Jika cerita yang kalian dengar tentang mafia aslinya pasti akan langsung merinding setelah mendengar nya. Ya tentu saja bagaimana tidak merasa merinding mereka dikenal dengan kekejaman nya.
Gangster maupun yang lain nya akan tunduk dihadapan seorang ketua mafia, dan mussy adalah salah satu ketua mafia yang banyak disegani orang-orang.
Sudah banyak kejahatan yang ia lakukan dan sudah banyak yang ia bunuh juga termasuk anggota yang menghianti nya tidak segan-segan ia langsung membunuhnya.
*Bar
"Ini uang nya." Kata pembisnis itu memberikan sejumlah banyak uang dengan tas koper
"Oke mulai." Perintah mussy kepada anak buah nya
Dorr.. Dorr.. Dorr
Seketika orang-orang yang menyamar disana adalah para anggota mafia dan tak tersisa anak buah nya si pembisnis tersebut telah ditembak mati.
Dan dengan licik nya setelah mendapatkan uang nya mussy memusnahkan orang-orang yang berada ditempat bar tersebut.
Mussy berdiri dari tempat duduk nya lalu... "dan tinggal kau sendiri selanjutnya... sampai kan sesuatu dineraka!."
Dorrr...
Mussy mengarah kan pistolnya ke sipembisnis itu lalu menembak nya tepat di d*da nya.
Sungguh kejam dan licik itu lah mussy tidak takut menambah musuh karena semakin kita kejam semakin banyak orang yang segan dengan nya, pikirnya begitu.
"Ckck.. sungguh kasian yang mati ditangan ku." Mussy membersihkan tangan dan pistol nya memakai sapu tangan berwarna putih dengan sedikit corak indah.
Sapu tangan yang indah ini juga lah yang semakin membuat nya akan merasa kan kemenangan nya yang tak pernah gagal.
"Bos ini ada telfon dari jean" Cosa notra wakil ketua mafia memberikan ponsel kepada mussy
"Halo babyy, shayangg..?" Ucap nya mussy menggoda
"Ck, Kau dimana aku sudah berada di hotel, sudah satu jam aku menunggu mu!." Jean berdecik Marah
"Tunggu aku, 10menit lagi aku kesana. Siapkan hellykopter." Mussy menutup ponselnya lalu menyuruh anak buah nya untuk menyiapkan hellykopter.
"Tapi bos disana tidak bisa memperkirakan hellykopter." Jawab nya cosa
"Saya tidak mau tau kau harus siapkan nya sekarang juga!."
Mussy benar-benar membuat orang-orang nya dibuat kerepotan semenjak bertemu dengan jean Wanita itu ditempat bar waktu mussy di amrit.
Mussy tidak tau asal usul wanita itu kemanapun dia mencari identitas nya mussy tetap tidak bisa menemukan nya itulah yang membuat mussy tertarik terhadap nya.
*Dihotel berada
Cklek.. suara pintu
"Hi my little baby, maaf aku terlambat." Mussy langsung memeluk dan mencium kening Jean meminta maaf
"Huh, sudahlah aku maafin lain kali jangan buat aku menunggu." Ucap nya
"Iyah sayang aku berjanji." Kecup lagi kening Jean
Setelah pertemuan itu mussy kembali ke negara A untuk suatu pekerjaan, dan pertemuan kali ini adalah di khususkan para ketua mafia terkenal/terbesar dari seluruh dunia berkumpul bersama.
Tidak hanya itu musuh nya mussy dari geng mafia yang cukup terkenal juga hadir disana tapi berbeda dengan kali ini Deriel musuhnya mussy ini, memberikan mimik muka yang mengisyaratkan bakal ada kejutan yang tak menduga-duga untuk mussy.
"Cari tau apa yang akan direncanakan nya." Mussy berbisik kepada cosa yang berdiri dibelakang nya itu.
Pertemuan berakhir tepat dua hari yang lalu pertemuan kemarin mussy belum mendapatkan bocoran apa yang akan direncanakan Deriel kepadanya
"Saya tidak mau tau kalian harus selidiki terus!! Begitu saja kalian tidak becus!."
Dorrr..
mussy menembakan pistol nya ke atas para anggota diasana langsung merinding ketakutan.
Setelah beberapa hari para anggota lainnya benar-benar tidak bisa menemukan titik terang dari rencana nya Deriel.
*Markas mussy
"MUSSY! KELUAR LAH TEMPAT MU SUDAH KAMI KEPUNG TERMASUK PARA ANGGOTA PAYAH MU ITU HAHAHA..." Deriel meneriaki mussy dan menertawai nya
"Bos bagaimana ini?." Tanya cosa panik
"Selanjutnya recana ke dua." Titah mussy lalu keluar dari markas nya.
"Hahaha.. mussy sekarang kau kalah!." Deriel mengarahkan pistol ke mussy
"Saya belum kalah!." Tegas nya
"Oh, ya?!." Jean Keluar dar belakang nya Deriel
"Hahahaha...!! Ternyata dugaan ku benar kau penghianat nya." Mussy menutup wajah dengan tertawa jahat nya "Lakukan sekarang!!." Ucapnya
"Mussy kau masih berkhayal saja, kau yang...." Sebelumnya melanjutkan nya para anggota Deriel sudah tumbang ditempat tersisa dua orang lagi Deriel dan Jean
"Selanjutnya kau!." Mussy tidak segan-segan langsung membunuh deriel
Dorrr
Mussy menembak mati Deriel tersisa Jean yang masih berdiri disana dan Mussy sudah mengarahkan pistol nya namun dia urungkan niatnya untuk membunuh nya lalu mussy pergi dari markas yang sudah mau ambruk itu.
"Kau saja yang bereskan cecunguk kecil ini!." Perintah nya mussy kepada cosa
"Haha.. makasih atas semua nya, maaf." Jean menangis dalam penyesalan nya
Jedorr..
Itulah kata-kata terakhir Jean, Beberapa tahun kemudian mussy masih tak terima atas penghianatan nya dan malah semakin kejam di dunia per mafia an.
Tamat.