Rose Hidup di sebuah pedesaan di kota S. Usia Rose yang mengijak 24 tahun, tlah menyandang status JANDA 1 anak. Dan Rose memiliki 1 adik perempuan bernama Bunga . Kedua orang tua Rose sudah lama tiada semenjak Rose berusia 10 th. Lika liku kehidupan membuat Rose menjadi sosok wanita keras kepala. Bahkan para tetangga Tidak pernah melihatnya sedih.
Tetapi sayang banyak para tetanggga yang tidak menyukainya. Apa lagi statusnya, sering sekali jika ada pria yang berbicara dengan Rose selalu saja Rose di bilang menggoda oleh para tetangga yang melihatnya.
" Ibu ... ibu " seru putri sang anak memanggil Rose . " Putri lapar " ucap sang anak. " Sebentar ya nak ibu ambilkan dulu " Rose mengambilkan nasi dan lauk serta sayur. Hanya makanan sederha yang bisa Rose sediakan untuk keluarganya.
Keadaan yang Memang mengharuskan untuk berhemat. Sang adik Bunga yang duduk di bangku sekolah SMA. Sekarang membutuhkan banyak biaya . Dan sang anak yang masih berusia 2 tahun . Serta yang paling membuatnya harus Extra hemat. Karna Rose yang sedang hamil 7 bulan . Lima bulan sudah lamanya di tinggal suami karna kecelakaan .
" Ayo makan sayang " ucap Rose memberikan nasi dengan lauk oseng kangkung kesukaan anak dan adiknya dengan lauk gorengan sisa penjualan keliling. Rose mengusap lembut pucuk kepala anaknya. " ibu aaa... " Putri sang anak ingin menguapi ibunya , tangan kecilnya menjulur ke arah Rose. " ibu sudah makan sayang " ucap Rose
" Ayo ibu Aaa" ucapnya lagi...
Akhirnya Rose pun membuka mulutnya menerima suapa dari sang putri.
" Ibu tadi putri main ke rumah mama cindy, gak boleh masuk. Putri mau nonton TV bu, gak boleh. " ucap putri yang masih begitu polos
" Trus putri main ke rumah bayu di luar putri liat film kartoon bagus , Putri mau masuk pintunya di tutup gak boleh" putri memberi tahu Rose sambil menangis
Rose yang mendengar penuturan sang anak tak bisa menahan air matanya jatuh . karna Putri makan dengan terisak menangis menceritakan kejadian tadi. Rose menyeka air matanya.
" Sayang jangan nangis nanti kalau ibu ada rejeki kita beli TV yach" ucap Rose memberi tahu putri agar anaknya tidak menangis kembali.
Putri yang tidur di pangkuan Rose terkena tendangan dari perut Rose.
" Auw apa ini bu, ihh gelak gelak " ucap putri yang sangat antusiasi dan kagum melihat pergerakan di perut Rose.
" Assalamualaikum "
" Walaikumsalam " ucap Rose dan putri bersamaan
" Bibi ... " panggil Putri pada Bunga adik Rose "Cini Cini Bi lihat ini tu tu tu gelak gelak. " ucap Purti yang sedikit cadel
" Wahhh babynya aktif banget ka" Bunga mengusap perut sang kaka yang sudah membuncit
" Baby baik baik di dalam yach. Jangan nakal jangan bikin ibu sakit dan kecapean. kasian ibu ok " ucap Bunga
" Aamiin " Rose mengamini doa adiknya.
"Makan Dulu sana nanti baru kita siap siap untuk jualan lagi ." Ucap Rose memerintah adiknya
" Baik kakaku sayang ..." Bunga berlalu meninggalkan kaka dan keponakannya
" Alhamdulillah ka jualan hari ini habis, Sekarang masih jam 5 Sore . " Sambil beberes Bunga memperhatikan Ponakanya yang duduk memandang seoarang anak memakan ice cream.
" Hei ponakan Bibi yang cantik liatin apa hemm" tangan mungilnya menjulur menunjuk anak yang sedang berjalan memakan Ice cream " itu ".
