Siang menuju sore, hujan terus mengguyuri tanah, lebih tepatnya kota Garut, Jawa Barat. Karena saya tidak tahu apakah di belahan kota sana, hujan juga turun atau tidak.
Luar biasa, itulah hal yang selalu saya rasakan dikala hujan datang. Ketika hujan turun sering terjadi kejadian, misalnya angin besar yang menyebabkan pohon-pohon dan baliho tumbang, banjir, kadang longsor, dan sebagainya.
Saya selalu merasa luar biasa melihat hujan. Menatap tetesan hujan yang turun entah dari ketinggian berapa. Atau merasakan bau hujan dan menghirupnya dalam-dalam. Mungkin aneh, tapi saya seperti merasakan hawa baru yang sejuk dan jernih.
Butiran air yang terus membasahi bumi bagaikan saksi yang tak pernah putus saat penghuni bumi memanjatkan doa doanya. Karena setahu saya hujan adalah rahmat dan berdoa pada saat hujan turun adalah mustajab.
Pernah satu kali saya berada di atas gunung. Tempat yang sebelumnya belum pernah saya datangi, tapi saya selalu merasa penasaran untuk hadir di sana. Dan kali pertama saya berkesempatan ke gunung, saya pun di sambut hujan deras. Hujan yang turun pada pendakian pertama saya dan saat itu suasana sudah gelap udara pun dingin.
Saya mendaki gunung dengan rasa lelah, setelah sampai di atas gunung saya pun menangis karena kedinginan setelah berjam-jam tertimpa hujan. Dan parahnya lagi, saya tidak bisa berganti pakaian karena tas saya dibawa oleh teman yang masih ketinggalan di bawah. Kenangan pahit yang terasa manis.
Mungkin kesenangan saya akan hujan sama seperti anak kecil yang merengek pada ibunya karena ingin main hujan. Dan mimik bahagia yang terpancar dari wajah anak-anak kecil ketika berhasil bermain hujan meskipun dengan izin yang dipaksakan dari sang Ibunda.
Atau kesenangan orang-orang akan hujan yang bisa membuatnya tidak lebih lelap dari biasanya dan efeknya pasti akan menimbulkan rasa malas yang luar biasa untuk bangkit memulai aktivitas di hari yang baru. Saya pun pernah merasakan hal yang sama.
Kesenangan para petani yang ladang atau sawahnya menjadi subur karena air hujan atau yang mengandalkan pengairan hanya dengan air hujan. Kesenangan tukang bakso yang akan laris manis karena dagangannya bisa menambah nafsu makan siapapun yang membeli saat hujan.
Yang pasti bagi suatu daerah yang telah lama dilanda kekeringan, maka hujan bagaikan anugerah tak ternilai. Mungkin masih sangat banyak hal-hal luar biasa yang luput dari pandangan saya.
Hujan adalah rahmat yang di berikan Allah SWT. Jika hujan saja adalah sebuah rahmat, maka setelahnya pun ada bonus dari Allah SWT, yaitu pelangi. Semua orang tahu jika pelangi itu indah.
Pelangi merupakan sisa pembiasan dari air hujan dan pelangi itu hanya ada setelah hujan turun. Meskipun pelangi itu tidak selalu hadir di depan mata saya. Tapi pelangi itu selalu ada, entah di ujung kota saya, di atas gunung tempat saya menuai hikmah, atau di tempat yang saya tidak tahu dimana keberadaannya. Tapi pelangi itu bukanlah suatu fiksi, terlebih lagi imajinasi. Karena semua orang pasti pernah melihatnya, walaupun tidak selalu melihatnya ketika hujan reda.
Hujan memang selalu luar biasa. Jika diibaratkan, hujan adalah suatu permasalahan, maka pelangi adalah penyelesaiannya. Jika hujan diibaratkan dengan mimpi-mimpi, maka pelangi adalah bukti nyata mimpi-mimpi itu.
TAMAT
Jangan lupa like & komen≧∇≦