Kepribadian ganda yang dimiliki oleh gadis cantik yang bernama centini.
Centini adalah gadis remaja yang ceria, sekilas tidak ada orang yang menyangka kalau gadis kecil ini memiliki altar ego yang sangat membahayakan pada saat saat tertentu.
AltarEgo centini hadir dikarenakan keadaan keluarganya yang tidak harmonis sejak dia kecil.
Setiap kali kedua orangtuanya bertengkar hebat, maka centini akan menutup dirinya didalam kamar sehingga kepribadiannya menciptakan AltarEgo yang bersifat memproteksi dirinya dari dunia luar.
Dia akan merasakan lebih aman saat hanya berdua dengan AltarEgo-nya, bahkan centini juga membolehkan AltarEgo-nya mengambil alih kesadarannya disaat dia merasa tertekan dan lebih memilih melarikan diri dari kenyataan.
"Semua jahat.... jahat...!!!, aku benci kalian semua!!!"
teriak histeris centini lebih tepatnya AltarEgo-nya sambil menusuk dan merobek boneka beruang kesayangannya menggunakan gunting.
"Kenapa kau merusak Teddy ku, hu...hu...."
tangis centini kemudian menggantikan amarahnya tadi.
"kau tidak boleh merusak apapun lagi"
kata centini pada AltarEgo-nya.
Centini selalu berkomunikasi dengan AltarEgo-nya disaat dia merasakan kesepian dan kesedihan.
Sampai dia menjadi gadis remaja dan AltarEgo-nya semakin dominan menguasainya dan sedikit demi sedikit merubahnya menjadi seorang psikopat.
Pernah suatu saat seorang gadis berusaha mendapatkan perhatian dari pemuda yang disukai oleh centini, maka AltarEgo-nya bertindak,
"Fahri nanti pulang sekolah bisa gak aku nebeng motor kamu?"
tanya leni teman sekolah Fahri dan centini juga.
"Bisa kita lihat nanti ya, kalau gak ada acara lain dengan gank"
jawab Fahri yang memang ramah pada siapapun.
"Sialan leni ini, awas aja kalo dia berani deketin Fahri"
batin centini lebih tepatnya AltarEgo-nya dengan mengepalkan tangannya.
Saat leni ke toilet siswi, AltarEgo centini mengikutinya, dia mengunci leni dari luar yang sebelumnya juga memasukkan beberapa tikus kedalam bilik toilet yang dipakai oleh leni membuat leni pingsan tanpa diketahui siapapun dan baru ditemukan oleh satpam penjaga sekolah saat Keluarga leni datang kesekolah sore harinya karena leni belum pulang.
Keesokan paginya, AltarEgo centini juga meletakkan tikus yang sudah dipotong potong dalam kotak kado didepan rumah leni.
Semakin sering centini merasa tersakiti dan tidak dipedulikan maka AltarEgo centini semakin menguasai tubuh dan pikirannya sebagai psikopat hingga dia dengan sadisnya membunuh kedua orangtuanya sendiri saat dia merasa bosan melihat keduanya selalu saja bertengkar.
"Matilah...!!matilah....!! kalian semua!!!!, ha...ha.... akhirnya aku tidak akan pernah merasa di acuhkan lagi"
teriakannya sambil terus menusukkan pisau dapur pada tubuh orangtuanya yang sudah tak bernyawa.
Banyak faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang dan merubahnya menjadi seorang psikopat,maka lebih perhatikan keberadaan mereka di sekitar kita
Ini hanya sebuah karya tulis semoga bermanfaat dan bijak mensikapi 🤗🙏