Ryuju kini sedang berada di sebuah Restoran yang di tempatinya untuk bersantai bersama temannya. Awalnya baik baik saja, Seperti pada umumnya cewek yang kalau kumpul pasti banyak hal random yang bakal Di bahas.
Ryuju keluar Restoran untuk mencari udara segar, kebetulan juga letak Restoran tersebut dekat Dengan Pegunungan. saat tengah santai melihat-lihat ia tak sengaja melihat Teman Lamanya sedang duduk di depan Restoran bersama Pacarnya.Ryuju berniat ingin menyapanya, sudah lama Juga Mereka Tidak Saling tegur sapa. baru saja Ingin Menyapa Tangan Ryuju langsung Di Tarik dan pelakunya Yaitu Yuna.
"Hah?kenapa na?"Tanya Ryuju yang kebingungan karna tangannya Di tarik oleh Yuna.
"Masuk yuk,bentar lagi kita bakal pindah Tempat lagi"
Setelah Yuna bilang itu Ryuju Langsung nurut sama Yuna. Di saat Ryuju Udah Duduk di kursinya dia malah melihat Pacarnya di luar Restoran Bersama Temannya itu.
Ryunju Langsung Melambai ke arahnya dan Lambaian tersebut Ternotice Oleh pacarnya. Dengan cepat Ryuju Langsung berjalan Keluar.
"Kenapa Kesini?"Tanya Ryuju
"Kesini juga Cuman Sebentar Kok,Aku langsung balik lagi Sama Nicholas, Kamu hati hati Ya" Ucapnya Sambil Mengusap Ujung kepalanya Ryuju.
"Yaudah deh, aku bentar lagi Juga mau pindah tempat,itung itung jalan jalan hehe"ucapny sambil tersenyum ke arah pacarnya.
Sang pacarpun langsung menggenggam Tangan Ryuju Lalu Berkata."Hati Hati,Ga semua Yang kamu lihat Itu nyata"
"Hah?Maksud Seon apa?"
Seon pacarnya Ryuju langsung Mengelus Pipinya Ryuju.
"Gapapa,kamu harus hati hati. Jangan keliaran sendiri ya"Ucap Seon sambil melepas genggamannya itu.
Ryuju Hanya Mengangguk tidak Paham Atas Omongan Seon Barusan. Maksud Ga semua Yang di lihat Ga nyata, Apa?
"Yaudah aku pulang Dulu Ya"
"Iya.Dadah"
"Dadah Nicholas"Ucap ryuju sambil melambai Ke arah Nicholas.
Ryuju hendak mau Masuk Lagi ke Dalam Restoran Yang Tadi. Tapi,Pandangannya Ter arah Ke Tempat Duduk yang Di tempati Teman Lamanya Itu. Terlihat Tidak Ada Siapa Siapa Disana. Pikir Ryuju mungkin temannya udah pergi.
Lamunan Ryuju tersadar oleh Yuna yang Ngasih kabar kalau Yeju Meninggal. Bukannya Yeju tadi ada di depan Restoran?kok?
"Hah?Yang bener Yun?Yeju kan tadi Ada Di depan"Ucap Ryuju Sambil Menunjuk ke arah tempat Duduk Yang Di dudukin yeju barusan.
"Gaada apa apa ju"
"Dia Barusan Sama pacarnya Yun,masa?"
"Dia Meninggal Sama Pacarnya Ju"
Ryuju jelas syok,Dia baru saja Lihat Mereka Lagi duduk berdua Di Depan Restoran. Masa Seon?
Hp Ryuju tiba Tiba Berdering,tertera Nama Seon Di sana. bergegas Ryuju Mengangkat nya.
"halo seon?"
"Ju..Kamu dimana?Mau Aku jemput?Yeju katanya Meninggal"Ucap Seon di telepon.
"Seon....Bukannya kamu Barusan disini?Terus Kamu Pulang Sama Nicholas"Ucap Ryuju Untuk memastikannya.
"Kemana?Aku dari tadi Ada Di rumah Sama Bang Kei, Nicholas?Dia kan lagi pulang ke Taiwan"Jelas Seon di telepon.
Ryuju Terdiam tidak membalas Omongan Seon yang barusan. Sebenarnya Apa Yang terjadi?Apa Yang Ryuju alami sekarang?
seketika Kaki ryuju Melemas dan Terduduk Di Tanah Yang Dingin. Yuna langsung menenangkan Ryuju.
