disebuah kota tinggallah sebuah sepasang suami istri yang harmonis, mereka mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Aurora,Aurora berumur 7thn,tapi Aurora tewas akibat pembunuhan yang menimpa keluarga nya namun hanya dia yang menjadi korban karena melindungi ibu nya yg hampir ditusuk oleh para perampok.
KEJADIAN ITU BERMULA PADA..
Suatu hari ayah Aurora mendapat panggilan bahwa pekerjaan ia dipindahkan keluar kota untuk sementara waktu,akhirnya dengan berat hati ia pun memberi tahukan itu kepada istri dan anak nya.
"bund, pekerjaan ayah dipindah keluar kota untuk sementara waktu,bunda gak apa apa kan ayah tinggal sebentar keluar kota?"ucap ayah Aurora sambil mengelus rambut ibu Aurora, "boleh kok yah,tapi hati-hati yaa kalo dah nyampe sana,kabari bunda okeyy.."kata ibu Aurora sambil tersenyum, mendengar hal itu putra pun memeluk istri tercinta nya itu,ia juga tidak lupa berpamitan dengan Aurora,anak tersayang nya itu, setelah berpamitan putra pun bersiap siap lalu berangkat tidak lupa ia mengecup pipi anak nya dan kening istrinya, lalu ia berangkat menggunakan mobil.
Aurora dan ibunda Aurora tidak ikut keluar kota bersama ayah Aurora karena ibunda Aurora sedang mengandung adik Aurora,Aurora pula tidak ikut karena ia masih terlalu kecil untuk ikut perjalanan jauh.
Ibu Aurora dan Aurora pun beranjak dan pergi masuk kedalam rumah.
"nak lagi ngapain?"tanya ibu Aurora kepada Aurora, "menggambar Bun.."ucap Aurora,Aurora pun memberikan gambar nya untuk dilihat oleh ibu nya itu.
"Wah,gambar mu keren nak,bentar lagi bunda mw masak,kamu pingin makan apa hari ini?" tanya ibu Aurora lagi, "terserah bunda,soalnya semua masakan bunda paling enak, aku juga suka semua masakan bunda.."ucap Aurora.
Setelah selesai makan Aurora pun disuruh istirahat di kamar dan belajar.
"kan udah kenyang nih,sana istirahat lalu belajar bentar,terus tidur yaa.."ucap ibu Aurora sambil tertawa kecil melihat tingkah Aurora yang rebahan di sofa ruang tamu.
"iyaa Bun.."ucap Aurora juga sambil tertawa lalu beranjak dan pergi ke kamar nya.
Setelah belajar Aurora pun tidur.
Namun setelah beberapa hari putra berangkat,dimalam hari nya ibu Aurora terbangun karena mendengar ke ributan dari arah lantai satu,ibu Aurora pun bergegas turun untuk melihat apakah ada orang yang masuk.
Setelah tiba dilantai satu,ibu Aurora di kejutkan dengan 5 orang perampok yang sedang mengambil barang di rumah nya.
"hey siapa kamu"ucap salah satu perampok,"lu yg siapa, maling di rumah orang"jawab ibu Aurora.
"jangan bergerak,nanti anda akan saya tusuk"ucap salah satu perampok.
Mendengar kericuhan itu Aurora pun terbangun dan tidak melihat ibu nya di sebelah nya.
"lahh?!,bunda kemana yaa?"kata Aurora dalam hati nya ia pun bergegas ke lantai satu ia melihat ibunda tersayang nya bersama 5 orang perampok di dalam kegelapan malam dan tanpa Cahaya lampu sedikit pun,, tiba2 ibu Aurora pun ingin ditusuk oleh salah satu perampok,Aurora yang melihat itu pun berlari dan memeluk ibunda hingga akhir nya Aurora lah yang terkena benda tajam itu,karena benda tajam yang di gunakan sangat besar, lubang luka Aurora pun juga besar.
Ibu Aurora yang melihat itu pun histeris,perampok yang melihat itu pun pergi meninggalkan kedua nya.
"nak,bangun ayoo bunda bawa kamu ke rumah sakit.."ucap ibu Aurora sambil menangis dan memeluk Aurora,Aurora pun matanya terbuka dan berkata"bunda sama adek gak papa kan?,,Aurora gak papa kok nanti Aurora bales orang yang ganggu bunda sama adek,Aurora akan selalu bareng sama bunda"ucap Aurora untuk terakhir kali nya,Aurora pun meninggal ditempat.
Ibu Aurora pun menelpon suami nya itu dan mengatakan atas kematian Aurora,ayah Aurora yang mendengar itu pun syok dan menangis.
