Setelah ditinggalkan oleh pacarku aku menjadi bosnya,aku tak mengira jika akan bertemu kembali dengan nya setelah sekian lama tak mendengar kabar nya. aku masih mengingat dengan sangat jelas kejadian 5 tahun yang lalu saat aku masih menjadi pacarnya, dengan Begitu teganya dia mencampakkanku setelah aku banyak berkorban untuknya. 5 tahun lalu Mungkin aku bukan siapa-siapa namun sekarang Aku adalah CEO di tempatnya bekerja, perjuangan dan kerja keras ku selama ini tak sia-sia, aku berhasil mengejar mimpiku untuk menjadi orang yang sukses dan tidak dipandang rendah lagi oleh orang lain, kegagalanku dalam menjalin hubungan dengannya telah membuatku banyak berubah menjadi wanita yang penuh Ambisi. aku bukanlah Angelica Anjani yang dulu polos dan mudah dibohongi oleh nya. setiap air mata yang dulu pernah aku Keluarkan untuknya dan sakit yang aku rasakan karena nya pasti akan aku kembali kan pada nya,dia akan merasakannya lebih sakit lagi.
Pagi ini aku bertemu dengannya di lobby ,dia tersenyum ramah padaku namun aku membuang wajahku tak sudi melihat dia lagi. dia mencoba mengejarku tetapi bodyguard-ku menghentikannya. semua telah berubah, sekarang Tidak sembarangan orang lagi dapat menyentuhku.
Aku memiliki Ambisi untuk balas dendam karena aku belum puas melihatnya sebelum dia merasakan sakit yang pernah aku rasakan dulu.
aku memanggil sekretaris ku Fenita, aku utarakan semua keinginanku padanya ,aku menyuruh Fenita untuk menggoda Dion mantan pacarku setelah itu mencampakkannya nya seperti sampah. Aku tidak ingin membuang waktuku hanya untuk mengurus Dion yang sekarang tak ada artinya lagi di mataku, Biarkan saja orang suruhan ku yang melakukan semua keinginanku. aku hanya perlu duduk manis menyaksikan kehancuran dion.memberi dia pelajaran agar bisa lebih menghargai seorang wanita.
dengan begitu mudahnya Dion terpedaya oleh Fenita yang memang cantik jelita, dari dulu Dion ternyata memang tidak pernah berubah tetap saja sama. tak bisa menahan hasratnya jika melihat wanita cantik di dekatnya, karena itu dulu Dion sering sekali mengkhianatiku,bahkan dengan sahabatku sendiri hingga benar-benar mencampakkanku dan lebih memilih Emily sahabatku.
aku benar-benar merasa puas ketika melihat Fenita mencampakkan Dion,diam-diam aku selalu menggamati mereka dari kejauhan,aku pura-pura acuh padahal hati ku merasa sangat bahagia.aku hanya bisa tersenyum licik melihat nya.
aku yang belum puas kembali menyuruh seorang wanita bernama Sasa,untuk kembali menyakiti Dion.Sasa juga salah satu pegawai di perusahaan ku.Dion memang tak pernah jera jika berurusan dengan wanita cantik.ia kembali menjalin hubungan dengan Sasa dan kembali tersakiti.
aku yang memilki ambisi masih belum puas melihat nya,aku terus menyuruh wanita-wanita cantik untuk mendekati nya dan menyakiti nya.entah terbuat dari apa hati Dion hingga dia tak pernah bersedih atas rasa sakit yang di terima nya atau ia memang tak memiliki hati sama sekali.
tak sengaja aku bertemu dengan Emily,aku mengacuhkan keberadaan nya dan berlagak tak mengenal nya.namun Emily yang keras kepala memaksa ku untuk berbicara dengan nya.dengan terpaksa aku berhadapan dengan nya padahal hati ku masih sangat sakit melihat wajah nya,aku merasa kecewa sebagai sahabat nya.
"aku minta maaf Angel".ucap Emily terlihat tulus.namun aku tak mengubris nya." aku sudah lama tidak berhubungan lagi dengan Dion,hubungan kami tak sebaik yang kau kira,Dion selalu membandingkan ku dengan mu,dia tidak bisa melupakan mu karena sebenar nya hanya kau lah yang ada di hati nya".jelas Emily lagi tapi aku tetap memgacuhkan nya hingga ia menyerah dan pergi dari hadapan ku.
mendengar ucapan Emily membuat ku berpikir untuk turun tangan sendiri,aku sendiri yang akan mendekati Dion dan memberi nya pelajaran yang tak akan bisa ia lupakan.
sesuai rencana aku mulai mendekati Dion,aku buat jarak di antara kami menghilang,agar aku lebih mudah menjalin hubungan kembali dengan nya.
