( Flash back 3 tahun lalu ketika dua sejoli yang masih remaja akan berpisah karna berpindah tempat tinggal dan sekolah nya,, mereka berjanji akan saling mencintai selama nya, dan berjanji suatu hari nanti akan menikah dan hidup bahagia selama nya... )
Namun apa yang terjadi ketika 3 tahun kemudian mereka bertemu kembali..
Raihan sangat senang mengetahui bahwa ia mendapatkan beasiswa di universitas ternama dan populer,, terlebih lagi di universitas tersebut lah Natasya pacar Raihan sewaktu SMP juga belajar disana,, Raihan yang senang nya bukan kepalang sudah tidak sabar lagi untuk pergi belajar di universitas tersebut...
Seminggu kemudian akhirnya Raihan pergi meninggalkan kampung halaman nya dan berangkat ke universitas tersebut,
Saat dalam perjalanan ia membayang kan betapa senang nya bertemu kembali dengan kekasih masa kecil nya itu,, kerinduan yang selama ini terpendam akhir nya terpecah kan saat nanti ia bertemu dengan Natasya..
Raihan yang mendapatkan beasiswa nanti nya akan tinggal di asrama yang sudah di siapkan khusus untuk para mahasiswa yang mendapat kan beasiswa dari universitas tersebut..
Setiba nya disana Raihan diantar kan ke asrama tempat ia akan tinggal nanti nya,, Setelah masuk asrama tersebut Raihan menaruh barang barang nya dengan rapi dan segara beristirahat, karna besok ia akan memulai pelajar baru nya..
Keesokan hari nya Raihan mengikuti pelajaran hingga selesai,, setelah selesai ia berusaha mencari Natasya,, hingga ia akhir nya pun bertemu dengan Natasya..
Raihan segera memanggil dan menghampiri Natasya yang sedang berjalan bersama kedua teman nya..
" Natasya !!! teriak Raihan nemanggil Natasya dari jauh "
" hehhh siapa itu nata yang memanggil kamu? tanya salah satu teman Natasya "
" hmmm ntahlah,, saut Natasya cetus "
Setelah Raihan mendekat, seketika Natasya terkejut dan terdiam,,
" Natasya ini aku Raihan akhir nya aku bisa menemukan mu,, ujar Raihan sambil nafas ter seda seda karna berlari mendekati Natasya "
" siapa ini nata? kenalan kamu? culun banget sih, norak banget deh,, saut salah satu teman Natasya "
" ihhhhh gatau deh,, mungkin kenalan gw dulu waktu kecil kali ya,, tapi gw gk inget lagi deh,, saut Natasya dengan cetus "
" ini aku Raihan pacar kamu dulu,, masa kamu gak ingat, jangan becanda dong Natasya,,, saut Raihan menjelaskan.."
" dihhhh !!! ngaku ngaku pacar lu lagi Sya ( Sya = panggilan akrab teman Natasya pada nya )
cetus teman Natasya yg satu nya lagi "
" huhh biasalah,, secara kan emang banyak yang ngaku2 pacar gw, kalian macam gaktau aja deh,, dah lah yuk cabut males bat dah ngeladenin org cem gini,, saut Natasya dengan wajah datar,, "
"" ehh iya ya,, lu kan kembang kampus disini,, emg sering sih orang2 ngaku jadi pacar lo,, kuy lah cabut, mending kita pergi karokean. saut teman natasya ""
" kuy lah koro koro,, gw pengen nyanyi lagu terbaru yang lagi hitzz sekarang,, jawab Natasya sambil berpaling dan pergi meninggal kan Raihan tanpa sepatah kata pun,, "
Melihat dan mendengar kan apa yang di kata kan Natasya pada nya, membuat Raihan terdiam 10 ribu bahasa,, ia tak pernah menyangka Natasya telah berubah seperti itu..
