judul : Penyesalan Terbesarku Adalah Kehilangan Dirimu Selamanya
genre : romance,teen,cinta masa kecil
/Taman Bunga
"Qianqian!! Ayo cepat"
"Kakak Li tunggu aku!"
"Qianqian lihat ini!! Tada!!"
"mahkota dan cincin bunga? Untukku?"
"Apa kamu mau menikah denganku saat dewasa nanti??"
"Em aku mau menikah dengan kakak li"
"Janji loh ya..Qianqian tidak akan mengingkarinya kan??"
"Tentu saja tidak"
/3 tahun kemudian...
"Maaf Tuan, anda sudah tidak bisa berjalan dengan baik karna kelumpuhan"
"Apa? L-lumpuh? a-aku?"
"Maaf Tuan karna kecelakaan ini lumayan membuat fatal dan ini menyebabkan kelumpuhan jangka yang panjang"
/Beberapa minggu kemudian...
"Tuan Li anda sudah boleh pulang.."
"Terimakasih dokter saya akan mengurus majikan saya.."
"Untuk beberapa tahun kita tinggal di Villa yang tempatnya ada di Sydney"
"Baik Tuan"
/Beberapa Hari Setelah kepergian Li Jing Shan
"Kakak Li apa dia marah denganku?"
"Sayang makan malam!!"
"Baik bu"
"( Bahkan pesanku tidak dibaca olehnya )"
/8 Tahun Kemudian...
"Kenapa Dia tidak mengucapkan ulang tahun walaupun disaat Dia sedang dinas apa Dia sudah memiliki wanita lain ya?? "
"Itu kan? Paman He?! Aku harus kesana dan menanyakan tentang kakak Li!"
"Kakak Li ini aku Qianqian!!"
"Maaf Nona Xiao tapi tuan hari ini tidak bisa menemui Nona.."
"B-begitu ya..Aku tidak akan mengganggunya kalau begitu..Tolong titipkan salamku untuknya jangan lupa makan dan jaga kesehatannya..Aku pamit Paman He"
"Baik nona..selamat jalan.."
/Ruang Tamu
"Apa Qianqian sudah pergi?"
"Tuan Li Saya yakin jika Anda terus begini Dia akan sedih sekali Tuan"
"Aku tidak mau Dia bersama Orang Cacat sepertiku...Bahkan menyebut namanya yang lucu Aku tidak pantas"
"Tuan menurutku anda harusnya membicarakan ini dengannya..bukannya menyembunyikannya"
"Paman He terimakasih..tapi aku tidak mau dia mengetahui yang sebenarnya.."
"Tuan suatu penyesalan akan ada diakhir cerita"
"Aku tau itu Paman He..aku akan mengecewakanmu selama aku masih dikursi roda ini"
/Keesokan Paginya
"Selamat pagi Paman He!!"
"Nona Qianqian? Selamat pagi juga"
"Paman He apa Kakak Li ada dirumah?"
"Maaf Nona, Tuan sedang sibuk dan tidak bisa diganggu karna ini pekerjaan penting"
"Ohh P-Penting ya..Aku akan kembali saat Dia bilang Dia tidak sibuk"
"Nona..."
"Kalau begitu sampai jumpa lagi Paman He"
/Ruang Belajar Li Jing Shan
"Paman He jika Qianqian datang lagi katakan Aku sudah bertunangan dan Aku yakin Dia akan segera menyadari posisinya itu"
"Tapi Tuan itu sangat gegabah"
"Aku ingin Dia menemukan pria yang sehat dan tidak cacat sepertiku"
"Tapi Tuan-"
"Sudahlah..aku tau akan hal itu jadi aku akan terus seperti ini tanpa melihat dunia luar"
"Tuan.."
/Keesokan Harinya.
"/Lari Pagi"
"Selamat Pagi Kak Qianqian!"
"Selamat Pagi Anak Anak..Kakak pergi dulu ya bye bye /lanjut lari"
"Bye bye kak"
"Dia sangat cantik tapi kenapa belum mempunyai pasangan ya??"
"Sudah lah nyonya si tidak baik begitu.."
"Nyonya Lu ada benarnya juga"
/Taman Bunga..
"Disini adalah tempat pertemuan kita bukankah begitu Kak Li?"
"Qianqian?"
"Yu'er?! Kok kamu bisa ada disini sih?"
