Aku adalah karin mahasiswa semester akhir di sebuah Universitas ternama . pada suatu hari aku saat aku berjalan di area perpustakaan untuk mencari buku referensi untuk tugas akhirku malah bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan , dan pria itu bernama dion . Pria itu sangat baik dan ramah hingga aku tak menyadari seiring dengan berjalannya waktu aku diam-diam mengamatinya dari kejauhan saat di perpustakaan kampus . Entah mengapa setiap hari kakiku selalu melangka ke sana dan selalu ingin bertemu dengannya walaupun aku tau dia selalu jadi perhatian banyak wanita tapi prasaanku terhadapnya tidak pernah menyerah dan jiwaku semakin tertantang untuk mendapatkan .
Hari demi hari berlalu karna tugas akhirku sebentar lagi selesai aku sudah tidak penah ke perpustakaan dan aku lebih sering menghabiskan waktuku bersama dengan teman-temanku di kantin . Aku memiliki 4 teman baik yaitu rara , aulia, mega dan agustin kita bertemu dan berteman dari awal masuk perkuliahan . Siang itu kita sedang membicara kak dion siapa sih di universitas ini yang tidak tau kak dion dan tidak kenal kak dion semua wanita mengidolakannya entah bermula dari mana pembicaraan kita tiba-tiba kita berlima sepakat untuk taruhan siapa yang bisa mendapatkan kak dion dia akan mendapatkan hadiah 1 unit mobil.
Berbagai trik di lakukan untuk mendapatkan simpati dari kak dion tak pernah ku sangka trik yang ku mainkan melulukan hati kak dion dengan cara aku menyelamatkan kucing peliharaannya . Aku berpura-pura menyukai kucing padahal aku sangat membenci kucing.
Pada suatu pagi aku pergi berjalan-jalan untuk membeli kucing setelah itu aku ke rumah kak dion untuk menanyakan bagaimana cara merawat kucing dengan baik agar aku bisa setiap hari bertemu dengannya. Aku sangat senang karna respon kak dion baik dan sepertinya dia juga tertarik padaku . Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 saatnya aku pulang sesampainya di rumah aku memberi makan kucingku yang tadi pagi aku beri dan ternyata kucing itu malah menyakitiku dengan cara menggigit tanganku . berani-beraninya kucing itu menggigit padahal sudah ku perlakukan dengan baik . Dengan cepet aku mengambil pisau dan aku membunuh kucing itu . setelah aku membunuh kucing itu aku tertawa puas dan berkata "kucing coba kau nurut sama aku maka nasibmu tidak akan seperti ini " . Tak lama kemudian aku mendapat pesan dari kak dion , ternyata dia mengajakku makan malam . Dalam hatiku dia pasti akan menyatakan cinta padaku . setelah menerima pesan tersebut aku sangat bahagia sekali ternyata orang yang kusukai akan menyatakan cintanya padaku .
Malampun tiba sebuah pintu rumahku terketuk ternyata kak dion sudah sampai di rumah dan menjemputku untuk makan malam romantis . Sesampainya di lokasi aku tercengang dengan keindahan tempat tersebut . Aku berkata kepada kak dion "Sungguh menajubkan tempat ini kak" dan kak dionpun tersenyum sampil mengelus rambutku . Lalu kita berjalan ke tempat dimana kak dion memesan room untuk kita makan malam romantis . Awalnya semua terasa indah sampai pada akhirnya kak dion meminta tolong kepadaku untuk membantunya dekat dengan rara . Betapa hancurnya hatiku berkeping-keping anganku , rasaky semua di hancurkan dengan kenyataan pahit. Kak dion sudah menyakitiku dan melukai hatiku kak dion harus mati . akhirnya aku tusukkan pisau ke perut kak dion tanpa meninggalkan bukti aku langsung pergi dari room itu . keesokan harinya aku mendengar kematian kak dion hatiku sangat bahagia , coba saja kak dion tidak menyakitiku pasti aku akan baik-baik menyanyanginya . Namun nasi sudah menjadi bubur yang pergi akan tetap pergi dan tidak akan kembali.