Raihan pun kembali ke asrama nya dengan penuh kekecewaan,, ia terkejut melihat perubahan Natasya, paras nya memang terlihat 10X lebih cantik dibandingkan 3 tahun lalu,, namun perubahan sikap nya lah yang membuat Raihan sangat kecewa, ia juga berfikir bawha Natasya mungkin malu melihat diri nya yang culun dan norak seperti apa yang di katakan teman Natasya..
Beberapa hari kemudian Natasya menumui Raihan di tempat yang sunyi dan sepi dan mengajak Raihan utk berbicara 4 mata..
" Raihan maaf tentang apa yang kukatakan kepada mu kemarin, aku tau bahwa itu kamu, tapi aku malu pada teman ku untuk mengakui bahwa kamu adalah pacar ku dulu,,, ungkap Natasya pada Raihan.."
" tidak masalah natasya,, aku juga berfikir tentang kejadian itu,, mungkin kamu terlalu terkejut karna aku yang datang tiba2 dan mengatakan hal seperti itu,, yg berlalu biarlah berlalu asal kita bisa kembali membuka lembaran baru,, saat ini meski engkau meminta utk merahasiakan hubungan kita aku juga bisa pahami,, asal kan kita masih bisa memegang janji kita dulu, aku tidak masalah,, kita juga harus bisa fokus belajar dan menatap masa depan... jawab Raihan meyakinkan.."
" sekali lagi maaf Raihan !!! tentang hubungan dan janji kita dulu, ku harap kau bisa melupakan nya,, banyak yang telah berubah, hidup ini hanya memandang realita bukanlah fantasi dan angan-angan, saat ini aku telah memiliki kekasih yang mapan dan berencana menikah setalah aku lulus di universitas ini pun dia lah yang membiayai dan segala kebutuhan ku lain nya,, saat ini aku datang menemui mu untuk memberitahukan tentang ini, agar kau tak berharap pada ku lagi,, maaf Raihan,, hanya ini yang ingin ku sampai kan pada mu, kuharap engkau tak lagi menemui ku, dan melupakan segala kenangan tentang kita yang dulu... ungkap Natasya sambil berlari meninggalkan Raihan.. "
" tunggu !!!!! Natasya !!!!! teriak Raihan,, namun Natasya tidak berpaling dan terus berlari meninggal kan Raihan,,
Raihan tertunduk dengan tangan dan lutut ke tanah,, betapa sakit apa yang ia rasa kan mendengar perkataan natasya...
Beberapa hari berlalu,, berapa minggu berlalu,, natasya yang selalu pergi saat melihat Raihan...
Raihan hanya bisa melewati hari hari nya dgn belajar dgn tatapan kosong penuh kesedihan...
Raihan terus melewati hari2 nya seperti itu,, beberapa bulan berlalu dan berganti tahun,, saat saat akhir dari study mereka pun tiba,,
Tibalah saat perayaan wisuda mereka,,
di saat yang bersamaan perayaan wisuda mereka,, Natasya di lamar di hadapan banyak orang dengan suasana yang romantis yang telah di siapkan oleh kekasih nya,, dan Natasya pun dengan sangat senang menerima lamaran itu,, smua orang yang melihat bersorak memberikan ucapan selamat...
Melihat dan mendengar kejadian itu,, Raihan hanya tertunduk dengan hati yang sangat pedih..
Raihan memutuskan untuk benar2 melupakan kenangan tentang Natasya dalam hidup nya,,
Hingga surat undangan pun datang ke tangan nya, namun ia tidak lagi melihat undangan tersebut,, ia hanya memikirkan tentang bagaimana kehidupan nya dan terus berjuang utk menjadi orang sukses, sebagaimana yang di katakan Natasya : hidup hanya lah memandang realita bukanlah fantasi dan Angan-angan...
Raihan terus berjuang merintis karir nya,
ia menuangkan ide dan pikiran nya dalam ketikan komputer menulis ceita novel dan buku..
Setahun berlalu, akhirnya novel2 yang dibuat oleh Raihan diadaptasi menjadi sebuah film oleh seorang produser,, kesuksesan Raihan pun terus berlanjut film yang alur cerita nya di buat Raihan sukses menarik simpati Para penonton dan telah di saksisakan ber juta2 orang..
