Ketiga mahasiswa 20 tahunan Henry, Ditto dan Morty sedang habis dari kampus kini mereia bertiga sedang melakukan sesuatu di luar kegiatan kuliah mereka yaitu melukis gambar Graffiti dinding.
Namun sayangnya semua dinding di jalan sudah terisi penuh dengan banyak sekali lukisan graffiti milik orang lain.
"Yah.. gimana ini seluruh dinding juga sudah penuh keduluan" kata Henry
"Terus kita harus gimana dong" kata Morty
"Aku punya tempat dimana kita bisa gambar dengan bebas" kata Dito
Dito langsung membawa Henry dan Morty ke sebuah terowongan tua yang pintunya dihalangi oleh sebuah pagar yang bertuliskan dilarang masuk.
"Dito apa kamu yakin ini tempatnya? disitu bertuliskan dilarang masuk kan?" kata Morty
"Ayolah mana mungkin aku percaya kalau tempat ini berbahaya ayo kita masuk!" kata Dito
Dito langsung menyingkirkan pagar dan masuk ke dalam terowongan duluan.
"Kalian berdua ngapain diam saja! Ayo masuk!" kata Dito
"Baiklah.. Tapi jika di dalam itu ada sesuatu yang berbahaya kita akan langsung kabur" kata Henry menghela nafas
"Aku.. juga mau ikut!" kata Morty
Saat Henry dan Morty masuk mereka menemukan banyak sekali lukisan-lukisan graffiti di sekitar dinding terowongan.
Lukisan-lukisan graffiti itu menggambarkan sesosok monster-monster yang terlihat persis dengan yang ada di film horror.
"Woah.. banyak sekali lukisan grafitti disini.." kata Henry
"Tuh kan benar yang kukatakan selain itu di sepanjang terowongan ini ada banyak sekali dinding yang kosong ayo kita mulai ngecat" kata Dito
Saat Henry mulai melangkah duluan tiba-tiba saja Morty melihat mata lukisan monster graffiti itu mulai bergerak menatapnya sampai membuat dia kaget.
"Kamu ngapain diam saja Morty ayo" kata Dito
Ketiganya langsung tiba di sebuah dinding yang kosong dan mereka bertiga langsung mulai untuk mengecat dinding.
Dimulai dari Henry dia menggambar seekor monster laba-laba raksasa, Dito lalu menggambar seekor monster badut sedangkan Henry menggambar monster manusia tikus raksasa.
"Nah sekarang ayo kita potret karya kita dan menguploadkannya ke instagram" kata Dito
Dito langsung mengambil foto ketiga karya monster dinding graffitinya dan mempostingkannya ke instagram.
"Oke aku sudah posting ayo kita pulang.." kata Dito
Tetapi Morty berhenti dan melihat sebuah huruf di ujung akhir terowongan.
"Hei teman-teman sepertinya aku melihat sesuatu di ujung akhir terowongan itu" kata Morty
"Apalagi sih kita kan sudah selesai disini dan kamu masih penasaran aja" kata Dito
"Ayolah Dito mungkin dia menemukan sesuatu" kata Henry
"Baiklah kalau itu maumu" kata Dito
Ketiganya langsung mengarahkan senter ke arah ujung terowongan itu disitu bertuliskan warna darah:
JANGAN MELUKIS DI TEROWONGAN INI ATAU MEREKA AKAN HIDUP DAN MEMAKANMU
"Apa.. maksudnya ini!?" kata Henry
Tiba-tiba saja mereka mendengar sesuatu di belakang.
"Siapa disitu!" kata Dito
Saat Dito berbalik tidak ada siapa-siapa tetapi Henry melihat sesuatu yang aneh.
"Kalian berdua lihat itu!" kata Henry
Henry melihat lukisan graffiti yang mereka lukis di dinding itu mulai menghilang.
"Kemana lukisan kita!" kata Dito
Tiba-tiba saja Henry baru saja ditarik oleh sesuatu dan membuat dia terperangkap di jaring laba-laba hingga mereka melihat monster laba-laba yang mereka buat mulai hidup dan keluar dari dinding.
"Hiiiiii!!!!!!" Dito dan Morty mulai menjerit dan lari
"Hei kalian jangan tinggalkan aku!" kata Henry
Dan Henry langsung menjerit saat monster laba-laba itu mulai mendekatinya.
"Barusan tadi itu lukisannya Henry bukan kenapa mereka baru saja hidup" kata Dito
"Seharusnya kau tidak pernah meminta kami memasuki terowongan ini!" kata Morty
"Tunggu sebentar jadi semua ini salahku jujur saja aku kan tidak tahu kalau terowongan ini terkutuk.." kata Dito
Saat Morty dan Dito mulai bertengkar tiba-tiba saja monster badut muncul di belakang Dito dan memasukkan pompa udara ke dalam mulutnya sehingga membuat tubuhnya mengembung seperti balon dan meledak.
Morty yang terkejut mulai melarikan diri untuk keluar dari terowongan.
"Aku harus cepat-cepat sebelum mereka mengejarku!" kata Morty
Saat Morty menuju ke jalan keluar tiba-tiba saja seluruh monster graffiti mulai hidup dan menghalangi pintu keluar.
"Oh tidak.." kata Morty
Saat Morty mundur tiba-tiba saja dia menyentuh sesuatu dan saat berbalik ke belakang, ternyata monster manusia tikus sudah ada di depan matanya sehingga Morty mulai berteriak saat monster itu mencoba untuk menyantapnya
Sementara itu semua orang yang melihat postingan gambar graffitinya Dito di dinding mencoba untuk memberi tombol like dan kelihatannya mereka mulai penasaran dimana mereka melukisnya?