"Sebenarnya ada Apa Sih yun?"Tanya Ryuju Yang Matanya Masih Kosong.
"Nanti aku jelasin di rumah,sekarang yuk kita ke mobil terus pergi dari sini"
.
.
.
.
.
Seketika Seon Panik karna sang pacar tidak membalasnya tadi. Untungnya Yuna memberi mereka Alamat rumah yang akan di datangan Yuna dan yang lainnya. Bergegas Seon Pergi Menggunakan Mobilnya Kei.
"Bang minjem Dulu Mobilnya"Ucap Seon sambil membawa kunci mobil kei yang tergeletak Di meja.
"Heh Mau ngapain?"
"Pacar Gue Bang"
"gue ikut"
Mereka berduapun Bergegas ke sebuah Hotel Mewah Yang ada Di Desa tersebut,Seon Langsung berlari Menuju kamar Yang di tempati Ryuju. Sesampainya Disana Seon melihat Ryuju yang tengah menangis.
"Ju ini seon"
Seketika Ryuju melihat ke arah seon yang ga Jauh darinya itu. seon bisa melihat dari matanya kalau dia sedang ketakutan.
"Kamu beneran seon?"Ucap Ryuju, mesti dia sedang menangis Tapi suaranya tetap Stabil.
"Iya,ini aku"Ucap Seon Sambil memeluk Ryuju
Ryuju kembali menangis di pelukan Ryuju, Sumpah Ini pengalaman Yang Menakutkan bagi Ryuju. Pasalnya Dia Kaget Dengan Keberadaan Yeju yang Mendadak ada terus hilang dan Juga Kabar Dari yeju, Di tambah Seon Bilang begitu.
"Aku kira Kamu Dateng nyamperin aku sama Nicholas,Dia bahkan Ngucapin yang Bikin aku bingung"
"dia Bilang apa?"Tanya Kei Yang penasaran Kejadia Apa Aja Yang di alamin Ryuju hari ini.
"katanya HATI HATI,GA SEMUA YANG KAMU LIHAT ITU NYATA"
jelas semuanya kaget, Ryuju memang Belum mengetahui kalau dia Bisa Melihat hantu Ataupun sebagainya, Maka Dari itu Ryuju Bakal menghampiri Hantu Tersebut Karna Pikirnya Itu orang Yang Di kenalnya. Untungnya Yuna Selalu Menahannya. Namun, tadi yuna tidak sempat menahannya Karna Pikir yuna Juga Sama Kalau Itu Seon.
Entah Apa Tujuan Hantu tersebut mendekati Ryuju,apa Dia Mau Minta Bantuan?Atau Nyelakain Ryuju?Gaada yang tau Selain Ryuju sendiri.
Ryuju langsung tertidur Karna Terlalu Lelah. Seonpun menarik selimbut Untuk Menutupi Dari dinginnya Kamar tersebut. Seon Langsung Gabung Bersama Dua Orang yang dari tadi Duduk Di meja Kamar hotel tersebut.
"Jadi?Mau Gimana?Dia Pasti kaget,kita Ke Tempat yeju Besok Aja"Usul Yuna
"Biarin Ryuju istirahat dulu,Pasti cape"Ucap Kei Sambil Mengangguk anggukan kepalanya.
"Dia Ketemu Berala roh?"Tanya Seon ke yuna. kebetukan tuna Juga Dapat melihat Hal tersebut namun Tidak sejelas Ryuju.
"empat"
"Banyak bener,Pantes Aja Ryuju cape Toh Energinya di ambil sama empat roh itu"Ucap Kei
"Bukan,mereka Bertiga Sangat Jauh Dari Ryuju,Bahkan saat Ryuju Liat Roh Yeju sama Pacarnya Aku langdung nahan dia,jadi Energi Ryuju Ga Terambil"
"Yang dua?"-Kei
"Roh yang menyerupai Nicholas Diam Di Dekat Jalan Beda Lagi Sama Roh yang menyerupai Kamu"Jawab Yuna Sambil Menunjuk ke Arah seon
"gue?"
"Dia Terus mengeggam Tangan Ryuju,Maka Dari itu Semua orang bisa Lihat Kalau Ryuju lagi bareng pacarnya"
Mereka Berdua cuman nenganggap angguk aja. Mereka paham dengan situasinya. Maka Dari itu merema Lebih Memperketat Penjagaan Terhadap Ryuju agar tidak terjadi Sesuatu lagi.