya bermain game. tapi pada saat ingin melihat saudaranya bermain hp herik malah di usir dan di tendang sampai jungkir balik. herik merasa sedih dan kakek melihat kejadian tersebut. kakek membawa herik pergi ke kamarnya. saat di kamar juga ada nenek
"herik gak punya hp ya?.." tanya kakek
"punya kek, ini" jawab herik sambil menunjukin hp ketiknya.
"kakek sama nenek mau lihat aku main game ular gak" tanya herik
"iya cu kakek sama nenek mau lihat" jawab kakek
herik merasa senang karena masih ada orang yang mau melihat dia main hp jadul nya itu
" nah nek, kek, kalau tegigit ekornya maka ular nya mati hehehehe" herik senang sambil tersenyum
nenek dengan kakek nya merasa sedih dan nangis melihat herik dengan kondisi seperti ini. dan rdapatlah niat untuk membelikan cucu nya ini hp android dengan tabungan nya.
"cucu nenek yang ganteng, tunggu di sini ya. nenek sama kakek mau pergi sebentar " kata nenek
"iya nek. aku akan tunggu nenek sama kakek di sini" jawab herik
kakek dan nenek pun pergi tanpa mengasih tahu kalau mereka pergi ingin membeli hp. nenek dan kakek nya ingin membuat ini sebagai kejutan untuk cucu nya. saat di kamar herik sendirian. namun malaikat maut datang
" kita harus pergi sekarang karena tidak ada waktu lagi" kata malaikat maut tersebut
"baik om, tapi tunggu nenek sama kakek pulang ya" jawab herik
"baik nak" kata malaikat maut tersebut
sudah beberapa saat nenek dan kakek pulang dengan membawa hp. tapi malah melihat herik yang lagi bermain di jalan sendirian.
"kok herik main di sini, kan sudah nenek suruh tunggu di kamar" kata nenek
" gak apa apa nek. di kamar bosan" jawab herik
"lihat nenek sama kakek bawak apa" kata kakek sambil menyodorkan hp
" wah hp. maksaih yang nenek kakek" sambil memeluk nenek dan kakek nya
"oh iya nek kita foto dulu ya" herik bertanya
" iya ayo cu. kita foto" jawab kakek dengan senang.
mereka pun berfoto bareng di jalan tersebut dan mengambil beberapa foto.
" oh iya nek, kek aku tadi mau beli jajan. jadi kakek sama nenek duluan aja ke kamar nya" kata herik
"iya cu. hati hati yaa" jawab nenek
"iya nek, kek" kata herik
kemudian nenek dan kakek nya pergi masuk kamar. saat masuk kamar betapa terkejutnya mereka merdua melihat cucu nya (herik) ada di kasur sedang berbaring dengan damai. sontak kakek dan nenek tersebut terkejut dan bertanya siapa yang dia temui saat di jalan tadi. karena penasaran mereka membangukan herik, namun herik tak kunjung bangun. setelah di periksa ternyata herik sudah meninggal dunia. nenek dan kakek nya terkejut dan berteriak dan memanggil semua orang yang ada di rumah sambil menangis.
orang orang pun datang. kakek dan nenek menjelasan bahwa herik telah meninggal dunia. lalu salah satu paman herik melihat ada surat di sampin herik. yang bertulis
untuk nenek dan kakek
terima kasih ya nenek dan kakek sudah bermain bersama aku pada saat aku mau pergi. kata oom malaikat maut bilang suruh tinggalkan surat soalnya, saat sudah pergi gak bisa ketemu sama keluarga lagi. mendengar itu aku gak mau pergi tapi, oom malaikat maut bilang sudah gak ada hal yang perlu aku lakukan lagi di dunia ini. kalau nenek sama kakek mau lihat buku harian aku ada di bawah kasur. kalau bisa bacanya sama keluarga aku ya >_<
kakek menyuruh satu orang untuk mengambil buku harian herik. dan ayah dan ibu herik lah yang mengambil buku tersebut. saat sampai di rumah mereka langsung membuka kamar herik mengambil buku harian herik. lalu mereka berdua membaca buku tersebut terlebih dahulu. dan isi buku harian herik
siapa yang buka buku harian aku.
ingat membuka buku harian seseorang itu pelanggaran .
jangam di buka lagi ya.
tanggal 12 september 2018
aku kena marah ibu dan di pukul karena mecahin piring. aku enggak perotes karena aku tau kalau aku salah.
aku tau pasti suatu hari nanti keluargaku akan memanjakan aku.
tanggal 15 september 2018
aku kena marah ibu karena lupa ngepel lantai, aku di pukulin dan aku enggak perotes karena aku tau kalau aku salah.
aku tau pasti suatu hari nanti keluargaku akan memanjakan aku.
tanggal 16 september 2018
aku kena marah ayah karena memakai pena nya dan aku dipukul. aku enggak perotes karena aku tau kalau aku salah.
aku tau pasti suatu hari nanti keluargaku akan memanjakan aku.
di buku harian herik hanya tertulis saat dia kena marah orang tuanya dan selalu ada kalimat
"aku enggak perotes karena aku tau kalau aku salah. aku tau pasti suatu hari nanti keluargaku akan memanjakan aku."
namun di bagian terakhir tertulis
tanggal 7 oktober 2020
aku sudah mati saat nulis buku harian ini. jadi siapa yang membacanya jangan terkejut yaa. aku cuman mau ngasih tau kalau hari di mana aku bakal di sayang dan di manja sama keluarga itu cuman khayalan aku saja. aku tidak tau kenapa keluargaku tidak mau menerima aku. padahal aku rajin, pintar, penurut, dan ganteng (mungkin hehe). sekarang aku tau kalau aku adalah anak yang tidak harus ada di dunia ini. mangkanya orang tua aku selalu memarahin aku dan benci aku. tetapi aku pengen sekali di manja dan di sayang sama orang tua ku. tapi enggak bisa heheh. terima kasih ya sudah baca semua buku harian ku.
oh iya. karena kalian sudah baca buku harian ku hukumannya harus memcium buku ini yaa.
membaca buku harian herik membuat kedua orang tuanya memangis dan menyesal. karena membenci anaknya hanya karena mempunyai wajah yang mirip dengan orang yang dia benci.
"herik kembali nak ibu sama ayah akan memanjakan mu sampai kamu puas ibu janji, barulah herik boleh pergi huhuhuhuhu" ibu herik menangis sampai memanggil herik.
kemudian mereka balik ke rumah ke rumah orang tua (kakek dan nenek) dan memberi buku tersebut. setalah membaca buku tersebut mereka semua menangis tesedu sedu.
UNTUK APA MENYESALIN KEJADIAN YANG TELAH TERJADI. SELAGI MEREKA MASIH HIDUP BAHAGIA KAN LAH MEREKA KARENA KITA TIDAK TAU KAPAN AJAL MENJEMPUT