Lucas merasa mual. Ia segera berlari menuju wastafel. ~ Apa aku salah makan? Kenapa dari tadi aku merasa mual?
"Dokter ... Saatnya pemeriksaan pasien." Suster memberitahu Lucas. Setiap pagi Lucas memang rutin memeriksa pasien rawat inap.
Di kamar pasien Lucas merasa mual. Ia langsung menuju ke kamar mandi. ~ Aku nggak boleh sakit. Aku itu dokter yang mengobati orang sakit. Masa aku sakit?
Lucas lalu meminta dokter lain menggantikan dirinya. Ia merasa lemas. Ia pulang ke rumah untuk beristirahat.
Di rumah Hana merasa khawatir melihat suaminya. Sejak mereka menikah Lucas jarang sakit.
Mama Lucas, mertua Hana datang untuk melihat putra, menantu dan cucu-cucunya. Ia melihat gejala Lucas yang mirip morning sickness.
"Apa mungkin Hana hamil?" Lucy bertanya.
"Nggak mungkin, Ma. Kami selalu pakai pengaman saat ..." Hana sudah tidak ingin punya anak lagi. Baginya sudah cukup empat anak.
Hana dan Lucas saling berpandangan. Mereka sadar. Ada satu kali mereka terburu-buru dan pengaman mereka bocor.
Apa betul yang mama katakan? ~ Hana mengambil test pack dari laci dan menuju ke kamar mandi. Setelah beberapa saat hasilnya terlihat. Ada dua garis di test pack itu. Hana hamil.