BERTEPUK SEBELAH TANGAN
Pada pagi itu seperti kebiasaanku, aku berangkat sekolah. Hari itu berjalan normal seperti hari-hari sebelumnya. Hingga tiba saatnya bel pulang berbunyi. aku berjalan meninggalkan kelas, dan aku pun duduk di depan lobi sekolah, sambil menunggu jemputan. Disela-sela lamunanku ada dua orang cewek menyapaku.
" haiii, cowok sendirian aja nih.? "
" Iya nih. " jawabku dengan antusias
" Boleh kenalan nggak. ?" ucap cewek pertama
" Boleh kok." sahutku
" aku fasha dan ini temanku farah, nama kamu siapa.?"
" Aku roy, salam kenal yaaa."
Setelah perkenalan yang singkat itu, aku selalu kepikiran si fasha terus. Entah kenapa dia sangat menarik buatku. " Apa aku jatuh cinta sama dia yaaa.3 Tanda tanya" gumamku terus menerus.
Keesokan paginya aku berangkat ke sekolah dengan semangat. Setelah beberapa menit berjalan menuju ke sekolah. Aku pun tiba di sekolahan, dan langsung meluncur ke kelas, dan mengikuti pembelajaran pagi itu. Bel istirahat pun berbunyi nyaring memenuhi kelas-kelas yang ada. Aku pun pergi ke kantin dengan salah satu temanku. Dalam perjalanan menuju ke kantin aku melontarkan pertanyaan ke temanku.
" Dimas, kamu tau nggak yang namanya fasha.?" tanyaku pada dimas
" tau, emangnya kenapa.?" selidik dimas
" nggak kok cuma nanya. Dia dikelas 9 apa sih dim.?" ujarku
" coba kamu tanya ajeng, dia kan temen ajeng.!" suruh dimas padaku
" ok thanks ya bro."
Setelah aku makan di kantin, aku pun balik lagi ke kelas bareng teman-teman kelasku. Sesampai di kelas aku langsung mendekati si ajeng.
" jeng, aku mau ngomong bentar sama kamu.?" panggilku dari depan kelas
" iyaa roy, kamu mau nanya apaan.?"
" kamu temennya fasha kan, dia di kelas apa jeng.?" tanyaku
" Dia kelas 9G. kenapa kamu nanya-nanya fasha, kamu naksir ya sama dia. Tapi nggak apa kok, dia masih jomblo kok.' cerocos ajeng
" Sssttttt, jangan keras-keras ngomongnya jeng." kataku
" ok ok sorry bro." jawab ajeng sambil minta maaf
" ok, makasih ya jeng."
Semenjak aku tau kelas fasha aku sering main ke kelasnya, sekedar main gitar atau ngobrol-ngobrol dengan temanku yang satu kelas dengan fasha.
Aku masih ingat waktu itu tanggal 13 februari, sepulang sekolah aku langsung meluncur ke kota menuju salah satu tempat perbelanjaan dikota. disana aku mencari setangkai mawar merah, tetapi setelah beberapa lama aku mencarinya selalu tidak ada. Maka aku memutuskan untuk pulang saja dan akan membelikan dia coklat saja di mini market dekat rumahku.
tiba saat hari valentine. setibanya di sekolah aku sangat berdebar-debar. Pada saat istirahat, kebetulan fasha lewat di depan kelasku. Aku meminta temanku untuk memanggil fasha, sedangkan aku mengambil coklat di tas. Setelah itu aku berjalan perlahan-lahan kedepan kelas, setelah aku di depan fasha aku menyodorkan coklat itu ke fasha dengan kepala tertunduk karena malu banyak siswa yang menyaksikan. Tanpa aku sadari ada guru yang mau lewat.
" Ini buat ibu ya nak3 Titik makasih." ucap guruku
Sontak aku terkejut dan langsung mendongakan kepala dan memandang guru tersebut. Dengan rasa malu aku menjawab " nggak bu, itu buat fasha."
Lalu coklat itu dikembalikan dan ku berikan ke fasha. Tapi fasha hanya memandangi coklat itu.
" terima3 Titikterima3 Titikterima3 Titik" teriak siswa-siswa di sekitarku
Suasana waktu itu sangat riuh sekali. Setelah beberapa saat kemudian fasha mau menerima coklat pemberianku. Dan meledaklah teriakan dan tepuk tangan orang-orang di sekitarku. Lalu fasha berlari ke kelasnya, dan suasana pun kembali normal.
Aku merasa lega sekali, karena fasha mau menerima coklat dariku. Selang beberapa hari kemudian aku memutuskan untuk menembak fasha.
Hari itu sepulang sekolah aku menemui fasha di kelasnya. Butuh waktu untuk aku mengumpulkan keberanian, setelah aku cukup berani aku pun duduk di sebelahnya .
" fasha3 Titik aku suka sama kamu, aku sayang kamu. Kamu mau nggak jadi pacarku.?" kataku sambil terbata-bata
" maaf ya roy, aku nggak, bisa kita temenan aja ya3 Titik" ucap fasha sambil mengelus punggungku
Aku sudah siap dengan kemungkinan itu. Setelah cintaku ditolak aku pun berjalan pulang ke rumah dengan hati yang hancur tak berbentuk.
3 Tanda bintangTAMAT3 Tanda bintang , Kotak edit, Di luar daftar, Editor, Teks