"Iya aku pindah rumah hari ini"
"Maaf ya aku ga dateng ke pernikahan kamu, Yu'er"
"Qianqian santai saja..Aku tau kamu sibuk dirumahmu karna Ibumu yang menjadi ceo"
"ya begitulah.."
"bahkan kudengar kamu ga pernah keluar.."
"Aku jarang keluar..mungkin keluar untuk lari pagi.. Hehe 😋"
"Astaga kamu ini.."
"bagaimana hubunganmu dengan Li Jing Shan?"
"(Aku tidak tau harus bagaimana apa aku jawab baik baik saja?) Itu Aku.. Maksudku kami baik baik kok"
"Kamu membuatku khawatir saja.."
"Jangan bercanda..Kalau begitu kau lanjut saja..Aku akan lanjut lariku.."
"Kapan kapan mampirlah kemari ya"
"Iya!! /lanjut lari"
/Rumah Xiao Qianqian
"Fyuh akhirnya sampai.."
"Ibu.. Aku pulang.."
"Selamat datang sayang.."
"Ibu sedang apa? Serius begitu"
"Ini ada proyek yang diadakan tapi diluar negeri"
"Oh..."
"Ibu tidak ada teman yang menemani makanya agak sibuk"
"Aku bisa ikut kalau begitu.."
"Benarkah?! Kita berangkat 2 hari lagi ya.."
"( 2 hari lagi adalah ulang tahunku tapi yasudah lah ) Baiklah bu"
"Besok akan Ibu packing jadi saat kita berangkat tinggal bawa koper tanpa menyiapkannya lebih dulu.."
"Terserah ibu saja..oh jika ada pesta tolong masukan juga gaunku itu ya"
"Baik tuan putri akan saya laksanakan /pfftt"
"Baik Ibunda Ratuku../hahahaha"
/Kediaman Li Jing Shan
"Paman He aku minta tolong suruh Feng Shuang kemari untuk mengantarkan pekerjaanku kemari dan kamu yang .akan mengantarkannya ke ruangan kerjaku.."
"Baik Tuan.."
/drrrttt drttttt
"Qianqian?"
/Pesan Suara Di Dengar..
"halo Kakak Li ini aku Qianqian apa kabarmu?? Hehe Aku hanya ingin bertanya saja..Apa kamu sehat? Apa kamu berada di China sekarang? Atau diluar China? Banyak yang ingin kubicarakan tapi ya sudahlah Aku tau kalau kau itu sibuk..Selamat beristirahat ya Kakak Li Aku menyayangimu"
/Pesan Suara Selesai Diputar..
"/Hiks Hiks"
"Bagaimana bisa Aku meninggalkanmu jika Kamu terus membuatku begini /hiks hiks"
/Diluar Ruangan
"Mereka adalah pasangan yang sangat menyayangi satu sama lain..karna Tuan berkata seperti itu apa yang terjadi dengannya?"
/Kamar Qianqian
"Eh? Aku menangis?"
"Lah? Qianqian? Kamu nangis??"
"Mungkin kelilipan Bu"
"Ohh yaudah ni cemilannya ya...Ibu taruh dimeja ya sayang"
"Terimakasih Ibunda Ratuku"
"/Pfftt kamu tidak cocok dibidang itu sayang"
"Setidaknya berikan aku satu atau dua pujian tentang akting ku ini bu"
"Akting mu kurang berkesan tau"
"Oh gitu? Yaudah deh..Ok aku mau main hp dulu 'v'
"Iya deh Ibu lanjut kerja ya../Keluar"
"Siap Boss"
"/Mimisan"
"Qianqian?!"
"Ibu../Pingsan"
"/Tlp Ambulans"
/Beberapa menit kemudian...
/Kediaman Li Jing Shan..
"Kenapa ada Ambulans di jam segini?"
"Tuan Li!"
"Ada apa Paman He?"
"Yang memasuki ambulans itu adalah Nona Qianqian!"
"Apa?! Kita ikuti!"
/Rumah Sakit
"Suster tolong Anak Saya Suster"
"Anak Ibu sudah kami rawat..jadi tolong tunggu disini.."
"Salam Bibi.."
"Li Jing Shan?! Kamu? Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu duduk di kursi roda?"
"Ceritanya sangat panjang Bibi..."
"Tapi sekali sekali temuilah anak itu..Dia sering sekali bercerita tentangmu waktu masih kecil... "
"Penyakit apa yang diderita oleh Qianqian , Bibi?!"
