bodoh
mungkin hanya kata itu yang menurutku pantas untuk diri ini
selalu sama, setiap hari berganti, dan diri ini selalu begini. mengulang kesalahan yang sama setiap harinya
melakukan sesuatu yang bahkan tak pantas untuk dipikirkan
berharap bisa bebas dari hal yang bahkan hanya bisa menyakiti diri, tapi sialnya itu sulit untuk sekedar memikirkan
berharap hari esok tak mengulangi lagi. tapi nyatanya, masih tetap sama
tak tahu.
aku bahkan tak memahami keadaan diri sendiri.
ini nikmat atau apalah, entah. tapi menurutku ini pantas untuk dinikmati,
menertawakan diri sendiri jika gagal.
berjanji untuk tidak ambil peduli.
tapi nyatanya, hal itu selalu terulang terulang dan terulang.
kecewa
kembali menurutku ke jalan yang benar. lain hari, lain lagi, ketika ada celah kebangsatan dan langsung terjerumus ke tempat yang bahkan berulang kali ku sesali
maaf.
aku sungguh minta maaf
aku tidak mau berjanji, berjanji yang bahkan aku ketahui akan akhir dari janji itu,
ingkar
aku mengingkari diri sendiri
tapi aku akan berusaha untuk tidak melakukan hal gila seperti hari lalu
aku akan berusaha.
kembali lagi merasa bodoh, dan sadar, sangat sadar bahwa hal itu menyesatkan
...
jika ditanya apa mauku. jawabanku hanya satu. aku harap diri ini dapat ampunan
menyesal. sudah berulang kali
khilaf. sudah tidak bisa dihitung
kuharap hanya satu tujuanku, dan jika ada yang lain semoga itu hanya persinggahan sementara. bukan kebodohan yang berakhir penyesalan yang menyakitkan
semoga