Sunmi hari ini pergi mengunjungi kediaman Ibunya. Sudah lama tak jumpa. Sunmi sengaja tidak memberi kabar terlebih dulu agar menjadi sebuah kejutan. Karena jalanan padat dan ramai jadi Sunmi tiba di waktu sore menjelang maam. Waktu magrib. Sumin tersenyum ketika melihat Ibunya tengah berdiri di depan pintu rumah. Sumin langsung memeluk sang Ibu.
"Tumben pakai daster. Mana warnanya putih," celetuk Sumin.
"Ini memang baju ku ...."
Sunmi terkekeh. "Sejak kapan Ibu pakai baju daster seperti ini? Ah, mungkin aku yang tidak tahu. Tapi dulu Ibu tak suka bila pakai daster."
Tiba-tiba seseorang dari arah belakang menghampiri Sunmi.
"Permisi."
Sunmi membalikkan tubuhnya. "Loh Ibu!"
"Kenapa kau datang kesini tidak memberi kabar terlebih dulu?"
Sunmi melihat wanita yang berdiri di hadapannya dari bawah sampai atas lalu kembalu ke bawah.
"Bukannya Ibu pakai daster?" tanya Sunmi.
"Kau tahu sendirikan, Ibu tidak menyukai baju daster," jawabnya.
"Lalu ... jika ini Ibu, berarti yang di belakang ...."
Niatnya ingin memberi kejutan tapi malah dirinya yang mendapat kejutan. Sebuah sambutah dari 'penghuni' rumah Ibunya.