"Brak"! dengan marah q gebrak meja kerjaku.
" kamu bisa nggak sih kerja, membuat laporan seperti ini saja salah"kataku dengan emosi,
"maaf Pak, saya akan segera memperbaikinya" kata Luna sekretaris baruku. "cepat kerjakan, sepuluh menit lagi aku mau laporan itu sudah ada dimejaku" bentak ku, "baik Pak" dengan buru buru dia keluar dari ruangan ku.
dengan kesal ku hempaskan tubuhku di kursi kerja tempatku duduk, aku tak habis fikir kenapa Doni begitu merekomendasikannya untuk menjadi sekretarisku.
"Namanya Luna astria" kata Doni,dia pernah bekerja selama 2 tahun menjadi sekretaris pribadi direktur di PT Adi Jaya"kata Doni saat itu.
"apa alasannya resign dari sana"?tanyaku.
"Alasan pribadi katanya"jawab Doni "tapi surat rekomendasi dari PT Adi Jaya mengatakan bahwa kinerjanya selama ini sangat baik",kata Doni.
" baik besok suruh dia melapor kebagian HRD dan suruh langsung kerja"kataku pada Doni.
"baik nanti akan ku suruh bagian HRD menghubunginya".
"selamat pagi pak" sapa seorang wanita.
"kamu" tanyaku sambil melihat penampilannya.
"saya sekretaris yang baru nama saya Luna Astria pak" jawabnya.
"what ini sekretaris yang direkomendasikan Doni kemaren" kataku dalam hati
Rok dibawah lutut, kemeja yang dilapisi sweater longgar dan rambut dikepang dua ,ditambah lagi kacamata yang dipakainya tak ada sebutan yang pas selain cupu menurutku.
"ehem, baiklah sekarang kau bisa mulai bekerja kalau ada hal yang tidak kau mengerti kau bisa tanyakan pada Doni"."
"baik pak, saya permisi", aku hanya menganggukkan kepala padanya.
______________________________________
tok.. tok..
" masuk " jawabku, "ada apa" tanyaku.
"ada undangan makan malam dari tuan Alexander, untuk membicarakan proyek kerjasama kita pak," jawabnya.
"kapan undangannya" tanyaku.
"lusa pak", jawabnya.
" baik kamu pergi denganku, siapkan semua berkas yang akan dibawa untuk proyek itu".
"baik pak" jawab Luna" saya permisi pak".
'hem"aku hanya menganggukan kepala tanpa menoleh padanya.
setelah Luna keluar aku menelpon Doni,
"halo Don pesankan gaun resmi untuk undangan makan malam dibutik langgananku", kataku.
" untuk siapa"? tanya Doni, "untuk Luna" jawabku.
"what" kata Doni, "jangan banyak tanya, juga jangan lupa pesankan salon untuknya, kataku.
" iya "jawab Doni.
__________________________________________________
" drtd ..drtd.. "halo bagaimana sudah siap" tanyaku pada si penelpon. "
"sudah pak" jawabnya,
"kamu langsung saja ke restoran tempat pertemuan kita dan tuan Alexander nanti aku menyusul" jawabku pada Luna "tolong kamu handel dulu pembicaraan dengan pihak tuan Alexander sampai aku datang, aku masih ada sedikit urusan " jawabku.
"baik pak saya akan berusaha sebaik mungkin".
setengah jam kemudian aku sudah sampai di restoran tempat acara makan malam berlangsung.
" tuan Alexander, senang berjumpa dengan anda, " "maaf saya datang terlambat karena tadi ada urusan yang tidak bisa saya tunda "kataku.
" tidak apa-apa tuan king, tadi nona Luna sudah menjelaskan kepada saya tentang detail kerjasama kita.
" tapi sebaiknya mari kita makan dulu baru kita lanjutkan pembicaraan kita ini. "
"baiklah" jawabku.
selama acara makan malam berlangsung dengan tuan Alexander, aku tidak memperhatikan kearah Luna sama sekali, karna seperti biasa kalau dia masuk ruanganku untuk mengantarkan laporan aku juga tidak pernah memperhatikannya.
Tapi saat aku menengok kearahnya setelah pembicaraan dengan tuan Alexander selesai, aku tertegun dengan penampilannya sekarang, setelan blazer model terkini berwarna navi dengan bawahan rok dibawah lutut dengan sedikit belahan disamping kiri rok,rambut panjangnya yang diikat satu tinggi keatas yang memperlihatkan leher jenjangnya, dandanan dengan kesan flawles,menambah daya tariknya. walau pun terkesan masih sangat sopan tapi berbeda sekali dengan kesan cupu yang selama ini di tampilkannya, ternyata dia sangat cantik menurutku, membuat jantungku berdetak lebih cepat.
"ehem, Luna ayo ku antar pulang" kataku.
"tidak usah pak saya naik taksi saja" katanya.
"kenapa "tanyaku,
" maaf Pak saya takut kalau nanti jadi rumor dikantor, saya masih membutuhkan pekerjaan ini untuk membiayai ibu saya yang sakit, saya tidak ingin kejadian ditempat kerja saya yang dulu terulang lagi"katanya.
"baiklah kalau tidak mau, saya hanya akan menunggu sampai kamu dapat taksi, karena selama kamu masih dijam kerja kamu tanggung jawab saya", kataku.
"makasih Pak".jawab Luna.
sepertinya akan butuh perjuangan yang ekstra keras untuk bisa meluluhkan hatimu Luna, tapi aku tidak akan menyerah karena kamu sudah mulai memasuki hatiku dengan segala sikap lugumu, aku akan berusaha sampai kau mencintaiku. fighting Pak bos😍😍. TAMAT, semoga kalian suka ceritaku ini.