Dalam jangka waktu 2 tahun Penghasilan yang didapat kan Raihan terus meningkat, hingga akhir nya ia bisa menjadi produser dan membuat perusahan nya sendiri..
Disisi lain...
Kehidupan Natasya semangkin menuju ke jalan kehancuran,, perusahaan yang di geluti suami Natasya nengalami kebangkrutan besar besaran,, penunggakan gaji karyawan serta hutang2 di bank membuat suami Natasya pusing bukan kepalang,, hal tersebut sangat mempengaruhi dalam kehidupan rumah tangga mereka,, Saat berada di rumah suami nya sering sekali marah2 meski karna hal sepele, saat bertengkar suaminya tidak segan berbuat kasar pada natasya, seperti menampar atau tindakan kekerasan lain nya.. hal tersebut membuat natasya tidak dapat bertahan,,dan perceraian mereka pun tidak dapat di hindari...
Setelah bercerai dengan suaminya,, saat ini natasya sangan kesusahan karna apa yang ia miliki semua nya telah di sita.. ia berusaha kesana kesini melemparkan lamaran pekerjaan...
Sampailah surat lamaran kerja natasya di perusahaan Raihan..
Raihan yang melihat surat lamaran pekerjaan natasya,, memanggil asisten nya untuk menghubungi natasya untuk wawancara pekerjaan.
Setelah pihak perusahaan menghubungi Natasya untuk sesi wawancara, alangkah senang nya Natasya mendengar hal tersebut, ia segera bergegas mempersiap kan diri se matang2 nya agar dapat memberikan jawaban yang bagus saat sesi wawancara nanti nya..
Keesekon hari nya Natasya pergi ke perusahaan dengan tepat waktu,, namun alangkah terkejut nya Natasya saat masuk ke ruangan sesi wawancara, yang duduk disana ternyata adalah raihan...
"" permisi pak!!! saya Natasya !!! srbelum nya pihak perusahaan menghubungi saya untuk melakukan sesi wawancara di ruangan ini !!! ungkap Natasya dengan sopan dan hati yang penasaran apakah orang yang di depan nya itu benar benar Raihan atau bukan,, ""
"" Ya benar,, pihak perusahaan memang menghubungi anda untuk sesi wawancara,, silahkan duduk,, Saya Raihan,, saya adalah pemilik perusahaan ini,, karna saat melihat lamaran pekerjaan anda seperti seaeorang yanh saya kenal,, oleh sebab itu, saya sendirilah yang akan melakukan wawancara kepada anda,,, jawab Raihan dengan tegas,, """
"" Raihan,, ternyata itu benar kamu,, apakah yang kamu katakan itu benar??, benarkah perusahaan besar ini adalah milik mu??? tanya Natasya dengan penuh antusias,,, """
"'" hmmm,, sebaik nya kita kesampingkan dulu masalah pribadi, lebih baik kita segera memulai sesi wawancara nya,, jawab Raihan lagi dengan tegas,,""
"" ahh maaf atas kelancangan saya pak,, silahkan mulai sesi wawancara nya,, jawab Natasya dengan wajah tertunduk.. ""
Kemudian sesi wawancara di mulai,, Raihan menanyakan apa saja yang bisa di lakukan Natasya,, dan semua pertanyaan tentang masalah pekerjaan apakah Natasya sanggup dan pantas mendapatkan pekerjaan di perusahaan nya,, setelah beberapa jam saling tanya jawab,, akhir nya sesi wawancara pun berakhir...
"" Baiklah,, wawancara nya sudah selesai,, 3 hari kemudian pihak perusahaan akan menghubungi anda, untuk mengkonfirmasi apakah anda di terima atau tidak di perusahaan ini. ungkap Raihan pada Natasya.. ""
"" Baik pak!!! kalau begitu saya permisi dulu,, jawab Natasya, sambil pergi meninggalkan ruangan tersebut.. "
Setelah pergi dari ruangan tersebut, Natasya yang masih penasaran bertanya kepada para pegawai2 di perusahaan tersebut,, apakah benar perusahaan itu benar benar milik Raihan..
