Namaku kirana azura, seorang gadis yang imut dan sederhana. Dalam hidup, aku selalu berharap. Berharap mendapatkan ini, berharap mendapatkan itu. Heh..Konyolnya diriku yang selalu berharap yang tak mungkin.
Hari ini adalah hari ulang tahunku. Seperti setiap tahunnya, aku berharap ulang tahunku akan dirayakan. Tapi itu tidak pernah terjadi.
Saat ini, kakak ku mengajakku kesalon dan memberiku sebuah gaun yang indah. Aku tak tahu, kenapa dia memberikan hadiah ini padaku. Biasanya dia hanya memberikan ucapan dan juga permen. Karna ia selalu menganggap ku sebagai anak berumuran 5 tahun padahal aku sudah 19 tahun.
Lalu, kakak menutup mataku dengan kain dan membawaku kesuatu tempat. Saat mataku dibuka, aku melihat kedua ibuku sedang berjalan sambil membawa masing masing satu kue yang sangat besar. Dan mereka terlihat akur, tidak seperti biasanya.
Oh ya, aku lupa bilang kalau aku mempunyai dua ayah dan ibu. Yang satu adalah ayah dan ibu kandungku. Dan satunya adalah ayah dan ibu angkat. Biasanya mereka sering bertengkar untuk memperebutkan diriku. Tapi, aku juga senang. Dengan begitu berarti mereka menyayangi ku dan aku mendapat kasih sayang double.
Aku begitu senang akhirnya ulang tahunku dirayakan. Dan lebih senang lagi saat tahu kalau kue ulang tahunku ini dibuat oleh kedua ibuku. Kedua kue itu terasa nikmat, karna didalamnya terdapat cinta dan kasih syang seorang ibu, baik itu kandung ataupun angkat.
Di tengah acara, aku mendengar suara langkah kaki seseorang. Dia membawa kue ulang tahun ditangannya dan ia juga memakai topeng. Entah mengapa, aku merasa akrab dengan nya dan jantungku pun berdetak kencang.
Saat dia ada dihadapanku. entah kenapa, air mataku mengalir tak terhenti. Dan tanpa sadar aku mengucapkan namanya. Nama yang selama ini kurindukan. Nama yang selama ini aku terus berharap bisa bersamanya. Nama itu, dilan.
Lalu ia membuaka topengnya. Ternyata dia benar benar dilan..Dilan ku. Aku pun langsung memeluknya dan melepaskan rasa rindu di benakku.
Aku begitu bahagia bisa mendapatkan apa yang kuharap kan. Aku pun berkata
"Oh tuhan, jika hari ini kau mengambil nyawaku. Aku rela.. karna aku sudah mendapatkan semuanya. Aku tak ingin apa apa lagi." Kata ku sambil menangis bahagia
Lalu dilan menutup mulutku
"Tidak.. jangan katakan itu. Aku nggak ingin kau pergi. Karna aku ingin bersamamu sampai akhir.
Hari itu benar benar menyenangkan. Aku mendapatkan banyak kebahagiaan. Dan kue... kue dari dilan benar benar manis. Apalagi saat dia menyuapiku dengan tangannya yang hangat. Benar benar.. aku begitu menyukai kue ulang tahun. Karena kue ulang tahun yang telah mempertemukan kami dan menyatukan kami.