Aku Rachael Anatha, saat ini aku berada di museum untuk mengerjakan tugas dari guru. kami din suruh untuk memotret dan mencatat apa yang ada di museum. Aku tidak sendirian, aku bersama temanku.
"Jes, gue mau ke toilet dulu y, kebelet." Kata Rachael dengan membawa kamera nya.
" Iya, jangan sampai tersesat nanti jadi anak ilang lu wkwkwk." Kata jesica sambil tertawa
"Dih, gak mungkin gue tersesat. tinggal tanya petugas nya." Kata Rachael mencibir.
"pokoknya hati" aja lah. " jessica
Setelah itu Rachael pun menuju ke petugas untuk bertanya.
"Permisi pak, saya mau nanya. Toilet nya di sebelah mana ya?. " Kata Rachael dengan sopan karena petugas itu lebih tua darinya.
"Kamu lurus terus belok dan nanti kamu bakal lihat gudang terus di sebelah nya itu toilet. " Petugas
"Terimkasih pak , kalo gitu saya duluan permisi. " Kata Rachael.
"Sama-sama" kata pak petugas keamanan dengan tersenyum
Setelah itu Rachael pun menuruti intruksi pak petugas keamanan. Dan akhirnya dia menemukan toiletnya. Kemudian dia masuk.
Setelah 10 menit kemudian... Rachael pun keluar. Awalnya dia ingin pergi setelah itu, akan tetapi dia mendengar sebuah suara yang tidak terlalu jelas.
Duk!! duk!! Tolong saya!
"Suara siapa tuh? Kok suaranya dari gudang. " Rachael.
Tolong! Please! Keluarkan saya!
"Pendengar gue gak salah kan? Itu suara orang. " Rachael.
"Periksa apa gak yahh. " Dengan keras berfikir dirinya memutuskan untuk masuk ke dalam gudang dengan berhati " karena bisa saja itu jebakan pikirnya.
••
Dirinya pun masuk ke dalam gudang dan melihat banyak sekali lukisan yang sudah berdebu di sana. Mungkin saja lukisan" itu sudah di buang.
"Wow! So perfect" Rachael mengagumi lukisan "di sana beberapa saat.. Tapi setelah itu dia kembali kepada tujuan utama nya untuk memeriksa siapa yang berteriak.
" Halo? Siapa yang berteriak tadi?? " Rachael dengan sedikit keras suaranya.
"Aku di sini! "-
Rachael pun menengok ke arah suara akan tetapi tidak ada siapapun kecuali lukisan.
" Dimana? Jangan mengajakku bermain'. " Menjawab dengan bulu kuduk yang tiba' berdiri akibat merinding.
"lukisan di depan mu! " Kesal.
"Hah... Jangan bercanda." Setelah beberapa menit kemudian dia tersadar. "Eh astaga !!? S-setan. " seketika tubuhnya bergetar .. Dirinya ingin berlari keluar akan tetapi dirinya seperti ter hipnotis oleh sesuatu.
"Diam, bantu aku keluar dari sini. aku bukan setan."
Katanya dengan lembut.
"Apa yang harus ku lakukan untuk membebaskan mu?. " Kata Rachael
"Sentuh diriku, my dear wife's future" katanya -
Rachael pun menyentuh lukisan itu dan membersihkan nya.. Tiba" cahaya yang sangat terang menyilaukan mata.. Dan
Brukk! Seseorang tiba" memeluk Rachael dan terjatuh ke lantai dan laki" itu menatap nya dengan lembut.. Dan berkata.. "Terimakasih telah membebaskan ku, aku akan menepati janji ku untuk menikahi mu sayangku. "
RACHAEL!!
Rachael yang di panggil oleh jessica dengan teriakan keras itupun langsung sadar dari hipnotis.
"L-lo siapa!!?. " kata Rachael dengan penuh bertanya tanya.
"Calon suamimu yang berasal dari lukisan, Na jaemin. " Kata nya dengan tatapan yang dari tadi terlihat lembut dan tidak ada tanda" bahaya.
"Sorry yah! tapi gue gak punya calon suami dan gue masih singel dari lahir!. " Cibir Rachael kepada Na jaemin.
"Oh iyahkah? akan tetapi sebentar lagi setelah kita menikah kamu tidak lagi singel. " kata Na jaemin dengan polos.
•••••••••••••••••••••••••••• •••••••••••••••••••••••••••••••••
Hey guys welcome semoga suka, tinggal kan like,coment. Jika tidak suka langsung minggat..