"Aku juga kurang tau..Aku sebenarnya kaget dan ingin pingsan.."
"Apa maksudnya ini?"
"/Hiks hiks"
"Apa yang terjadi?"
"/Diam"
"Nyonya permisi..apa anda adalah keluarga pasien?"
"Saya adalah Ibunya.."
"Putri anda mengidap Kanker Darah dan kemungkinan ini adalah tahap awal"
"Apa?! /pingsan"
"Apa Dia bisa sembuh dokter?"
"Kami akan berusaha dan mencoba yang terbaik untuk kesehatan Pasien"
"Paman He tolong bawa Bibi Xiao ke kamar pasien untuk melakukan perawatan"
"Laksanakan Tuan /pergi"
"Aku..aku.."
"Tuan Li saya sebagai dokter akan melakukan yang terbaik dan dulu saya juga ada diposisi Tuan Li..Kekasih saya dulu mengidap kanker darah dan dia sudah sembuh total sekarang"
"Terimakasih Dokter"
"Tuan Li terus berdoalah untuk kesehatannya..saya pergi dulu../pergi"
"Apa yang harus kulakukan? Aku tidak ingin memberinya luka lagi"
"Saya kembali Tuan Li"
"Paman He kita pulang saja..dan minta Bibi untuk merahasiakan ini"
"Saya sudah bilang pada Nyonya Xiao untuk tidak bilang ini kepada siapapun"
"Oh baiklah kita ke administrasi dulu ya dan bayar perawatannya dan paman he kamu yang urus ya.."
"Baiklah kalau begitu...tuan li apa anda akan diam disini?"
"Aku akan menunggumu disini,Paman He"
"Baik Tuan Li /pergi"
"Hei Qianqian cepatlah sembuh..supaya senyummu itu tidak pudar lagi...cukup disaat ayahmu meninggal dan dipemakaman beliau saja itu saja.."
"Tuan Li saya sudah selesai dan saya juga sudah bilang untuk merahasiakan nama anda,Tuan"
"Begitu ya terimakasih..ayo kembali"
/Kediaman Li Jing Shan
"Tuan lusa adalah ulang tahun Nona Qianqian"
"Aku tau itu Paman He"
"Apa Tuan mau memberikan hadiah?"
"Tidak..Aku memutuskan untuk memberinya hadiah itu agar bisa menjauh darinya.."
"Tapi Tuan-"
"Paman He aku agak lelah..Aku ingin keatas"
"Baiklah Tuan.."
/Rumah Sakit
"eugh D-dimana aku?"
"Dok pasien sudah sadarkan diri..."
"Halo Nona Xiao..aku Dokter Lee..bagaimana keadaanmu?"
"Dokter apa Ibuku ikut kemari?"
"Beliau menunggu diluar"
"Sejujurnya Saya kenapa ya Dok?..Kenapa saya ada di rumah sakit?"
"Nona Xiao mengidap penyakit Kanker Darah dan ini masih tahap awal tapi ini hampir ke tahap stadium 1"
"Apa?! K-kanker d-darah?!"
"Benar Nona Xiao..Saya tau para pasien yang belum mengetahui penyakitnya sebelumnya akan shock..Jadi tenangkan diri anda dulu"
"T-terimakasih D-dokter...Untuk sementara bisa tinggalkan aku sendiri?"
"Baiklah..Suster kita pergi.."
"/Pergi"
"/Masuk! Qianqian sayang?! Kamu ga papa?!"
"I-ibu? A-aku ga papa kok bu.."
"/plak"
"Bu! kok nampar diri sendiri sih?!"
"Ibu ga bisa jadi ibu yang baik..bahkan suamiku juga dibawa pergi karna tuhan tau kalau aku itu bukan orang baik"
"I-ibu ngomong apaan sih?! Ngga akan aku biarin penyakit ini ngalahin aku"
"Qianqian..Ibu.."
"Udah ya ayo bangun..( aku tau dia ga bakal dateng walau dia denger ini kan )"
"Kamu mau makan apa?"
"Tentu saja masakan apapun asalkan sehat untukku dari Ibu tercinta ku ini"
"/Tercengang ( Suamiku dia sepertimu ) Baiklah akan ibu buat"
"Ibu..Bersiap siaplah untuk packing..Lusa adalah proyek besar"
"Ibu sudah mengirim orang untuk mewakilkannya.."
"Siapa itu?"
