Hujan.... begitu deras agin bertiup kencang.
Seorang wanita berdiri di depan sebuah toko,dia seperti tidak memedulikan hujan itu. banyak orang yg sudah memperingatinya untuk tidak dihujan, tetapi dia tetap disana tidak bergerak sama sekali, hingga orang² mengira dia sudah gila
Tak... tak,akhirnya dia melangkah, dia berjalan di atas genangan air bagai air mata yg jatuh. Hari ini hatinya begitu sakit,lelaki yg dia cintai selama bertahun-tahun ternyata sama sekali tidak mencintainya,air mata bercampur dengan derasnya hujan sehingga dia tidak tampak menangis di depan orang²
Swos!......
Seorang pria menariknya, dia begitu tinggi dan tampan. tetapi tatapan begitu kejam
"Siapa kau!?"Lixi Sedikit takut dengan pria itu
"Ssssttt Diamlah dan ikuti arahanku"Suara pria itu bagai mengancam dalam diri lixi
"Kenapa aku harus.... "Pembicaraannya di hentikan oleh pria itu dengan Jari nya, membuat muka lixi memerah
"dimana dia!! Cepat lihat di sana!"begitu banyak gerombolan pria disana seperti ingin mencari lelaki di samping lixi, ketika mereka menemukan nya,pria itu langsung menutupnya
"Ternyata hanya sepasang kekasih"Pria itu segera pergi
"Sekarang aku sudah membantumu, sekarang lepaskan aku!"Lixi segera berlari entah kenapa hari ini adalah hari paling sial seumur hidupnya
Sepanjang jalan dia terus menahan tangisan dan teriakannya.Hingga akhirnya dia menemukan tempat yg begitu sepi,disana dia mengeluarkan tangisannya begitu deras. Tiba² Pria yg ia temui datang lagi
"Tidak baik keluar saat hujan"Pria itu menyodorkan sebuah sapu tangan
"Kenapa kau disini"Lixi mempalingkan wajahnya
"Gadis kecil,maaf tadi secara tiba² memaksa mu, tetapi aku benar² berterimakasih padamu"Pria itu tersenyum pada mu sampai lixi tersipu
"Aku tidak peduli"Lixi bagai segera pergi tetapi di tahan oleh pria lain
"Lixi! maafkan aku bisakah kau memaafkan ku? itu semua karena jalang itu"Pria itu adalah kekasih yg baru saja putus dengannya hari ini
"Maaf tetapi aku sudah mempunyai orang yg baru"Lixi mendekati pria yg menolongnnya tadi
"Dasar wanita jalang! baru saja kau pergi sudah dapat pria lain!"Amarah pria itu memuncak hingga ingin menampar lixi
"Lepaskan tanganmu dari wanita ku"Pria itu menahan tangan yg hendak memukul lixi, lixi benar² tidak percaya bahwa pria yg baru saja dia temui menolongnya