Hari ini tanggal 1 bulan Juni anakku lahir
Anakku kuberi nama Putri Bulan karena wajahnya yang bersinar seperi bulan dan ia adalah adik pangeran Ryan
5 thn kemudian
Di taman
" kak Ryan yuk kita main ayunan " ajak Bulan
" buat apa main ayunan lebih baik main bola " kata Ryan
" ya udah deh aku ajak bunda aja " ucap Bulan
" bunda.....bunda..... Bunda main ayunan yuk " ajak Bulan
" maaf ya sayang bunda gak bisa " tolak Bunda
" bunda juga gak bisa terus siapa dong " guman Bulan sedih
Bulan lalu berlari menuju bangku taman, tiba tiba ada anak kecil mengajak kenalan dengan Bulan
" hai namaku Sera namamu siapa " sapa Sera
" namaku Putri Bulan hai juga Sera" kata Bulan
" yuk kita main ayunan yang disana " kata Sera sambil menunjuk ke arah ayunan
" ayo, cepat " kata Bulan gembira
Mereka berdua bermain ayunan hingga hari sudah sore
" Bulan......Bulan.... Yuk pulang sudah sore " panggil Bunda
" iya sebentar bunda" sahut Bulan
" Ser, aku pulang dulu ya besok kita main lagi " kata Bulan
" iya besok lagi, dan ini alamat rumahku kalau kamu datang aku pasti senang " kata Sera
Sera dan Bulan pulang ke rumah masing masing
Keesokan harinya
" ini betul rumah Sera, besar banget " kagum Bulan
" Bulan ayo masuk " kata Sera yang kebetulan sedang membuang sampah
Bulan mengikuti Sera yang menuju ke kamarnya
" ini kamar kamu bagus banget " kagum Bulan
" kamar penuh boneka adalah impianku " tambah Bulan
" yuk kita main boneka " ajak Sera
Mereka berdua bermain boneka hingga hari sudah hampir sore
" Ser aku pulang dulu ya, udah sore " kata Bulan
" oh iya Lan ya udah kapan kapan aja mainnya " kata Sera
Bulan pun pamit dan pulang ke rumah
Tok.... Tok... Tok... Bunyi pintu diketuk
" bunda aku pulang " teriak Bulan
" ya ampun kamu kemana aja kok jam segini baru pulang? " tanya Bunda
" aku tadi ke rumah Sera Bun, teman baru aku " jelas Bulan
" ya udah kamu mandi dulu sana biar wangi seperti putri " ucap Bunda
Setelah Bulan mandi Bulan langsung berlari menuju ke meja makan
" hari ini menunnya apa Bun? " tanya Bulan
" hari ini menunnya ayam goreng saus tiram sama sambal tempe kesukaan kamu" jawab Bunda
Setelah makan malam Bulan melihat kalender
" hore besok tanggal 1 Juni " kata Bulan gembira
Bulan cepat cepat mencari Bunda
" Bunda besok tanggal berapa hayo " Kata Bulan
" besok tanggal 1 Juni sayang, hari ulang tahun kamu " sahut Bunda
Keesokan harinya
" kak Ryan ayo pakai jas milik kakak " kata Bulan
" siap adikku yang ulang tahun " sahut Ryan
Kini Bulan terlihat cantik dengan gaun berwarna kuning dan Sera juga datang ke pesta ulang tahunnya Bulan
" Sera kamu beneran datang " sambut Bulan
" ya iya dong kan kita sahabat " kata Sera
Pesta ultah Bulan berjalan dengan sempurna hingga saat dimana Ryan menyalakan petasan yang disiapkan untuk kejutan ultah Bulan
Namun saat petasan dinyalakan ternyata petasan itu tidak meledak di atas akan tetapi petasan merusak pesta ultah Bulan
Maka terjadi sesuatu saat petasan menuju ke arah Bulan dan BUM petasan meledak tepat di depan Bulan hingga menyebabkan Bulan tak sadar diri
Di RS sejahtera
" Bulan kamu harus bangun " tangis Bunda
" maafin aku Lan aku yang menyebabkan kamu jadi begini " kata Ryan sedih
" Lan, kamu bangun ya nanti kita main boneka lagi di kamarku " kata Sera sedih
" uhuk... Uhuk..... Uhuk " Bulan batuk batuk
" Dokter, Suster " panggil Bunda
" Lan kamu sudah bangun " Kata Sera senang
" pemisi bu saya harus memeriksa Bulan, tolong tunggu diluar " kata Dokter
Bunda Ryan Sera menunggu di luar
Dokter keluar dengan wajah sedih
" bagaimana keadaan anak saya dok? " tanya Bunda Khawatir
" maaf bu anak ibu tak tertolong " Kata dokter
" Bulan, kamu gak mungkin ninggalin Bunda nak " tangis Bunda
" Bulan maafin aku gara gara aku kamu jadi begini " Tangis Ryan
" Lan kenapa kamu harus pergi secepat itu " Kata Sera sedih
Di pemakaman
" Lan maafin Bunda kalau Bunda salah " kata Bunda di depan makam Bulan
" Lan maafin aku juga Ya " kata Ryan sedih
Kini Pada tanggal 2 Juni Bulan tiada di umur 6 thn