"Teman dekat Ibu yang pernah dateng ke rumah..Masa kamu ga inget sih ( Kalo aku bilang yang mau kesana itu Li Jing Shan pasti dia akan mengejarnya )"
"Ibu..."
"Ada apa??"
"Aku merindukannya bu..Tapi dia tidak pernah mengatakan kabarnya..Aku agak heran apa dia masih mencintaiku atau tidak apa dia mempunyai wanita lain?"
"/Tercengang ( Li Jing Shan kamu berbuat sejauh ini agar Qianqian menjauh darimu? )"
"Aku sering menanyakan kabarnya tapi dia tidak /hiks hiks"
"Sayangku dia masih sibuk dengan pekerjaannya itu jadi maklumi saja"
"Pekerjaannya sangat penting rupanya"
"Qianqian!"
"Ibu? Kenapa Ibu meneriakiku?"
"Lupakan dia sayang..banyak pria lain dan itu bukan dia saja.."
"Apa ada orang yang mau mengurus orang sakit sepertiku? Mereka mungkin mengincar harta yang akan kau berikan nantinya"
"I-ibu hanya"
"Aku ingin istirahat bu.."
"B-baiklah /pergi"
/Beberapa Hari Kemudian....
"Kesembuhan Nona Xiao sangat berjalan dengan baik.."
"Akhirnya.."
"Kau dengar itu Bu?! Kesehatanku berjalan dengan baik!!"
"Kau benar sayang /hiks hiks.."
"Dan nona xiao disarankan untuk memakan makanan yang sehat juga.."
"Baik Dokter Lee"
"Paman He? Apa yang kamu lakukan disini?"
"Aku hanya check up kesehatanku..aku kan sudah tua.."
"Jika ada yang salah tolong beritahu aku"
"/Tercengang..Tidak ada yang salah Nona...Semua baik baik saja"
"Aku menggangapmu seperti Pamanku sendiri..Jadi jangan sungkan denganku Paman He"
"Qianqian kemari"
"Baik Bu aku datang!!"
"Sampai jumpa Paman He"
"Lekas sembuh Nona Xiao /pergi"
"Makasih Paman He /pergi"
"Terimakasih Dokter Lee kami pamit"
"Baik Nyonya Xiao"
/dalam perjalanan
"Ibu awas!!!!"
/brak!
💥💥💥💥💥💥
"Apa yang terjadi? Kecelakaan?"
"Apa ada yang selamat?"
"Dua orang telah mengalami kecelakaan mobil.."
"Bawa kerumah sakit!!"
/Rumah Sakit
"e-eugh d-dimana aku?"
"Bagaimana keadaanmu nyonya?"
"Kepalaku pusing"
"Saya ingin memberitahu kabar duka.."
"Apa maksudmu?!"
"Apa salah satu wanita dimobil bersamamu itu adalah keluargamu?"
"Dia anakku!! Apa yang terjadi padanya?!"
"Dia meninggal dunia karna gegar otak yang keras sehingga itu pendarahan dan menyebabkan meninggal dunia"
"A-apa?"
"Maaf nyonya kami sudah berusaha yang terbaik"
"Tidak!!!! Aku menginginkan anakku!!!! Kembalikan anakku"
/Kediaman Li Jing Shan
"T-tuan"
"Ada apa? Apa yang terjadi Paman He?"
"K-keluarga Xiao k-k-kecelakaan /berlutut"
"Paman He i-itu tidak lucu t-tau /panik"
"/Xiao Qianqian"
"Ayo angkat qianqian telponku!!"
/Pesan Suara Dimulai..
"/Hai maaf jika Aku tidak menangkat telpon darimu..Saat ini kamu yang menelepon sedang menerima pesan suara dariku...Saat ini aku sedang sibuk telpon aku dilain hari ya"
"Kita kerumah sakit sekarang!"
/Dirumah Sakit
"Permisi Suster apa ada pasien yang bernama Xiao Nianlu?"
"Oh ada Tuan dikamar xxx no xxx..Dia baru saja mengalami kecelakaan "
"Terimakasih Suster /pergi"
"Eh aku belum selesai bicara..yasudahlah"
/Kamar Pasien
"Bibi?!"
"Li Jing Shan?"
"ini aku bi..d-dimana Q-Qianqian?"
"dia ada di sebelahku.. Kalian tidak melihatnya??"
"Tuan tuan..boleh bicara diluar?"