Lalu putri menolek ke arah Bunga " Bibi mau itu "
" Sayang engak " belum sempet Bunga berucap. Pundak tangan Rose memegang Punda Bunga menggeleng dan berkata " Sana beli 2 " ucap Rose terseyum
Usia kandungan Rose sudah masuk 9 bulan . Sebentar lagi akan melahirkan . Rose membuka tabungan yang di mikinya . Alhamdulillah tabungan bisa terkumpul, Bisa buat beli TV. Ya Allah " Trimakasih atas segala nikmatmu. "
" De hari ini libur gak jualan siap siap kamu kita pergi ke Toko dekat pasar " Rose memberi tahu
" Emang mau ngapain mba " tanya Bunga
" Udah kamu siap siap gih tapi nanti jalan kaki aja yach" Bunga menganggukan kepalanya.
Putri yang sedang bermain boneka usang langsung bangun mendengar Rose berkata akan pergi kepasar. " yeeee yeeee Pergi kepasar" teriak putri kegirangan.
Dalam perjalanan menuju pasar banyak cemohan dari tetangga yang melihat Rose dan adiknya. " Lihat dia Gayanya ke pasar besar kaya orang kaya aja. Coba pikir deh suami gak ada. Orang tua gak punya. Lalu harta benda cuman punya gubuh sederhana itu saja. " ucap ibu ibu yang sedang berkumpul
" iya iya kamu betul itu jenk , apa lagi si Bunga itu kan butuh uang sekolah banyak. coba uang dari mana. Aku saja nih yach yang masih punya suami kadang uang tak cukup. " ucap salah satunya lagi
Apa jangan jangan laki laki yang biasanya datang itu simpanannya "
" ibu retno kalau ngomong di jaga bu. setauku itu lelaki dateng nganter baju jahitan." ucap salah satu tetangga Rose yang tau keseharianya.
" Dan mereka itu selalu makan apa adanya " ucapnya lagi
" Ka kaka beneran ada uang buat beli TV " ucap bunga
" kaka ada tabungan sedikit de... lagian nanti kalau mba lahiran kamu susah jagain ponakan kamu yang cengen itu. Mba beli ini agar Putri bisa diam di rumah kamu juga ada hiburan ." ucap Rose menjelaskan
" Tapi ka apa tidak, uangnya di gunakan kaka buat biaya baby nanti " ucap Bunga
" Kaka masih ada tabungan gak papa . Dan yang penting uang sekolah kamu udah lunas. Kala bisa lega . "
" Ya udah beli yang kecil aja ya mba" ucap Bunga
Rose mengangguk berapa itu pa ... 1 juta 200 aja neng ini udah di kasih diskon.
" Pak apa boleh kurang dikit 1 juta 100 ya pa" sang penjual mempertimbangkan melihat wanita hamil dan anak umur 2 tahun yanh di gandengnya.
" Baiklah neng, Mau di anter sampe rumah gak neng."
" iya pa boleh sekalian antar , ini uangnya makasih bnyak ya pa"ucap Rose Bunga bersamaan
" Ibu ...cape ..." ucap putri
" Mau ibu gendong sini " Putri menggeleng
" Engga kasian nanti dedenya sakit kalau ibu gendong puti " Rose terseyum haru mendengar kata yang keluar dari mulut putri.
" Sini Bibi aja yanh gendong" Putripun menggeleng
" Enggak mau duduk dulu mau minum aja " ucap Putri
" Baiklah ponakan bibi yanh cantik
Akhirnya sampai rumah ." Neng ini mau di taruh di mana TVnya" ucap seseorang yang mengantar TV. " Taro di meja situ aja pa. Makasih banyak."
Beberapa hari setelah Rose membeli TV kehebohan warga pun langsung dengan positif dan negativ.
Tetangga Rose, orang kaya di desanga memiliki banyak tanah dan sawah. Orang yang sangat di sanjung di desanya itu malah bicara buruk tentang Rose. " Kau tau gak kata pak topik, Kalung dan gelangnya yang beratnya 30 gr hilang. Nah kemaren lihat Rose beli TV ke pasar besar . Pak topuk bilang Rose yang mencurinya . Coba pikir deh dia mau melahirkan dan adiknya kan juga mau kelulusan sekolah. Uang dari mana coba.