Dion mulai terperangkap ,dengan percaya diri ia mulai mendekati ku.
tak terasa hubungan ku dan Dion semakin dekat,hingga suatu malam Dion memberanikan dirinya untuk menyatakan cinta nya pada ku.
"Angel sudikah kau menerima aku kembali menjadi kekasih mu?".tanya Dion memberiku setangkai mawar putih.
entah dari mana ia mendapat kepercayaan diri sebesar itu, mengganggap jika aku masih Angel yang mencintai nya seperti dulu.dengan terpaksa aku menerima cinta nya,aku berusaha menghindar saat dia ingin memeluk ku.aku selalu saja mempunyai alasan untuk menolak sentuhan nya.aku berharap semoga saja dia tak merasa curiga padaku.
diam-diam aku menjalin hubungan dengan orang lain di belakang Dion,pria itu bernama Bastian,seorang CEO muda dari perusahaan besar,tentu saja sekelas dengan ku dan lebih pantas menjadi pendampingku saat ini jika di bandingkan dengan Dion.
ternyata Dion mulai mencium gelagat ku,ia curiga jika aku mengkhianati nya,dia pergi menemui Bastian di kantor nya,aku tidak tinggal diam dan mengikuti Dion dari belakang,sampai disana aku melihat pertengkaran antara Dion dan Bastian,hingga aku tak tahan lagi untuk menghampiri mereka,aku menggatakan kebenaran nya pada Dion ,jika aku hanya ingin balas dendam dan tak lagi mencintai nya.aku juga akan menikah dengan Bastian.Dion diam membisu ,wajah nya terlihat sangat sedih dan kecewa,hingga ia pergi begitu saja tanpa berkata apa-apa.
sudah seminggu lama nya aku tak melihat Dion datang ke kantor,mungkinkah aku sudah berhasil memberi nya pelajaran,benar kah dia begitu terluka karena diri ku.di saat aku melamun memikirkan Dion ponsel ku berdering,ku lihat ternyata pesan masuk dari Dion.
𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘮𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘶𝘬𝘢 ,𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘮𝘶......
𝘯𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘮𝘶 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 5 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘪 𝘷𝘰𝘯𝘪𝘴 𝘬𝘢𝘯𝘬𝘦𝘳 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘵𝘪𝘬𝘢𝘯...
𝘬𝘶 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘪 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘶 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘵𝘪𝘢𝘯,𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘮𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪..
𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘮𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘩𝘢𝘵𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢,𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘵𝘶𝘱 𝘮𝘢𝘵𝘢...
𝘵𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬,𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪...
𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘮𝘶
𝘋𝘪𝘰𝘯
air mata tak terasa menetes dari sudut mataku.aku tak mengerti apa yang aku rasakan hingga dada ku terasa sangat sesak.aku mencoba menghubungi Dion namun tak ada jawaban.dengan cemas aku berlari ke parkiran,menaiki mobil ku sendiri tanpa supir yang biasa mendampingiku,aku sudah tak sabar ingin ke apartemen Dion,aku ingin meminta maaf karena telah salah paham pada nya dan menyakiti perasaan nya.
sampai di halaman depan apartemen milik Dion,aku merasa heran melihat ramai orang-orang berkumpul,dengan rasa penasaran aku turun dari mobil,aku menanggis sejadi-jadi nya saat melihat Dion tergeletak sudah bercucuran darah.mata nya melotot ke arah ku.namun tak berkedip sama sekali.aku benar-benar tak sanggup menyaksikan Dion sudah kehilangan nyawa nya karena melompat dari lantai apartemen nya.
rasa nya seluruh tubuh ku lemas tak bertenaga,ingin pingsan saja namun dengan sisa-sisa tenaga aku mencoba bertahan,menangis dan mengutuk diri ku sendiri karena menjadi wanita yang berambisi hingga tega menyakiti pria yang sangat mencintai ku.di samping mayat Dion aku terus mengucapkan kata maaf berharap Dion mau memaafkan ku,mungkin aku akan menjalani hari-hari ku dengan rasa penyesalan seumur hidup.