Setelah bertanya ke beberapa pegawai perusahaan tersebut, di dapati nya semua jawaban yang sama bahwa memang benar, Raihan lah pemilik perusahaan tersebut...
Mengetahui hal itu Natasya benar benar terkejut dan sama sekali tidak menduga, kekasih yang ia sia sia kan dulu demi mengejar lelaki berengsek ( mantan suami nya), ternyata sekarang sudah menjadi orang yang sangat sukses...
Beberapa hari Natasya terus merenung dan menyesal tentang nasib nya,, dan di hati kecil nya masih terfikir,, apakah masih ada sedikit tentang dirinya di hati Raihan,,
Sampailah hari di mana pihak perusahaan kembali menghubungi Natasya,,
Akhirnya berita yang ia tunggu2 datang juga,, dan benar saja, Natasya di terima dalam perusahaan tersebut...
Mengetahui hal tersebut,, Natasya sangat senang,, ia berfikir,, ada sedikit harapan tentang kelanjutan hidup nya yang sudah berantakan..
Beberapa hari berlalu,, Natasya sudah mulai bekerja di perusahaan tersebut,, namun tidak sekali pun ia bertemu dengan Raihan,, bnanyak hal yang ingin ia tanyakan, namun mengetahui bahwa Raihan adalah Boss perusahaan dan sangat sibuk,, ia hanya bisa memendam sejuta pertanyaan nya itu di dalam hati nya..
Beberapa bulan pun berlalu,, Natasya hanya menjalani hari nya dengan bekerja seperti biasa nya saja,, ia hanya sesekali melihat Raihan, itu pun hanya sekejap saja seperti angin berlalu,, Raihan yang sangat sibuk mengatur perusahaan, tak sekalipun melihat Natasya,, dalam hati kecil nya Natasya benar2 sangat ingin bertemu dan berbicara empat mata dengan Raihan...
Bagaikan hujan yang turun di kala kekeringan panjang, seperti mimpi yang menjadi kenyataan, keinginan yang di tunggu tunggu Natasya akhir nya menjadi kenuataan,, Siang itu Raihan menghubungi Natasya untuk makam malam berdua di sebuah restoran... Natasya yang mengetahui hal itu sangat senang dan langsung meng iya kan ajakan Raihan..
Malam itu pun tiba,, Raihan menjemput Natasya untuk pergi makam malam,, Setiba nya di restoran mereka langsung di sambut pelayan restoran tersebut untuk menunjukan tempat VIP yang telah di pesan oleh Raihan sebelum nya,,
Sampai lah mereka di ruangan yang terbuka di teras lantai teratas restoran, pemandangan malam yang sangat indah, cahaya cahay lampu kota yanh terlihat jelas dari atas, serta suasana hening tak seorang pun yang mengganggu..
"" Raihan,, engkau mengajak ku untuk makan malam di tempat yang seindah ini??? ,, ini adalah kencan yang terindah dalam hidup ku.. ungkap Natasya penuh dengan tatapan bahagia.. ""
"" Ya,, tentu saja,, hal ini tidak ada apa apa nya di bandingkan dengan dirimu,, ke suksesan ku ini,, aku tidak ingin menikmati nya sendiri,, hidup ini terasa sangat membosan kan jika hanya dinikmati sendiri,, jawab Raihan merayu.. """
"" terima kasih Raihan,, terima kasih,, engkau telah menunjukan bahwa di dunia ku masih ada sedikit kebahagiaan.. ungkap Natasya terharu.. ""
"" Sebagai mana janji ku dulu, saat kita masih berpacaran, bahwa aku akan berkerja keras dan sebisa mungkin akan membuat mu bahagia...