Semua tetangga menfitnah Rose dengan tuduhan tuduha yang begitu menyakitkan. sampai pak topik mengsumpaih Rose. " Hei kalian semua yang ada di sini. Aku sumpahin orang yang mencuri perhiasanku sakit perut dan harus di larikan ke rumah sakit. " ucap pak topik di depan banyak warga
Rose diam tanpa Membantah penuduhan para warga. Dan sudah Satu mingu lamanya masih saja para warga menfitnahnya. " Ehh ada pencuri mau beli apa. aduh awas yach nanti barang daganganku di curi. Seorang ibu yang sudah menyandang Haji. itu mengusap punggung Rose." Yang sabar nak Selalu ingat kembali pada yang memberi ujian. Jika memang kamu tak salah Allah tidak akan pernah menutup mata.
" Insya Allah bu makasih banyak nasehatnya. Maklum Bu kita hanya orang miskin . Insya Allah Rose pasrah saja. " ibu haji itu menitikan air matanya
"Ya Allah apapun yang terjadi semua akan kehendakmu. Segala nikmat yang kau berikan juga atas kehendakmu . Jika dengan ujian Fitnah yang Engkau hendaki ini menguji kesabaranku agar bisa bertambah mensyukuri nikmatmu . Aku iklas dan pasrah
" De ... de... " Rose memanggil Bunga
" iya ka Ada apa "
" Ayo siap siap bawa putri kita ke puskeamas kayaknya mba mau melahirkan "
" iya ka Tunggu bentar " ucap Bunga menyiapkan keperluan putri
"Assalamualikum" suara seorang lelaki mengetuk pintu dan memberi salam
" Walaikumsalam" balas Rose di dalam yang sudah sedikit merasa sakit pada perutnya tetapi tetap berusaha diam. " Masuk lah "
"Dion " sahabat suaminya dulu. Dion sosok anak yatim piatu yang masih bujang. Sekarang dia Sukses semua atas bantuan suami Rose yanh sudah meningal.Akhirnya Dion yang membantu membawa ke puskesmas terdekat. Dan dengan atas kehendak Allah persalinan Rose begitu mudah dan lancar. Hanya waktu 4 jam Rose minta pulang. dengan kondisi Rose dan bayi laki lakinya yang memang sehat Bidan mengijinkan pulang
Rose tetap Diam seribu bahasa walau sudah Hampir 3 bulan fitnah akan tuduhan rose mencuri perhiasan itu masih saja di bicarakan. Apa lagi dengan kondisi Rose yang baru melahirkan membutuhkan banyak uang. Tetapi Rose tidak mau banyak pikiran. walau sering kali di malam Hari Rose menangis di dalam sujudnya.
" ka ka ka " Bunga berlari dengan isak tangis langsung memeluk sang kaka yang sedang duduk dekat anak laki lakinya.
" Kenapa de" tanya Rose
" Ka Allah tidak pernah tidur . Perhiasan yang pak topik bilang hilang . ketemu ka, dalam lemari di tumpukan baju kain . Seorang pekerja Pak Topik menemukanya. Dan banyak saksi yang melihat perhiasan itu asli yang di tuduhkan pak topik pada kita. " Ya Allah sujud syukurku atas segala kehendakmu " Rose menangis mendengar penuturan Bunga. Menangis karna Allah benar benar menunjukan kebenaran yang sesungguhnya, dan kebesarannya .
berselang 3 hari setelah banyak warga yang meminta maaf pada Rose. Tiba tiba Topik datang dan membicarakan niat tujuannya ingin menikahi Rose dengan tulus. Rose yang sadar akan statusnya berulang ulang kali memberikan kesempan ulang untuk berfikir. Bu haji datang ingin silahturahmi dan ternyata bu haji saudara jauh Dion memberikan nasehat pada Rose dengan niat tulus dion. Akhirnya Rose pun menerima lamaran Dion.
Tak sengaja bu haji bertanya pada Rose.
"Nak apa pak Topik menginjakan kakinya ke mari untuk meminta maaf padamu" . Rose menggelang Rose iklas apapun itu bu dan insya Allah sudah memaafakan.
"Kamu mungki iklas dan sudah memaafkan, Tetapi dia tetap menerima atas perbuatannya dan saat ini keluarganya berada di rumah sakit. " ucap bu haji
5 bulan kemudian Rose resmi menjadi istri Dion dan di bawa pindah ke kota dimana Dion tinggal
segala sesuatu yang bukan kesalahan kita tidak perlu di takuti atau di hindari. Tetapi hadapi dengan rasa percaya diri. Selalu ingat bahwa Allah tahu segla perbuatan hambanya.