"ayaahhh,,ayah pulang sinii,,Aurora yaahhh"ucap ibu Aurora sambil menangis,"kenapa Aurora bunda?.." tanya ayah Aurora
Ibu Aurora pun menceritakan tentang bagaimana Aurora menyelamatkan ibunda nya tercinta dan adik yang berada di dalam perut ibu nya.
Mendengar cerita istri nya itu ayah Aurora pun menangis dan langsung pergi untuk pulang ke rumah nya sendiri.
BERJAM JAM KEMUDIAN
Ayah Aurora pun sampai di rumah nya kini telah banyak orang yang datang kerumah nya itu,ayah Aurora pun menghampiri mayat anak nya itu yang akan segera dikubur kan.
"nakkk,,maaf kan ayahh yaa,,tidak bisa menjaga mu.."ucap ayah Aurora sambil agak terisak.
Setelah kematian Aurora tidak ada tanda-tanda kejadian aneh namun beberapa hari setelah itu baru muncul lah banyak sekali kejadian Yang sangat janggal dan aneh.
Ibu Aurora masih belum bisa menerima kepergian Aurora,karena ditinggal putri tercinta nya itupun masih ia msh bersedih ayah Aurora pun juga sebenarnya masih bersedih dan merindukan tertawa,dan bersenda gurau bersama putri kecilnya itu,namun ia menyembunyikan nya karena tidak ingin melihat ibu Aurora tambah bersedih.
Setelah ke 40hari nya muncul lah banyak sekali kejadian yang sangat aneh dan janggal.
Dirumah nya disaat orang tua nya sedang makan malam tiba-tiba tv di ruang tamu pun menyala sendiri dan banyak lagi kejadian janggal lainnya.
Karena itu orang tua Aurora pun memutuskan untuk pindah rumah karena mengkhawatirkan bahwa mereka hanya akan Slalu berhalusinasi sejak ditinggal Aurora pergi dan akan sangat rindu bila mereka tetap berada di rumah ini.
Rumah itu pun dijual dengan harga 400jt.
Dan dibeli oleh sepasang suami istri baru yang bernama Vion dan Lili,mereka berumur 26 dan 27thn.
Saat mereka pertama kali pindah ke rumah itu tidak ada kejadian aneh sama sekali namun pada suatu hari ada kejadian seperti yg pernah di alami oleh kedua orang tua Aurora yaitu di ruang tamu tv hidup dan mati sendiri. Namun kejadian aneh pun makin banyak..
Dipagi itu Vion berpamitan dengan Lili
"ayang,Abang akan pergi kerja dulu yaa"ucap vion sambil mengecup kening Lili "iyaa abang,,hati2 di jalan yaa" kata Lili sambil tersenyum.
Disaat asik di rumah Lili pun kedatangan seorang ponakan nya yang bernama Desi,Desi berumur 3 thn.
Ibu Desi menitipkan Desi pada Lili karena ibu Desi akan pergi sebentar.
Di rumah itu,Desi pun bermain dengan Lili, Lili pun pergi sebentar untuk kekamar mandi dan meninggal kan Desi sendiri di ruang tamu.
Namun tiba tiba-tiba Desi seperti melihat arwah Aurora dan Aurora mengajak nya bermain, desi pun lantas mengikuti Aurora dan pergi ke kamar bekas kamar Aurora,lampu pun tiba-tiba mati dan Desi pun ditusuk dengan kuku tajam milik arwah Aurora,Desi pun berteriak kesakitan dan arwah Aurora pun mencabik2 tubuh Desi hingga tidak menyerupai manusia lagi dan akhirnya meninggal di tempat melihat hal itu arwah aurora yang dikuasai dendam akan manusia pun tersenyum seram dan akhir nya menghilang.
Lili pun yang Baru selesai dari kamar mandi pun mencari2 keberadaan Desi namun tidak menemukan nya,namun ia malah menemukan seorang mayat anak kecil yang daging nya telah tercabik-cabik hingga rupa nya seperti bukan manusia lagi namun dilihat-lihat ternyata itu Desi.
Setelah kejadian itu Lili pun syok dan menceritakan hal itu kepada Vion, Vion hanya berpesan bahwa itu hanya kecelakaan biasa namun beberapa hari kemudian banyak kasus dimana banyak anak kecil yang meninggal karena tubuh nya dicabik2 namun keanehan nya semua mayat anak2 itu dan mereka berada di tempat yang sangat gelap.
