Di Sekolah SMA Pramudya Wisma. ada gadis yang sering dibully karena bentuk tubuhnya yang bulat.
Nama gadis itu adalah Salsabila (Sasa)
anak Kelas IPA 1
Dia sudah bertahun-tahun mengalami pembullyan. namun dia tidak melaporkan nya kepada guru maupun orang tuanya. dia memilih diam menutup rapat telinga dan mulutnya.
di Sekolah...
Jam istirahat, Kantin..
Sasa sedang makan Bekal yang dia bawa dari rumah. ada beragam lauk dan sayur.
saat Sasa hendak menyendok makanan nya. ada seorang gadis yang tiba-tiba menyenggol meja dengan sengaja! akhirnya makanan yang ada dibekali tumpah. menumpahi Seragam sekolah yang dipakai Sasa.
"Heh, gendut! kalau makan jangan disini! disini tempat perkumpulan gadis Ramping. gak kaya elu, tabung gas melon. eh kurang besar ya! . hahaha.. " ucap Farah anak IPS 1
"Woyy Lisa, ni anak kelas lu kan? ihh, jadi yang sekelas ama miss Lisa tu cewek Gendut? ihh katanya kelas yang isinya bidadari cantik!! hahaha" Ujar Farah mengejek
"Hah? bidadari? bidadari kebanyakan makan. hahaha, wuuuu " ejek Sofi anak IPA 2
" Stop!! diem lu semua! " bentak Najla wakil ketua OSIS sekaligus teman baik Sasa
bentakan Najla membuat semua orang terdiam.
"Sa, ayo kita pergi. kamu gak usah makan disini! mending makan di ruang Perkumpulan aku aja. " ucap Najla memohon
"iya, seterusnya aku bakal makan di ruangan mu" sahut Sasa seraya tersenyum manis
Saat pulang sekolah
"Sa, masih ada kelas TIK kan hari ini? " tanya Dilla Teman sekelas Sasa juga teman baik Sasa
"iya, kita kesana bareng-bareng ya" sahut Sasa seraya tersenyum
mereka berdua kembali dulu ke kelas karena ada barang Dilla yang ketinggalan.
beberapa menit kemudian tibalah di depan pintu kelas.
Dilla meminta Sasa membuka kan pintu.
Byuurrr, plakk..
ada Timba air yang tumpah dari atas Pintu membasahi Sasa. Juga Sasa dilempari penghapus papan tulis dan disirami air lagi.
"hahaha, rasain ini!! " ucap semua teman sekelas Sasa
"Kalian kenapa sih? jahat banget! " tanya Sasa menangis tersedu-sedu
Byurrr.. cat warna ditumpahkan ke seluruh badan Sasa.
Sasa membalikkan badan, dia terkejut ternyata!!
"Gimana rasanya Sasa? " tanya Dilla Seraya Menyeringai
"kamu kenapa sih dil? " tanya Sasa seraya ingin memegang tangan Dilla
"kamu tanya aku kenapa? aku sebenarnya cuma pura-pura temenan sama kamu! karena aku cuma pingin nyelesaiin tantangan dari temen-temen semua! " ujar Dilla seraya menepis tangan Sasa
Apa??? Sasa terkejut, sasa mulai tertekan! sasa menjerit dan menangis dadanya sesak.
semua guru menghampiri pusat teriakan Sasa.
"ada apa ini?? Sasa?!! " ucap semua guru. mereka langsung membawa Sasa ke rumah sakit.
Dokter mengatakan bahwa Sasa mengalami tekanan mental.
saat seorang guru ingin menelfon orang tua Sasa. namun Sasa melarang guru itu menelfon orang tuanya!. Sasa tidak mau orang tuanya khawatir.
Beberapa minggu kemudian
Di Sekolah..
Sasa sedang duduk di bangku kelas nya.
"Sa, Lu dipanggil ke ruang guru tuh! disuruh kesana segera! " ucap Lisa si pembully
"Eh, okey aku kesana ! " Sahut Sasa yang sedikit Ragu
"Cepetan!! lelet amat! " Ucap Lisa and The Geng seraya mendorong-dorong sasa
Sasa merasa ada yang salah, mereka tidak menuju jalan Ke Ruang Guru.
Lisa and The geng , mereka malah membawa Sasa ke gudang belakang sekolah.
"Loh , ini kan gudang!? katanya ke ruang guru. kan ruang guru ada di sebelah sana! " tanya Sasa sedikit ketakutan
"Kenapa? cewek gendut itu harusnya tau diri! hahahah. dasar gak tau malu! lo tau gak sih, lo tuh udah bikin kelas kita ini, bahan ejekan! gegara ada makhluk gendut kaya elu nih! " Bentak Lisa and The geng
Lisa pun segera menutup pintu
"jangan, jangan tutup pintunya!! lisa!! lisa!! bukain pintunya!!! " Ucap Sasa yang ketakutan seraya menggedor gedor pintu gudang
"Rasain, biar dia tau rasanya tidur bareng tikus! hahaha" ucap Lisa and Geng
Sasa tidak bisa melakukan apapun. gudang belakang ini tidak pernah ada yang mengunjungi. mungkin yang mengunjungi gudang hanyalah siswa yang sedang berpacaran.
Sasa hanya menangis, sasa takut, sasa ditinggal sendirian, didalam gudang kosong yang penuh dengan debu dan jaring laba-laba.
Pagi berganti Malam
semua guru masih bingung mencari kemana Sasa pergi. Orang tua Sasa pun ikut mencari.
Di Gudang
Sringg..
Ada cahaya yang menyilaukan dibalik Almari. Sasa pun mulai penasaran. akhirnya sasa menghampiri cahaya tersebut.
"Sasa, sasa, sasa"
ada yang memanggil Sasa! suaranya menggema seperti ada di mana-mana!
"Halo, Sasa "
"Ah, kamu siapa???! " tanya Sasa ketakutan
"aku? aku xixi, apa kamu ingin berubah? "
pertanyaan yang mengejutkan, kenapa dia menanyakan tentang perubahan?
"Apa maksudmu? " tanya Sasa
"maksud ku adalah bentuk tubuhmu! apa.. kamu ingin memilik tubuh yang ramping? atau pribadi yang berbeda? "
"Kenapa kau menawarkan hal ini? " tanya Sasa makin penasaran
"Karena kau yang terpilih!! kamu gadis yang kuat! aku suka gadis yang kuat!! "
sasa mengernyit dia masih merasa curiga, dia takut itu hanya jebakan!