Maka hari ini aku ingin memenuhi janji ku itu,, tidaklah berarti kesuksesan ku ini tanpa di dampingi dirimu,, tidaklah berwarna hidup ku tanpa kau disisiku, betapa aku menjalanii hari dengan tatapan kosong tanpa ada nya dirumu,, Natasya !!! Will You Marry Me ??? ,, ungkap Raihan debgan kata kata romantis nya sambil membuka kotak cincin dihadapan Natasya... "
Seketika Natasya yang mendengar perkataan Raihan membuat mata nya berlinang2 air,, tubuh nya serasa lemas hingga tak tertahan, ia pun terjatuh dengan kedua lutut nya sambil menangis....
"" Raihan aku tidak tau harus berkata apa pada mu,, apakah aku pantas mendampingi mu saat ini,, aku malu, aku sadar, aku telah menghianati mu, bahkan aku telah menikah dan meninggalkan mu, dan engkau pun sudah tau status ku saat ini,, aku hanyalah seorang janda sekarang,, sedangkan engkau adalah seorang boss besar sekarang, kamu bisa saja mendapatkan wanita cantik yang kamu inginkan, tidakkah kamu malu menikahiku dengan status ku saat ini,,, apakah kamu yakin dengan yang kamu katakan,ingin menikahi ku???,, tanya natasya sambil menangis... ""
"" Natasya, aku tidak peduli dengan status mu, aku tidak peduli dengan apa yang orang katakan,, keputusan ku sudah bulat,, sebagaimana janji ku dulu padamu,, aku ingin menikah dengan mu, tolong berikan aku jawaban Natasya,, bukankah sekarang tidak ada lagi alasan bagi mu untuk menolak ku, aku sudah bekerja keras untuk mendapat kan kesuksesan,, kamu ibarat sebuah piala, tidaklah lengkap kesuksesanku tanpa ada nya dirimu.. jawab Raihan meyakinkan Natasya.. ""
"" Tentu saja aku bersedia menikah dengan mu Raihan,, aku berjanji akan setia dan selalu mencintai mu apapun yang terjadi,, aku akan membayar atas kesalahan ku padamu di masa lalu, aku tidak akan pernah berpaling dan meninggalkan mu, hingga kematian menjemput ku... ungkap Natasya masih dengan mata yang ber kaca kaca menangis karba bahagia.. ""
"" Terima kasih Natasya,, akhirnya semua keinginan ku telah tercapai... Jawab Raihan sambil memeluk Natasya.. ""
Malam yang penuh keharuan itu pun berlalu,, Raihan mengantarkan Natasya pulang..
Beberapa hari pun berlalu, Raihan dan Natasya mempersiap kan segala sesuatu tentang pernikahan mereka...
Semua persiapan berjalan dengan lancar, hingga hari resepsi pernikahan mereka pun tiba...
Resepsi pernikahan yang diadakan di sebuah gedung privat, hanya beberapa orang saja yang di undang. bahkan Raihan melarang wartawan dan media untuk masuk,, segera saat acara nya pun di mulai, semua berjalan dengan lancar,, Raihan dan Natasya sudah sah menjadi suami istri..
Hingga tiba di malam pertama pernikahan mereka, secara tidak di duga, Raihan berpamitan kepada Natasya,, ia mengatakan bahwa ada urusan mendesak yang harus di lakukan nya di kantor,, dan mungkin esok pagi baru bisa pulang,, Natasya hanya bisa menurut dengan hati yang kecewa, kenapa di malam pertama mereka Raihan tidak bisa meluangkan waktu untuk bersama...
