Apa salahku? apa dosaku? kenapa aku harus mengalami semua ini? Aku hanya ingin hidup bahagia bersama dengan keluargaku. Kenapa kalian menyiksaku dan memisahkanku dari keluargaku? kembalikan aku ke negaraku. Kembalikan aku pada keluargaku!!!!! Kalian jahat sekali, kejammmmmmmmmmmmmm...... Tidak punya hati nurani, benar-benar iblis kalian.
Kisah ini berawal dari seorang gadis yang memiliki kelebihan. Gadis ini bisa melihat, dan berkomunikasi dengan mahluk-mahluk tak terlihat. Nama gadis itu adalah Lisa. Lisa seorang gadis berumur 13 tahun, yang tinggal di sebuah desa di daerah Purworejo Jawa Tengah.
Lisa tinggal bersama dengan orang tua dan kakak laki-lakinya. Mereka menempati sebuah rumah tua, yang sudah sangat lama tidak di tempati lagi.
Hari pertama saat Lisa tinggal di rumah itu, dia melihat, ada seorang gadis jepang dengan rambut panjang dan wajah yang sangat cantik sedang berdiri di dekat pintu. Gadis jepang itu mengenakan gaun pengantin jepang pada zaman dahulu, gaun yang dia kenakan berwarna merah.
Gadis jepang itu tersenyum pada Lisa, dia mendekati Lisa dan membelai-belai rambutnya sambil berkata "Bishoujo" yang artinya gadis cantik.
Lisa sudah terbiasa dengan hal-hal seperti itu, jadi dia tidak terlalu takut saat bertemu dengan mereka.
"Halo." kata Lisa.
Gadis jepang itu hanya tersenyum pada Lisa dan kemudian dia meninggalkan Lisa dengan menembus tembok kamarnya.
Keesokan harinya saat Lisa hendak ke kamar mandi, dia melihat gadis jepang itu. Dia sedang duduk di teras belakang rumah sambil menangis.
"Halo kak, kenapa kakak menangis?" tanya Lisa pada gadis Jepang itu.
Gadis Jepang itu kemudian melihat ke arah Lisa, akan tetapi kali ini dia menampakkan wajahnya yang penuh luka dan darah. Dia berkata pada Lisa sambil menangis,
"Sakit....., sakit...."
"Dimana yang sakit kak?"
"Apa yang terjadi kepada kakak?"
"Kenapa kakak bisa meninggal dan terluka seperti ini?" tanya Lisa kepada gadis Jepang itu.
Tanpa rasa takut, Lisa mendekati gadis Jepang itu dan berkata,
"Ceritakan padaku kak, aku akan mendengarkan." kata Lisa padanya.
"Namaku Dadaka, aku seorang gadis Jepang. Waktu itu, sekitar 100 tahun yang lalu. Saat perang sedang berlangsung, aku datang ke Indonesia bersama dengan keluarga dan kekasihku. Dia seorang tentara Jepang, yang ditugaskan di Indonesia."
"Hari itu..."ucap Gadis Jepang itu sambil menangis karena mengingat hari paling tragis dalam hidupnya.
"Hari itu aku diculik oleh tentara Belanda, saat acara pernikahanku sedang berlangsung. Mereka melukai, dan membunuh satu persatu keluargaku tanpa ampun."
"Didepan mataku, mereka juga membunuh kekasihku secara kejam. Benar-benar keji, manusia iblis."
"Tidak hanya itu, mereka juga menculikku dan menyekapku di sini, di rumah ini."
"Satu-persatu...., mereka secara bergilir mengambil keperawananku."
"Sakiiiiiiiiiiiitttttttttttt, ppeeeerrrrrrriiiiiiiihhhh."
"Mereka tidak puas hanya mengambil keperawananku, tapi mereka juga melukai wajahku dengan pisau. Banyak sekali sayatan pisau, yang mereka berikan padaku. Rasanya sangat menyakitkan, ku lihat banyak luka menganga di tubuhku."
"Mereka juga menguburkanku hidup-hidup dan meninggalkanku."
"Tubuhku dikuburkan di bawah pohon ini."
"Sebelum meninggal, aku mengatakan bahwa arwahku tidak akan tenang sampai aku membalaskan dendamku pada mereka."
"Akan tetapi, aku melihat mereka meninggal di medan perang. Aku tidak ikhlas, kenapa mereka tidak meregang nyawa di tanganku."
"Tidak adil......seharusnya, mereka juga merasakan sakit yang sama dengan yang ku rasaka.
"Mereka juga membuatku terpisah dari keluargaku, aku sangat merindukan keluargaku."
"Aku sendirian disini. Tanpa bisa menemukan keberadaan mereka."
"Arwahku terus saja penasaran, karena aku mengenakan gaun pengantin berwarna merah darah saat aku meninggal. Di negeri kami, pantang mengenakan baju berwarna merah saat meninggal. Karena hal itu akan membuat arwah kita menjadi penasaran. Selain itu, aku juga ingin tubuhku dikuburkan dengan layak.
"Bahkan sekarang aku berubah menjadi siluman serigala, wajahku serigala tubuhku manusia."
"Aku berubah seperti itu, setiap kali melihat laki-laki yang datang atau hanya sekedar lewat di sekitar rumah ini."
"Kumohon padamu, bantu aku. Tolong kuburkan aku dengan layak, agar aku bisa tenang kembali." ucap gadis Jepang itu sambil menunjukkan lokasi dia dikubur."
Lisa ikut sedih, saat mendengar kisah dari arwah gadis Jepang yang ada di sampingnya ini. Lisa mengatakan bahwa dia akan memberitahukan semuanya kepada orang tuanya. Agar orang tuanya membantu Lisa untuk menguburkan mayat itu dengan layak.
Sebagian dari cerita ini, diambil dari kisah nyata yang terjadi di kampung halaman Author di Purworejo Jawa Tengah. Semoga teman-teman suka dengan ceritanya 🙏