Aku gadis pintar yang salah tempat, sering di anggap bodoh dan tidak tahu apa-apa, karena sudah merasa nyaman ya aku iyakan saja apa kata orang. Aku merubah penampilan ku dengan rambut yang di warnai sebahu, tak begitu modis, dan tertutup rapat di keseharian ku tanpa orang tahu siapa aku sebenarnya.
Hingga suatu hari aku merasa bosan dengan penampilan ku yang begini saja. Aku mulai belanja online mencukupi semua makeup dan pakaian ala-ala Korea. Dan Semua orang tercengang melihat ku.
"Itu Seva?." Tetangga
"Iya, kok bisa ya dia cantik banget padahal kan gak pernah ngelihat dia dandan." tetangga 2.
Mulai menggosipkan ku dengan apa yang ku pakai sekarang, ada yang iri hati ada yang dengki dan ada yang tukang gibah.
"Baru tahu orang di sekitar kayak gini." ucap ku.
Tak sampai di situ, ada acara pemilihan dance cover sekitar tempat ku berada. Aku memang tak begitu mahir tapi sedikit bisa.
"Baik siapa lagi di sini yang mau daftar dance cover?." MC acara
"Sev ikut tuh kamu kan bisa.!" Teman ku
"Ah enggak.!" aku
"mana mungkin cewek cupu gitu bisa dance, ha ha mimpi kali." musuh
"Ya sudah kita buktikan." aku
Berjalan menuju pendaftaran dan berjalan mulus, aku memenangkan dance cover tersebut.
"Gila, diam-diam berbakat juga." Dengan geram saingan ku
Hingga yang paling akhir memang begitu tak terlihat, memang sering di rumah aku mengaji.
"Pengajian hari ini Seva boleh di pandu." pa ustad
"maaf pak, kayaknya Seva ga bisa deh." saingan
"Boleh pak, sekalian saya belajar." aku
"Yakin kamu, tar bikin malu sendiri, he he." saingan
"Kita coba saja." aku
Aku buktikan semua kemampuan ku, aku bosan di remehkan, hingga orang tidak memandang orang yang kurang paham, siapa yang sebenarnya yang tak punya talenta dan siapa yang menanggap kita rendah akan terlihat di sana, asal jangan sombong.
So so there is no human without talent.