Keesokan pagi nya,, Raihan yang baru pulang di sambut dengan pelukan oleh Natasya,,
"" Sayang,, akhirnya kamu sudah pulang,, ungkap Natasya sambil memeluk Raihan.. ""
"" Aduhhh,, maaf Natasya,, seperti nya aku sangat lelah,, aku ingin beristirahat dulu,, saut Raihan sambil melepaskan pelukan Natasya... ""
"" ya aku tau kamu lelah,, aku akan menemani mu ber istirahat,, ungkap Natasya memanja... ""
"" aku akan ber istirahat di kamar kerja ku Natasya,, ku harap kamu jangan mengganggu ku dulu,, dan satu hal yang kamu harus kamu tau,, tolong jangan pernah masuk ke kamar kerja ku,, di situ adalah tempat ku menuangkan ide ide untuk membuat karya ku, dan aku tidak ingin seorang pun memasuki nya selain diriku.... kawab Raihan sambil bergegas masuk ke kamar kerja nya itu.. ""
"" tunggu Raihan,,, kenapa aku tidak boleh memasuki kamar itu???? dan kenapa seperti nya kamu menghindari ku???? tanya Natasya.. ""
Namun Raihan tidak lagi menjawab pertanyaan Natasya dan langsung masuk ke kamar nya...
Beberapa hari pun berlalu,, Raihan terus terusan bersikap seperti itu,, ia pergi di malam hari dan pulang keesokan pagi untuk beristirahat,, terkadang juga sama sekali tidak pulang selama beberapa hari,, dengan alasan yang sama, yaitu meengurusi pekerjaan nya....
Natasya yang tinggal di rumah Raihan yang besar dan mewah, semua urusan rumah tangga sudah ada yang mengerjakan, hal itu membuat Natasya merasa sangat kesepian, ia hanya di temani beberapa asisten rumah tangga yang bekerja di rumah mereka, sedangkan Raihan hampir tidak pernah mepunyai waktu untuk bersama Natasya,, sudah beberapa minggu berlalu, namun tidak sekalipun Raihan menyentuh Natasya..
Hal tersebut membuat pertanyaan besar dalam hati Natasya,, kenapa Raihan tidak pernah menyentuh nya, dan bersikap acuh, serta terlihat seperti selalu menghindari Natasya saat mereka bertemu,, Natasya yang sudah tidak tahan lagi akan sikap Raihan kepada nya, memutuskan untuk bertanya langsung dan meminta penjelasan kepada Raihan akan sikap nya itu...
Tibalah saat Raihan akhir nya pulang srtelah beberapa hari,, Natasya langsung menghadang Raihan untuk bertanya langsung pada Raihan...
"" Raihan !!! tolong tunggu sebentar, ada hal yang ingin ku tanya kan pada mu, aku telah menyimpan nya dan mencoba bersabar terhadap sikap mu yang sangat acuh ini selama beberapa munggu ini, namun hati ku sudah tidak sanggup lagi untuk menahan nya,, Tidak kah engkau fikir, sikap mu kepada ku ini terlalu kejam,, bahkan sampai sekarang tidak sekali pun engkau pernah mrnyentuh ku, dan kamu selalu menghindar dariku, bukankah kita sudah menikah,, aku juga ingin menjalan kan kewajiban ku kepadamu, apakah salah ku, hingga kamu berbuat seperti ini??? tanya Natasya pada Raihan... ""
"" Kamu bertanya apakah salah mu Natasya,, dan kamu mengatakan aku kejam,, Tidak kah engkau ingat apa yang kau lakukan terhadap ku dulu,,, engkau mencampakkan ku, kamu menghina ku di depan teman2 mu,, engkau mengingkari janji dan menghianati cinta ku yang tulus pada mu,, tidakkkah kamu fikir kamu kejam,,,, betapa hancur nya hati ku saat itu, bagaikan engkau sayat hati ku dengan pisau lalu kau tetes kab eruk nipis pada sayatan itu,,, tidakkah kau fikir kamu kejam Natasya,,, betapa hari hari ku penuh dengan kekosongan,, lalu sampailah undangan bahwa engkau akan menikah,, aduhhh,,, betapa hati ku semakin hancur berkeping keping,, hingga