Bulu halus dan di sayang oleh banyak orang, sebagian orang mungkin membencimu. Tetapi kamu berusaha agar menarik perhatian mereka namun sayang sekali membenci akan tetap membenci jangan kuatir kau adalah seekor kucing tidak perlu repot memikirkan hal yang kompleks kerjamu hanya tidur makan dan bertingkahlah seolah kau membutuhkan manusia dengan imut.
Kau adalah kucing hewan berkaki empat dan berbulu yang di perbolehkan tinggal berdampingan dengan manusia sama seperti anjing, bersyukurlah ada banyak hewan yang terkurung di kebun binatang dan ingin keluar dari sangkarnya. Hanya dirimu yang bisa bebas berkeliaran tanpa arah, jika kamu mempunyai tuan kepergianmu itu pasti selalu ada tujuan yaitu kembali kerumah majikanmu.
Kucing di taman dirimu seperti paham akan pola pikir manusia, membuat tempat tinggal sendiri yang di pilih karena banyak yang hadir dan memberikan makananmu setiap saat.
Adapun anak kecil yang bermain lari-larian hingga ia dewasa dan melupakanmu, ada pula orang yang pulang dari kerja yang kelelahan bermaksud melepas penat dengan berkunjung di taman memainkan ayunan kau mampir di hadapannya dan berkata "Semangat" Padahal dirimu tahu orang itu tidak mendengar hanya "Mengeong" Lah yang didengar.
Ada juga orang kesepian yang tidak mempunyai teman lalu kau hadir di sampingku seperti jantan yang gagah melindungi dari bahaya, padahal kamu hanya ingin menolongku, bukan begitu? "Terimakasih telah menemani, aku beri imbalan sebungkus Whiskas" Katanya. Dan kau pun menjawab "Asyik" Sambil mengibas-ngibas ekor kesana kemari.
Kucing di taman di saat musim dingin kau tidur di bawah kolong kursi untuk menghangatkan badan sementara tubuh di selimuti bulu yang lebat, hiduplah terus perhatikan orang di sekitarmu bimbing mereka dengan "Mengeong" Tidak ada yang benci dengan suara lembut itu, setiap orang yang hadir di taman itu adalah tuanmu juga majikanmu dan tempat tinggalmu.
***