Disaat Lili lengah ia pun tertidur dan tiba2 kaki nya di tarik oleh sesuatu yang besar dari bawah kolong kasur lampu pun mati seketika Lili pun melihat arwah Aurora dengan matanya,"siapa kamu..?"tanya nya pada makhluk itu,"aku adalah arwah dari anak pemilik rumah ini,aku mempunyai dendam kepada manusia dan aku akan membunuhmu..",mendengar ucapn Aurora Lili pun berlari ke arah pintu namun pintu itu telah terkunci,"jngn mendekat"ucap Lili dengan takut dan tegas mendengar teriakan istri nya itu vion pun beranjak dan pergi kekamar nya,dan kunci kamar nya pun terbuka dan ia melihat dengan jelas arwah Aurora yang sangat seram sedang mencekik istrinya lalu ia pun langsung mencabik Lili didepan Vion.
Vion yang melihat itu tidak kuasa menahan tangis karena melihat istri nya sendiri yang dicabik2 oleh arwah Aurora,"kau akan menyusul istri mu,ucap arwah Aurora sambil terbang ke arah Vion.
Vion pun berlari dengan kencang arwah Aurora tiba2 muncul didepan nya dan menusuk lalu mencabik nya seperti ia membunuh korban2 sebelumnya.
Vion pun mati dengan keadaan tubuh nya di cabik2 dibawah sinar bulan tanpa diterangi cahaya lain sedikit pun.
Mendengar kematian kedua orang itu pun ibu dan ayah Aurora pergi untuk melihat vion dan Lili untuk terakhir kali,ibunda Aurora pun bersedih mengingat kematian Aurora.
Arwah aurora yang melihat kedua orang tua nya itu pun memeluk nya dari belakang ayah Aurora tidak merasakan apa-apa saat Arwah Aurora memeluk nya dari belakang, berbeda dengan ibunya yg dapat merasakan pelukan Arwah Aurora dan menangis "nakk,, apakah itu kamu?"ucap ibu Aurora sambil terisak dalam hatinya,"iyaa bunda ini aku,aku dah lama gak liat bunda,jadinya aku kangen"ucap arwah aurora,"nak apakah kamu yang membunuh mereka dan kedua orang itu nak?!"tanya ibu Aurora dalam hati,"iyaa bund,aku yang membunuh mereka,mereka manusia aku benci mereka!"ucap arwah Aurora.
"nakk,kamu harus tenang disana yaa,jangan membunuh orang lagi"ucap ibu Aurora dalam hati sambil terisak arwah Aurora yang mendengar perkataan itu pun marah kemudian menampakkan dirinya kepada orang 2 yang berada ditempat itu sambil berkata"kalian semua akan mati!!"ucap arwah aurora dengan tegas dan marah lalu lampu pun tiba2 mati arwah yang sekarang marah pun seperti dirasuki iblis lalu membunuh orang2 yang sedang melayat dan mencabik mereka satu2 orang tua Aurora yang melihat itu pun syok dan takut tapi dengan tegas nya putra ayah Aurora berkata"kau bukan anak ku,anak ku adalah anak yang baik yang tidak akan mencelakakan orang lain",ibu Aurora yg melihat itu juga pun berlari kemudian memeluk arwah Aurora yang dipenuhi dendam kemudian arwah Aurora pun sedikit menenang,"nak kamu jangan begini,bunda sedih melihat mu seperti ini sayang,tenang di alam sana yaa?!"ucap ibu Aurora sambil memeluk arwah tersebut.
kemudian arwah Aurora pun menenang lalu lama kelamaan menghilang sebelum menghilang Aurora menghapus air mata yang berada di pipi ibunda tersayang nya itu,"bunda,ayah,maafkan Aurora membuat ayah dan bunda Menangis"ucap Aurora dan kemudian menghilang dipelukan ibunda tersayang nya itu.
Ayah Aurora yang melihat kepergian kedua kali nya Aurora pun menangis kemudian menghampiri ibu Aurora yang sangat sedih sekali.
Setelah kejadian itu orang2 yang terbunuh oleh arwah aurora pun dimakamkan dengan layak,kedua orang tua Aurora pula tidak lupa pergi kemakam anak tercinta nya itu "yang tenang ya nak disana,bunda dan ayah sayang kamu" ucap mereka berdua.
Berbulan2 kemudian ibu Aurora pun melahirkan seorang anak laki-laki yang sehat bernama Leo.
Mereka pun bahagia walau masih sedih akan kepergian aurora yang tidak bisa melihat adik nya lahir.
TAMAT:)
maaf kalo ada kesalahan kata yaa🙏😅
trima kasih yang udh baca cerpen ini<3