aku berbulan bulan terpuruk dalam kesedihan,, berharap seseorang datang dan memberikan ku semangat,, namun di saat aku sedang terpuruk dalam kesedihan mungkin engkau sedang menikmati betapa indah nya surga dunia bersama suami mu,, tidakkah engkau fikir kamu kejam Natasya,,, aku hanya bisa pasrah akn kejam nya dunia ini,, aku bertekad untuk mengubah nasib ku, dan melupakan cinta dan kenangan bersamamu, seperti yang pernah engkau katakan padaku,, dan bergerak maju dan fokus menatap masa depan sampai saat in... Jawab Raihan begitu panjang dengan mata yang berlinang air mata.. ""
Seketika Natasya yang mendengar jawaban Raihan yang begitu menyayat hati terjatuh dan menangis,,,,
"" Bukankah hal itu telah berlalu Raihan,, pada saat engkau melamar ku di malam itu, engkau tidak terlihat bersedih sedikit pun, engkau mengucapkan kata kata romatis yang membuat hati ku meleleh,, saat itu aku berfikir engkau sudah melupakan apa yang terjadi di masa lalu,,, Ungkap Natasya sambil menangis tersedu sedu.. ""
"" Semudah itu engkau kata kan semua nya sudah berlalu,, tidak kah engkau fikir hal itu menyisakan luka yang sangat dalam di hati ku, tiada hal yang bisa menyembuhkan luka dihati ku saat ini,, meskipun sekarang engkau sudah menjadi istriku, luka di hati ku tidak akan mudah tertup,, setiap kali aku melihat dirimu,, luka dihati ku seperti terbuka lagi dan lagi,, jawab Raihan semakin mendesak.. "'
"" Jika melihat ku membuat hati mu semakin terluka, lalu mengapa engkau malah menikahiku,, bukankan setelah menikahiku engkau semakin sering melihat ku, dan membuat hati mu semakin sakkit. tanya Natasya masih menangis ""
"" Ya,, aku ingin engkau merasakan sakit seperti yang kurasakn,, sekarang bagi ku kamu hanyalah sebuah piala yang di pajang sebagai bukti kesuksesan ku, tidak ada lagi rasa cinta ku kepada mu,, aku bisa tidur dengan wanita manapun yang ku ingin kan,, sedangkan kamu disini seperti dalam penjara dan merenungi semua perbuatan kejam mu terhadap ku dulu,, dan jangan pernah berharap untuk berpisah, karna aku tidak akan pernah menceraikan mu,, ungkap Raihan dengan tegas...
"" kamu sungguh kejam Raihan,, TERNYATA KAMU MENIKAHIKU KARNA DENDAM. sungguh aku tidak pernah menyangka bahwa engkau seorang pendendam,,, biarlah ku terima semua rasa sakiit ini,, mungkin dengan itu bisa menyembuh kan luka di hati mu,,, aku sangat menyayangkan atas apa yang terjadi pada kisah cinta kita,, aku tau bahwa masih ada rasa cinta di hati mu kepada ku,,, namun kenapa kita menyiksa diri seperti ini,,, mungkin butuh waktu bagi mu untuk memaafkan segala kesalahan ku dulu,, aku akan menunggu sampai kapan pun waktu itu tiba,, karna aku telah berjanji untuk tidak akan pernah meninggal kan mu lagi,, kali ini aku tidak ingin mengingkari janji ku,, sudah cukup karma yang menimpa ku saat ini,, Semoga sebuah keajaiban datang kepada kita, dan kita bisa hidup bahagia selama nya,, aku akan me
nanti sebuah keajaiban itu sampai akhir hidup ku,, Raihan,, maafkan lah aku,, aku akan menunggu mu sampai engkau memaafkan mu,, walaupun aku harus menunggu dalam kepedihan ini..... ungkap natasya sambil menangis... """
Raihan tak lagi menjawab dan pergi menuju kamar pribadi nya,, dan Natasya pun beranjak perlahan masuk ke kamar nya dengan tubuh nya yang lemah..
Di kedua sisi yang berbeda kamar Raihan dan Natasya menangis di balik pintu kamar.....
SELESAI......