"Dokter Lee serahkan ini kepadaku"
"Maaf merepotkanmu Dokter Sha"
"Ibu beliau ini sepertinya memiliki permasalahan pada Psikologinya"
/Diluar..
"Apa Tuan Tuan adalah kerabat dari Nona Xiao Qianqian?"
"Dia adalah kerabat ku! Apa yang terjadi padanya dokter?!"
"Dia meninggal dunia dan kami sungguh minta maaf karna kematiannya"
"/Tercengang A-apa? T-tidak! Kau bohong kan?! Dimana dia?!!"
/Kamar Mayat
"N-nona Xiao?!"
"Qianqian!! Bangun!!! Ini Kakak Li mu!! Lihat aku Qianqian!!!"
"Tuan Li.."
"Paman He apa kamu tau? Qianqian suka bermain putri salju denganku waktu kecil..Apa yang harus kulakukan jika dia begini?! Dia pasti bercanda sekarang /putus asa"
"Maaf Tuan Li..tapi Nona Xiao sudah meninggalkan kita..Ini berbeda dengan bermain peran"
"Dia tidak akan meninggalkanku secepat ini!!!!"
"Li Jing Shan..Bibi mengetahui kamu mencintai Qianqian..Aku..minta maaf karna telah..Merenggut nyawanya darimu dan aku yang malah selamat.."
"Bibi../putus asa"
"Tuan Li..Kita kembali kerumah?"
"Urus biaya perawatan Bibi..Aku akan kembali sendiri.."
"Tuan.."
"Maaf kan aku..aku..Qianqian maafkan Ibu.."
/Taman Bunga
"Disini kita bertemu pertama kali dan berjanji satu sama lain"
"Tuhan!! Apa salahku!! Aku hanya ingin dia bahagia tapi kenapa kamu merebutnya dariku?!"
"Aku.."
/kediaman li jing shan
"/minum-minum"
"/Tertidur"
"Jangan terlalu banyak minum kakak..itu tidak baik untuk kesehatanmu tau dan-"
"Akhirnya aku bisa melihat kakak li"
"Qianqian?!"
"Maaf..mungkin Kakak tidak bisa melihatku..Aku hanya ingin meminta sesuatu darimu.."
"Qianqian.."
"Tolong bantu Ibuku ya..Dia mungkin akan merasa bersalah dan perusahaannya mungkin tidak berjalan dengan baik..Ini semua karna diriku.."
"Tidak!!"
"Kakak Li menjauhiku karna kelumpuhan kakak bukan? Aku tidak akan mengingkari janji yang kubuat..Tapi..Aku mencintaimu..Semoga di kehidupan selanjutnya aku bisa menjadi istrimu seutuhnya..Maaf.."
"Jangan tinggalkan aku!!!"
"Tidak!!!!"
"Bye bye..Kakak Li..Saat pemakamanku tiba tenangkan Ibuku..Aku sudah mengiklaskan takdirku..Jadi kamu juga harus mencari seseorang yang akan menemanimu dimasa tua.."
"/Pergi"
"Tidak!!!!"
Selama 13 tahun Li Jing Shan selalu merayakan ulang tahun maupun hari peringatan pemakaman Xiao Qianqian..
Bahkan saat senggang dia pasti akan berkunjung ke pemakaman..
Tidak hanya itu..
Li Jing Shan selalu bermimpi tentang masa kecilnya dengan xiao Qianqian dan selalu bersedih...
Sekarang dia tidak menikah..
Jadi dia mengadopsi anak laki laki yang mirip seperti Xiao Qianqian dan diberi nama Li Jin Shen..
/Pemakaman..
"Hei Ayah..Dia akan menjadi ibu angkatku selamanya kan?"
"Tentu saja Jinshen"
"Dia sangat cantik..hei Ibu umurku sudah 19 tahun.."
"Dia adalah anakmu Qianqian"
"/senyum senang sekali melihat mereka datang bersama ke pemakamanku"
Paman He sudah pensiun dan Ibu Xiao Qianqian sudah meninggal dan memutuskan bahwa perusahaannya berada dibawah kendali Li Jing Shan...
Penyesalan Li Jing Shan masih dia rasakan setiap hari setiap jam setiap menit dan setiap detik..
Kadang dia depresi..
Dan sekarang sudah lebih membaik..
setiap dia melihat kenangannya dengan Xiao Qianqian dia akan merasa sedih dan sakit hati..
Tamat